alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mantan Anggota HTI: Rakyat Indonesia Harus Cerdas agar Tak Mudah Disulut Isu Agama
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdbf01114088d7f408b4568/mantan-anggota-hti-rakyat-indonesia-harus-cerdas-agar-tak-mudah-disulut-isu-agama

Mantan Anggota HTI: Rakyat Indonesia Harus Cerdas agar Tak Mudah Disulut Isu Agama

Mantan Anggota HTI: Rakyat Indonesia Harus Cerdas agar Tak Mudah Disulut Isu Agama


Dosen sekaligus mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ainur Rofiq dalam Seminar Kebangsaan bertajuk 'Jangan Suriahkan Indonesia', mengatakan bahwa Indonesia dengan kondisi negara saat ini merupakan negara yang rakyatnya mudah disulut konflik melalui isu agama.

Membandingkan kondisi di Suriah sebelum konflik, yang merupakan negara makmur, tapi masih terjadi konflik melalui celah agama. Ia pun menilai konflik di Indonesia lebih mudah terjadi karena kondisi negara yang tidak semakmur Suriah.

"Di Suriah itu katanya makmur tanpa ada orang miskin, pendidikan oke, ekonomi oke, kalau kita (Indonesia), banyak orang miskin, pendidikan masih mahal, ini yang potensial untuk disulut, apalagi disulut dengan nilai-nilai muatan agama," kata Ainur di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis malam (1/11/2018).

Ia mencontohkan kejadian yang menggambarkan betapa mudahnya rakyat Indonesia disulut isu agama adalah insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid.

Menurutnya, bendera yang dibakar itu adalah bendera Hizbut Tahrir dan kemudian bendera tersebut dianggap sebagai bendera tauhid atau bendera umat Islam sehingga menimbulkan percikan konflik di dalam umat Islam sendiri.

"Masalah bendera ini kan sebetulnya masalah sederhana bahwa itu adalah bendera Hizbut Tahrir, tapi kemudian diformulasikan, digoreng sedemikian rupa seolah itu adalah bendera tauhid, bendera umat Islam, ini menjadi (masalah) berat," tutur Ainur. Lebih lanjut, Ainur berharap, dengan adanya kejadian pembakaran bendera tersebut, rakyat Indonesia harus bisa bersikap lebih cerdas lagi sehingga tidak akan mudah tersulut konflik.

"Kita harus cerdas, jangan sampai diasosiasikan bahwa ini adalah bendera umat Islam yang disepakati oleh semuanya, yang diasosiasikan dengan bendera yang dibawa sahabat nabi saat perang. Hizbut Tahrir juga pernah mengklaim bahwa khilafahnya itu khilafah Islam, padahal saya bisa pastikan, itu khilafah ala Hizbut Tahrir yang tidak sama dengan kitab mana pun. Nah, bendera juga begitu, bendera itu diklaim atau diambil Hizbut Tahrir yang digunakan sebagai simbolnya," ungkapnya.

Ainur menambahkan, ia pun menolak adanya aksi bela Tauhid 211 sebagai dampak dari pembakaran bendera oleh Banser. Sebab baginya itu hanyalah isu agama yang dipolitisasi.

"Seperti yang saya katakan, pembakaran bendera itu masalah sederhana yang digoreng jadi seolah-olah itu yang dibakar bendera umat Islam. Jadi saya tidak setuju kalau sampai ada aksi seperti itu (aksi 211). Ada kemungkinan juga masalah itu sudah dipolitisasi," tutupnya.

jangan suriahkan indonesia
emoticon-Wagelaseh
Semua orang juga tau, cmn kalau gak gitu gak makan
kalo rakyat cerdas, mau kayak apapun adudomba ga akan berhasil.

intinya, HTI memanfaatkan kekurangcerdasan (kalau ga mau disebut "kegoblokan") kaum2 sumbu pendek.
tapi, dimari banyak kok orang yg suka rela di adu domba ............. emoticon-Cape deeehh
Balasan post samudra6969
Quote:


nasbung terutama emoticon-Leh Uga
tinggal PKI kan anggota HTI yg masih membandel aja lama amat. emoticon-Cool
pendidikan belom merata wajar
emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
justru Ainur Rofiq yang tlh keluar dari jalur yg di ridhoi Allah. skrg dia berubah menjadi kelompok pendukung penista agama. jgn dengarkan omongan Ainur Rofiq.
cerdas dalam berpikir
Pendidikan kita aja ud mulai disusupi benih2 hti

emoticon-Turut Berduka
hati-hati bisa-bisa cuman bikin rusuh dan ga bertanggung jawab, mereka mau bikin Khilaf... Ah...dan bukan bikin negara yg lebih baik...niat mencontoh Rosul tapi endingnya jauh...

Rosul aja hijrah ke madinah, kota dengan pertahanan terkuat di jamannya, komplit dengan pertahanan alami (bukit mengelilingi kota) dan pertahanan buatan (parit di depan kota).
Quote:
Quote:


Masalahny makin banyak orang pinter kblinger
Semua orang tau kali, cuma ya gitu pada tutup mata. Soalnya pada takut di persekusi sama yang bawa2 agama itu.
Salah satu doktrin nastak ya gini,
Mbandingin indonesia sama suriah,

Tuh suriah tepat sebelum perang rezimnya si basar asad diktator,
emang tuh SBY diktator,
Sby juga lengser dengan hormat dan demokratis,
Dan pas lengser pun juga nggk minta bantuan ke negara lain bwt gempur negaranya sendiri,
Nggk ada juga negara lain yang ikut campur politik indonesia,

Di era mukidi, amrik nggk perlu repot repot ikut campur,
Wong Dibiarin aja warganya dah ad yang diangkat jadi menteri
emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di