alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdd929ddad7709a4e8b4577/orang-boyolali-jadi-bankir-ilmuwan-hingga-jenderal

Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal

Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal
https://m.detik.com/news/infografis/...ingga-jenderal

Warga Boyolali Laporkan Prabowo ke Polda Metro Jaya

Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal

JAKARTA — Dakun merasa sangat tersinggung dengan pidato ketua umum Gerindra itu di Boyolali, Jawa Tengah Selasa lalu (30/10). Dalam pidato tersebut, Prabowo secara bercanda menyebut warga Boyolali miskin sehingga tidak bisa masuk hotel berbintang.

"Kami merasa tersinggung dengan ucapan Pak Prabowo, bahwa masyarakat Boyolali, kalau masuk mal atau hotel itu diusir. Karena tampangnya, tampang Boyolali. Sekalipun kesannya itu menyinggung orang miskin, ya jangan begitu. Karena masyarakat Boyolali atau Jawa kan sensitif," jelas Dakun, warga Boyolali yang kini menetap di Jakarta, usai melapor di PKT Polda Metro Jaya, Jumat (2/11) malam.

Dakun mengatakan tidak hadir secara langsung saat Prabowo pidato. Ia baru mengetahui pidato tersebut dari sebuah akun di YouTube dengan durasi video sekitar dua menit pada Jumat (2/11) siang. Ia juga mengingatkan Prabowo tentang keberadaan tokoh-tokoh dan pahlawan nasional kelahiran Boyolali, antara lain Profesor Soeharso.

Aktivis Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, yang ikut mendampingi Dakun, mengatakan ada sejumlah barang bukti yang dilampirkan dalam pelaporan Prabowo Subianto. Antara lain video dari Youtube dan beberapa artikel media online yang mengutip pidato Prabowo. Pelapor juga menghadirkan dua orang saksi dalam laporan ini.

Prabowo dilaporkan dengan Pasal 4 junto Pasal 16 UU No 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000.

"Jadi kata-kata itu yang akan diuji apakah itu berkonotasi misalnya menyinggung perasaan orang lain. Sebagaimana pasal yang kita laporkan soal penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis," jelas Muannas yang juga calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia.

Muannas menambahkan Prabowo juga tidak perlu meniru politikus dunia lainnya yang rasis seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kontestasi pemilihan presiden 2019.

"Kalau sampai hal negatifnya diadopsi kan tidak benar juga. Karena semangat kita kan semangat persatuan. Kita ini jangan sampai hajatan lima tahunan, kemudian membenturkan antara agama, etnis tertentu," imbuhnya.

Selain Trump, tokoh dunia yang juga dikenal kerap mengeluarkan pernyataan rasis lainnya adalah Jair Bolsonaro yang baru memenangkan pemilihan umum presiden Brasil pada Minggu (28/10). Pengagum Trump ini banyak ditentang sejumlah pihak karena ucapan-ucapan kontroversialnya di masa lalu yang merendahkan kulit hitam, perempuan, kelompok gay, dan mendukung penyiksaan dan kediktatoran militer di Brazil dari pada 1964-1985.

https://www.voaindonesia.com/a/warga...-/4643138.html
Halaman 1 dari 5
Selasa, 30 Oktober 2018, Prabowo Subiyanto, dengan berapi-api menyebut Tampang Warga Boyolali bukanlah tampang orang kaya dan layak diusir jika masuk hotel di Jakarta. 

Berikut ini tampang-tampang Boyolali yang berhasil dihimpun:

1. Jenderal TNI Mulyono (lahir di Boyolali, Jawa Tengah, 12 Januari 1961; umur 57 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang saat ini menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang dimutasi. Mulyono, merupakan lulusan Akmil 1983. Jabatan terakhir jenderal bintang empat ini sebelum menjabat KSAD adalah Pangkostrad.

2. Presiden Joko Widodo, bukan warga Boyolali. Beliau lahir di Solo, sebuah kota kecil sekitar 29 km ke arah tenggara dari Boyolali. Ia terlahir dengan nama Mulyono. 

3. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si., APU (lahir di Boyolali, Jawa Tengah, 7 Oktober 1969; umur 49 tahun) adalah seorang Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB. Ia merupakan alumni Universitas Gajah Mada. Pada Januari 2018, Sutopo divonis mengidap kanker paru-paru stadium IV. Keluarga dan dokternya telah memintanya untuk berhenti beraktifitas, namun ia menolak. Meskipun sakit. ia masih tetap bersemangat dan tak pernah surut dalam melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara.

4. Maria Febe Kusumastuti (lahir di Boyolali, Jawa Tengah , 30 September 1989; umur 29 tahun) adalah salah satu pemain bulu tangkis Tunggal Putri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Sejak berusia tujuh tahun, ia mulai ikut pertandingan dan pada usia 12 tahun ia bergabung dengan PB Djarum. Setelah 20 tahun menjadi atlet bulu tangkis, pada tahun 2016 ia memutuskan untuk gantung raket dan pensiun dari dunia bulu tangkis. Kini ia menjadi ibu rumah tangga.

