alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cucu pendiri Sinarmas bersengketa dengan konglomerat Brasil
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdbe72f98e31bd73d8b456c/cucu-pendiri-sinarmas-bersengketa-dengan-konglomerat-brasil

Cucu pendiri Sinarmas bersengketa dengan konglomerat Brasil

Jackson Widjaja, cucu dari konglomerat pemilik Sinarmas Eka Widjaja terlibat sengketa dengan konglomerat asal Brasil, Joesley dan Wesley Batista. Sengketa ini bermula ketika Batista bersaudara sepakat menjual perusahaan milik mereka Eldorado Brazil Celulose ke Paper Excellence Group, sebuah perusahaan berbasis di Belanda yang dimiliki Jackson.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (1/11/2018), tawaran lelang sebesar 4 miliar dollar AS yang datang bagaikan durian runtuh bagi Batista bersaudara yang saat itu tengah melepaskan aset mereka lantaran kasus korupsi penyuapan yang melanda perusahaan daging mereka JBS SA. Namun, di awal bulan lalu perusahaan induk Batista bersaudara J&F memutuskan untuk mengakhiri perjanjian penjualan setelah Paper Excellence dianggap gagal memenuhi tenggat waktu penyelesaian pembayaran dalam waktu 12 bulan.

Padahal, perusahaan Widjaja telah membeli 49,4 persen saham kepemilikan di Eduardo. Namun, karena keputusan sepihak dari induk perusahaan tersebut, maka Paper Excellence akan tetap menjadi pemegang saham minoritas sementara, pihak Brasil mempertahankan diri sebagai pemegang saham pengendali. Hal tersebut kemudian mendorong Paper Excellence membuka proses arbitrase terhadap J&F di Sao Paulo.

Perusahaan asal Belanda yang juga beroperasi di Kanada dan Perancis ini menegaskan, mereka memiliki cukup dana unutk menyelesaikan kesepakatan serta menuduh Batista tengah menyabotase dengan menciptakan halangan memanfaatkan harga pulp yang sempat melonjak dan berpengaruh pada nilai ekuitas Eldorado.

Tindakan hukum yang diambil oleh Paper Excellence menuntut J&F telah ditolak oleh dua hakim Brasil, yang mendukung argumen J&F. Untuk Paper Excellence, sengketa ini merupakan kegagalan kedua mereka untuk bisa melakukan ekspansi di Brasil.

Pada bulan Maret, Paper Excellence telah kehilangan kesempatan untuk bisa mengambil alih perusahaan raksasa pulp kayu keras Fibria Celulose SA setelah gagal menghadirkan komitmen pinjaman bank.

Kedua kasus tersebut menimbulkan keraguan atas kemampuan Paper Excellence untuk mendapatkan pendanaan. Padahal jika ditengok, Paper Excellence memiliki hubungan dengan Asia Pulp & Paper Co, sebuah perusahaan independen di Jakarta yang juga dimiliki oleh keluarga Widjaja. Adapun pada tahun 2001, APP gagal membayar lebih dari 12 miliar dollar AS setelah ekspansi ke China.

Namun, Paper Excellence mengatakan memiliki lebih dari 11 miliar reais untuk membayar utang Eldorado dan menjadi membeli saham pengendali Batista. Laporan rekening bank disajikan sebagai bukti.

Sementara itu, J&F mengatakan akan terus memperjuangkan haknya, meski tetap berharap dapat menjaga hubungan baik dengan mitra kerjanya demi kebaikan Eldorado. Adapun Paper Excellence mempertegas hak mereka selepas kontrak tahun lalu sekaligus optimistis dengan hasil arbitrase.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018...lomerat-brasil


sengketa gan
Quote:
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
kaya yah
wuih internasional..
kalau campuran 1/2 cewe latin sama 1/2 cewe asian biasanya cantik..
Masa ngerti penghuni BP masalah ginian? emoticon-Leh Uga


Quote:


agan terlalu underestimate emoticon-Leh Uga
Yak hostile takeover emoticon-Big Grin

Kalo xaruduy ga nyampe otaknya masalah beginian emoticon-Ngakak
Diubah oleh adrianfuzagame
Bukan sekali dua kali akuisisi oleh perusahaan Indonesia gagal terkait masalah pembayaran. Di Indonesia dengan modal politis dan bullying, mereka selalu berhasil mengakuisisi perusahaan lain (hostile take over).

Nah sekarang lawannya perusahaan konglomerasi internasional juga, sulit untuk di bully.

Sinarmas harus mendapatkan lawan yang sepadan, kalau di Indonesia sudah habis perusahaan-perusahaan lokal dibully mereka.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di