alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Melek Hukum /
perjanjian sewa menyewa rumah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdc5753dc06bd3c018b4567/perjanjian-sewa-menyewa-rumah

perjanjian sewa menyewa rumah

Mohon saran dan masukannya om 
Saya sudah melakukan perjanjian sewa menyewa dengan penyewa atas nama A sebagai perwakilan sebuah perusahaan asing dan sudah teken surat bermaterai, tapi tiba" pihak penyewa ingin merubah nama penyewa menjadi atas nama B. Bagaimana hukum nya? Apa saya berhak menolak? 
B berkewarganegaan asing. dokumen apa saja yg harus saya minta kepada penyewa? 
Kemudian di perjanjian baru pihak mereka mau dengan 2 bahasa inggris dan indonesia. Apakah di buat lagi 2 surat perjanjian, 1 yg bahasa indonesia dan 1yg bahasa inggris atau di buat di 1 perjanjian? langkah yang paling baik bagaimana? uang sewa dll sudah selesai terbayarkan. 
apakah perlu di buat surat pembatalan perjanjian pertama atau bisa disisipkan di perjanjian baru pasal tentang pembatalan perjanjian pertama?
pihak penyewa mengajukan perubahan ini per tanggal 1 november 2018

sedangkan pph pasal 4 ayat 2 tentang pajak di sepakati di bayar oleh penyewa atas nama A. perjanjian per tanggal 26 oktober 2018 
apakah saya harus menunggu penyewa atas nama A memberikan bukti potong pajak dulu baru kami bikin perjanjian baru atas nama B?

mohon info nya.
Diubah oleh stunz
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:


Coba bantu jawab ya.

Agan berhak untuk menolak karena pada prinsipnya perjanjian merupakan kesepakatan, jika salah satu pihak tidak sepakat maka tidak ada perjanjian. Tapi harus diperhitungkan pula dengan sisi bisnisnya, hanya agan yang tau apakah transaksi tersebut menguntungkan atau tidak.

Hal pertama yang harus diperjelas adalah Perjanjian Sewa tersebut dibuat antara agan dengan siapa? apakah perusahaan atau orang pribadi?
Kalo memang dengan perusahaan, maka apakah B berwenang untuk bertindak atas nama perusahaan? Jika ya, mintakan akta notaris, IMTA dan pasport B.

Dengan asumsi bahwa hubungan hukum terjalin antara Agan dengan perusahaan, maka:
1. Mengenai perjanjian yang ada, silahkan dibuat melalui amandemen secara bilingual. Intinya adalah bahwa antara Agan dan Perusahaan (yang diwakili oleh A) menyepakati bahwa keberlangsungan perjanjian semula, dirubah dan dilanjutkan dengan amandemen perjanjian yang dibuat antara Agan dengan B (sebagai perwakilan perusahaan).

2. Untuk pembayaran pph final sewa bangunan, pastinya akan mengikuti atas nama Perusahaan dan bukan atas nama perseorangan.

Lain cerita apabila hubungan hukum perjanjian sewa terjadi antara Agan dengan perorangan.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di