5. Yoyok Hery Wahyono (lahir di Boyolali, 2 September 1973; umur 45 tahun) adalah pengusaha Indonesia pemilik Waroeng Spesial Sambal yang telah memiliki 81 outlet di 36 kota dengan 3,600 orang pegawai. Menu andalan yang ditawarkan jaringan restonya adalah 28 sambal dengan nama unik dan menu khas Jawa Tengah. Ia juga kerap memberi bimbingan untuk Usaha Kecil dan Menengah dan memberi ceramah motivasi.

6. Surastri Karma Trimurti (lahir di Kabupaten Boyolali, 11 Mei 1912 – meninggal di Jakarta, 20 Mei 2008 pada usia 96 tahun), adalah pahlawan kemerdekaan Indonesia.

Saksi Hidup pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945 ini lebih dikenal dengan singkatan namanya, yaitu S.K. Trimoerti. 

Trimurti juga turut mengambil bagian penting dalam gerakan Kemerdekaan Rakyat Indonesia dari penjajahan oleh Belanda. Ia kemudian dilantik sebagai Menteri Tenaga Kerja pertama Indonesia pada tahun 1947 dalam kabinet Amir Sjarifuddin. 

S. K. Trimurti meninggal pada 20 Mei 2008, dalam usia lanjut, 96 tahun. Sebuah upacara untuk menghormati jasa-jasanya sebagai "pahlawan untuk kemerdekaan Indonesia" digelar di Istana Negara. 

Beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

7. Mayor (CKM) drh. Joko Suranto (lahir di Boyolali, Jawa Tengah, 15 Maret 1970; umur 48 tahun) adalah satu-satunya dokter hewan spesialis kuda di lingkungan militer TNI. Jabatan resminya sekarang adalah Perwira Ahli Kesehatan Kuda Detasemen Kavaleri Berkuda Kodiklat TNI AD. Karena itu, ada gelar CKM (Corp Kesehatan Militer) dalam kepangkatannya. Ia berhak mengenakan baret hitam khas kesatuan Kavaleri.

8. Prabowo subiyanto. Terduga penista warga Boyolali.

Saat berpidato di depan pendukung fanatisnya di Boyolali, capres nomor urut 0251 ini dengan berapi-api menyebut tampang warga Boyolali bukan tampang orang kaya dan layak diusir jika masuk hotel di Jakarta.

"Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian ya tampang Boyolali ini," kata Prabowo.

Akibat pernyataannya yang teramat menista itu, pada Jumat, 2 November 2018, Prabowo Subiyanto dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang warga bernama Mas Dakun yang mewakili komunitas Teras Boyolali. Pelaporan tersebut didampingi langsung oleh Cyber Indonesia.

Prabowo Subianto dijerat atas dugaan melanggar Pasal 4 juncto Pasal 16 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Semoga Bermanfaat.
Sementara yang merendahkan orang Boyolali sudah jadi pengurus kuda yang baik. emoticon-Malu
saiya punya temen dokter dr boyolali.
banyak orang sukses dr sana.
kota yg cocok buat tinggal pas pensiun nanti.
adem gag gitu rame
dan yg pasti sotonya mantep- mantep
Keknya emang udah Sifat Aslinya kek gitu...

Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal

Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal
Temen ane orang asli Boyolali...
kerjanya jd penyidik di ditjen pajak, kemenkeu.. hartanya cukup melimpah, tampang juga lumayan ganteng

apa dia tetep harus dibilang miskin?
muka Boyolali miskin2?
muka Jakarta kaya2?
What the hell...

ane ogah pilih pemimpin yg sombong & belagu kelakuan & ucapannya...

emoticon-Ngakak
Diubah oleh setiapmenit
Kardus √
Ratna √
Tempe√
Boyolali√
Lanjutkan wo biar suara lo makin melejit
Kata kader lo sendiri emoticon-Ngakak (S)
Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal
Wowo gemar bgt menghina org. Kena karma lu wo
boyolali juga terkenal sebagai penghasil susu sapi yang berkualitas..prabowo mengkampanyekan gerakan emak2 dan anak2 minum susu..tapi dia merendahkan orang boyolali
jadi gini..
abis ngatain wartawan
marain ibuk2
skrang malah blunder rasis

bnr2 ga pantas

apakah uang bisa membuatmu bahagia?
Orang Boyolali, Jadi Bankir, Ilmuwan, hingga Jenderal
Makin rame...



emoticon-Ngakak
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
pak mul kawan kampung emak ane emoticon-Leh Uga
emak ane jd ibu rmh tangga
kawannya jd jendral

legundi, cepoko sawit, boyolali emoticon-Cool

emoticon-Leh Uga
Secara tidak langsung Prabowo mengatakan bahwa ras dia emg ras bibit unggul a.k.a Golden Race...
...umpan lambung dan nanggung...






...smash rame-rame

emoticon-Hansip
Tim suksesnya yg selalu kerefotan ngurusin berak nya wowok
emoticon-Wkwkwk
emoticon-Imlek
Quote:
Kismin kismin ane masih kismin wo...tolong tolong jgn hina ane
yang datang di sana kemarin itu Nasbung semua, makanya tampang susah....

Prabowo ga tau kalo yang lagi dirumah , kerja, sekolah pada keren2....
Balasan post banditsd
Quote:


Dah mesti pake pempers ngkali..



sama gak boleh dikasi pegang mic..
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di