alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kementan Catat Jagung Surplus 12.98 Juta Ton Kok Mau Ada Impor
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdd737b9e7404ba7d8b456d/kementan-catat-jagung-surplus-1298-juta-ton-kok-mau-ada-impor

Kementan Catat Jagung Surplus 12.98 Juta Ton Kok Mau Ada Impor

Jakarta - Rapat koordinasi pangan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (2/11/2018) memutuskan impor jagung hingga 100.000 ton. Jagung impor itu untuk pakan ternak yang dibutuhkan peternak kecil dan menengah. 

Cuma anehnya, menurut data Kementerian Pertanian produksi jagung nasional surplus alias kelebihan pasokan. Bahkan, Indonesia telah mengekspor jagung ke Filipina dan Malaysia. 

Baca juga: Setelah Beras, Kini Pemerintah Mau Impor Jagung 100.000 Ton


Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Syukur Iwantoro menjelaskan Indonesia telah ekspor 380.000 ton. Data Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, produksi jagung dalam 5 tahun terakhir meningkat 12,49% per tahun. 

Artinya periode 2018 produksi jagung diperkirakan mencapai 30 juta pipilan kering (PK). Sementara itu untuk luas panen per tahun naik 11,06% dan produktivitas rata-rata meningkat 1,42% (data BPS). 

Kemudian, ketersediaan produksi jagung pada November sebanyak 1,51 juta ton dengan luas panen 282.381 hektare. Bulan Desember 1,53 juta ton, dengan luas panen 285.993 hektare, tersebar di sentra produksi Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontolo, Lampung, dan provinsi lainnya.

Baca juga: RI Mau Impor 100.000 Ton Jagung dari Mana? Darmin: Bulog yang Cari


Sementara dari sisi kebutuhan, berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, kebutuhan jagung tahun ini diperkirakan sebesar 15, 5 juta ton PK, terdiri dari: pakan ternak sebesar 7,76 juta ton PK, peternak mandiri 2,52 juta ton PK, untuk benih 120.000 ton PK, dan industri pangan 4,76juta ton PK.

"Artinya Indonesia masih surplus sebesar 12,98 juta ton PK, dan bahkan Indonesia telah ekspor jagung ke Filipina dan Malaysia sebanyak 372.990 ton," kata Syukur dalam konferensi pers di Gedung Kementan, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Baca juga: Pemerintah Mau Impor Jagung 100.000 Ton, Ini Alasannya


Dia menambahkan secara umum produksi jagung nasional saat ini sangat baik. Di wilayah Indonesia Barat panen terjadi pada Januari-Maret, mencakup 37% dari produksi nasional. Sedang ke wilayah Indonesia Timur, panen cenderung dimulai pada bulan April-Mei. Sentra produksi jagung tersebar yang di 10 Provinsi yakni, Jatim, Jateng, Sulsel, Lampung, Sumut, NTB Jabar, Gorontalo, Sulut, Sumbar total produksinya sudah mencapai 24,24 juta ton PK.

"Sebanyak 83,8% produksi jagung berada di provinsi sentra tersebut berjalan dengan baik," ujar dia.

https://finance.detik.com/berita-eko...-mau-ada-impor


napa sih nanya2 ... percaya aja ama don kuwi emoticon-Cape deeehh
Diubah oleh eqepe
setau gw jagung selain dijadiin makanan apa adanya kan bisa dijadiiin macem2...entah itu pakan ternak, gula modifikasi, tepung, snack olahan, sirup, dll...bisa jadi impor jagungnya itu untuk kebutuhan industri, bukan bahan makanan....emoticon-Traveller
SURPLUS KOK NGIMPOR??
MUNGKIN GA PAKE OTAK MIKIRNYA
Quote:
beda jagung beda kualitas kyknya
KARENA INI

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah menjaga harga jagung karena saat ini ada pergeseran di mana perusahaan biasanya mengimpor gandum untuk ternak, kini membeli jagung dari petani.

"Jagung harus jaga, khususnya untuk peternak, sekarang memang ada pergeseran karena ada biasanya kita impor gandum untuk ternak, sampai hari ini nggak ada. Ada pergeseran perusahaan-perusahaan tertentu membeli jagung ke petani. Sehingga, harga naik. Insya Allah dalam waktu dekat kita atasi. Kemudian kita tahu masalah jagung dulu kita impor 3,5 juta ton, hari ini ekspor 370 ribu ton sampai hari ini," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai rapat koordinasi pangan di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (2/11/2018).
mungkin lebih murah harga impor
yg beli kan industri bukan perorangan
oh penjelasannya seperti itu tho
hmmmm...
itu yg surplus jagung konsumsi manusia apa buat ternak.
klo yg mo diimpor kan yg buat pakan ternak
tapi ada perbedaan kagag yah buat ternak ama konsumsi manusia??
itu jagung dimana letak nya ibuk ane ni buat ternak ayam nya nyari jgung sulit untung ibu ane nyiapin stok dri panen tanah sendiri
yg buat ternak kualitas jagungnya lebih OK dan lebih MURAH drpd jagung dalam negeri. Karena pabrik pakan ternak gak main2 dlm menjaga kualitas produknya.
Quote:
yang ini benar.. perusahaan feed produce sdh punya ladang jagung sendiri di luar negeri,,Cargill dari Amerika,pokhpand punya ladang di India dan Thailand..kurang tahu kok Jokowi tdk mendorong kemitraan antara feed produce dengan petani jagung sini..tentu varitas jagung yang berkualitas..

Quote:


Mungkin masyarakat masih pada takut dengan apa yg dinamakan "kemitraan", mungkin dikira petani hanya sebagai budak2 perusahaan yg harus menyetorkan panennya ke perusahaan. Belum lagi tuntutan kualitas dan kuantitas.
CUma orang DONGOK yang bisa di bohongin 2x
emoticon-Ngakak


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di