alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdc1bedd44f9f206d8b4588/dugaan-cuci-uang-bupati-lampung-selatan-menyeret-pan

Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN

Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN
Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan (tengah) dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (1/11/2018). KPK mengendus duit hasil suap Zainudin dipakai kegiatan PAN.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga tersangka korupsi Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan mencuci uang sebanyak Rp57 miliar. Salah satu pencucian dilakukan dengan membiayai kegiatan partai yang menaunginya, Partai Amanat Nasional (PAN).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan setidaknya ada tiga kegiatan di Lampung Selatan yang dibiayai dengan duit korupsi. Salah satunya dipakai untuk menyewa hotel. "Sejauh ini nilai yang teridentifikasi lebih Rp100 juta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis, (1/11/2018) seperti dinukil dari VIVA.

Zainudin menjadi tersangka dalam kasus suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dalam kasus suap, ia jadi tersangka sejak tertangkap tangan akhir Juli lalu. Dia menerima dari fee proyek di lingkungan Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 15-17 persen.

Dalam pengembangan kasus itu, KPK menemukan ada praktik cuci uang dan menetapkan Zainudin sebagai tersangka TPPU dua pekan lalu.

"Dalam pengembangan kasus korupsi oleh Zainudin Hasan yang terjerat OTT, Juli lalu, penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana pencucian uang," ujar Febri seperti dinukil dari Tempo.co, Jumat (19 /10/2018).

Dalam pemeriksaan lanjutan, KPK menemukan bukti permulaan Zainudin menyamarkan sekitar Rp57 miliar dana yang diperolehnya dari fee proyek sepanjang 2016-2018.

KPK telah menyita bukti misalnya kendaraan yakni motor Harley Davidson, mobil Toyota Velfire, dan speedboat. Selain itu, kata Febri, ada aset Zainudin yang disita berupa 16 bidang tanah di Lampung Selatan dengan luas per bidang tanah sekitar 1-2 hektare.

Zainudin tak menanggapi dugaan KPK. Dia cuma tersenyum usai menjalani pemeriksaannya sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), Kamis kemarin. Saat ditanya awak media soal dugaan aliran dana TPPU kepada DPP PAN, ia hanya menjawab dengan senyuman dan melambaikan tangan kepada awak media.
Korporasi pencuci uang bisa dibubarkan
Selama ini, pelaku TPPU biasa menggunakan lembaga sebagai sarana pencucian uang. KPK kini mulai menjerat korporasi sebagai tersangka korupsi dan pencucian uang.

Perusahaan yang sudah dijerat dengan pasal pencucian uang adalah PT Putra Ramadhan, korporasi yang dikendalikan Bupati Kebumen periode 2016-2021, Yahya Fuad.

"Ini merupakan penyidikan pencucian uang pertama yang dilakukan KPK dengan pelaku korporasi. KPK berharap proses hukum ini dapat menjadi bagian dari penguatan upaya pemberantasan korupsi ke depan, khususnya untuk memaksimalkan asset recovery (pengembalian aset negara)," kata Komisioner KPK, Laode M Syarif, Jumat (18/5/2018), seperti dipetik dari hukumonline.com.

PT Putra Ramadhan dijerat pasal 4 dan/atau Pasal 5 UU No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Nah, jika penerimanya lembaga seperti PT Putra Ramadhan atau partai politik, pasal 6 aturan itu menyebut, mereka bisa didenda maksimal Rp100 miliar. Bahkan, juga bisa dibekukan atau malah dibubarkan.
Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...n-menyeret-pan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN Penyelidikan KNKT dan kabar terbaru insiden Lion Air JT610

- Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN 3 ABK WNI diculik di lepas pantai Kongo

- Dugaan cuci uang Bupati Lampung Selatan menyeret PAN Peraturan maskapai murah dikaji ulang, tarif tiket disorot

Ada aja ya kasus kayak beginian neh...


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di