alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PKS DKI: Dukungan ke Prabowo-Sandi tak Gratis
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdd060412e257542b8b4568/pks-dki-dukungan-ke-prabowo-sandi-tak-gratis

PKS DKI: Dukungan ke Prabowo-Sandi tak Gratis

PKS DKI: Dukungan ke Prabowo-Sandi tak Gratis





Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menuturkan partainya tetap berkomitmen untuk memenangkan pasangan Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno. Tapi, ada syaratnya.
Gerindra harus memenuhi seluruh janji yang pernah dibuat, yakni memberikan kursi wakil gubernur DKI Jakarta pada PKS. Meski perjanjian itu tidak tertulis, namun PKS tetap meminta Gerindra menepatinya.
"(Janji) Itu di tingkat pusat, (Gerindra) memberikan sebuah pernyataan bahwa wagub itu hanya untuk PKS. Dan itu kita dengar dari pimpinan kita. Kita mesti percaya dengan pimpinan kita," kata Suhaimi saat dihubungi, Jakarta, Jumat, 2 November 2018.


PKS DKI: Dukungan ke Prabowo-Sandi tak Gratis


Bila janji itu tidak ditepati maka persyaratan kemenangan Prabowo-Sandi akan ada yang hilang. Suhaimi berkali-kali mengatakan bahwa kemenangan bukan tanpa syarat, tapi ada syaratnya.

"Kita ini tetap komitmen dengan kesepakatan pimpinan kita untuk memenangkan pilpres. Cuma fakta di lapangan bahwa kemenangan itu ada syaratnya. Itu yang kita sampaikan. Syaratnya itu menepati janji itu," ungkap dia.

Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) DKI ini menyampaikan bila janji tersebut tak dipenuhi ia khawatir akan mengecewakan banyak kader di bawah. Bila begitu, lanjut dia, akan berdampak pada nuansa koalisi dan jumlah suara.


"PKS kan partai kader, kalau kader-kadernya kecewa kemudian tidak berjalan, kira-kira mati enggak mesinnya? Mati, itu dia," kata Suhaimi.


sumur
https://www.msn.com/id-id/berita/nasional/pks-dki-dukungan-ke-prabowo-sandi-tak-gratis/ar-BBPeFaD?ocid=spartanntp
Halaman 1 dari 5
Gak gratis wok , mungkin kardus si unok kemarin ternyata kosong isinya ... emoticon-Entahlah
Diubah oleh kasbos
wkk.. makan tu kampret
nasi bungkus emang kurang?

emoticon-Goyang
9 calon dr pks vs kardus emoticon-Ngakak
wowo di gertak pks emoticon-Ngakak
modar kowe lee
ribut terus
Partai Allahemoticon-2 Jempol
Kalau kader nggak dikasih sesuatu lantas mogok, berarti ada sesuatu yang hilang (atau selama ini memang tidak ada):

I K H L A S

Tapi kalau mereka dipandang sebagai politikus sih wajar. Politikus tidak perlu ikhlas.
Loh yg bilang Gratis kan pemimpin2 kalian. 2014 Legowo, 2018 Legowo, 2019 cawapres lepas pun Legowo. Atau jangan2 sudah makan kardus? emoticon-Big Grin

Pimpinan dongok ga dengerin perkataan grass root ya begini nih. Ditinggal pendukungnya sok2an tegas. Dungu. emoticon-Big Grin
ikhlas tanpa syahwat kekuasaan..
perjuangan ummat..
bela agama..
bla..
bla..
bla..

Kasian wowouno, udah gencar touring bangun imej buat lawan petahana tapi malah dijatohin sama temen sekoalisinya emoticon-Nohope

Kalo wowo tetep indecisive ato cari aman dengan lepas tangan nyerahin keputusannya ke topig dan konflik rebutan kursinya ga kelar kelar, jangan heran kalo leadership wowo bakal diraguin buat mimpin negara
drizaman beye ini partai emg ga banget dah kalo buat koalisi
Quote:


Kardus yg kemaren untuk '9 naga' bray emoticon-Ngakak
Untuk yg di dki harus beda kardus bray emoticon-Ngakak
Jd inget berita anjing yg menggigit majikannya krn ga dikasih makan
Balasan post cabekriting21
Quote:


9 naga ?
9 cacing kali
Lagifula cacing nya dah di fatok sama si bango
emoticon-Salaman
Ud dibelain demo ngajak sekeluarga yang samawa, tapi ujung2nya dilepeh.
Mungkin besok sasaran aksi nya belok kekantor grinda n rumahnya uno.
Aksi ngemis jabatan.
hmmmmm...
tak ada makan siang gratis
kok ane senang ya?

lanjutken yaa akhi, ane dukung 100%.
Quote:
mang enak ga di anggep..

emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di