alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Perintah Pencoretan Kalimat Tauhid
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdbbf7c9e7404c2368b4572/perintah-pencoretan-kalimat-tauhid

Perintah Pencoretan Kalimat Tauhid

SALAH satu peristiwa kontroversi yang pernah terjadi dan dilakukan sendiri oleh Nabi Muhammad saw ialah pen­coretan kalimat tauhid. Kali­mat tauhid itu semula muncul di dalam draf naskah Per­janjian Hudaibiyah, sebuah Perjanjian Gencetan Senja­ta antara kaum kafir Quraisy yang dipimpin oleh Suhail dan umat Islam yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini diabadikan di dalam hadis Shahih Bukhari (Lihat dalam kitab Shahih al-Bukhari, Bab al-Syuruth fi al-Jihad wa al-mashlahah ma’a Ahl al-Harb, jilid 1 hal, 255).

Peristiwanya ialah ketika kaum muslimin dan kaum kafir Quraisy mau menyepakati perjanji­an damai yang kemudian perjanjian itu disebut Piagam atau Perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian ini bertujuan untuk mencegah konflik dan perang terbuka kedua belah pihak.

Nabi Muhammad Saw ketika itu bertindak sebagai pimpinan ko­munitas umat Islam meminta diawali naskah perjanjian itu dengan kata Bismillahirrahmanirra­him, tetapi ditolak oleh Suhail karena kalimat itu asing baginya, lalu ia mengusulkan kalimat bis­mikallahumma, kalimat yang popular di dalam masyarakat Arab ketika itu.

Tokoh-tokoh umat Islam jelas menolak pencoretan kalimat yang di­anggapnya sebagai kalimat suci dan sakral. Na­mun Nabi berkata lain. Ia menerima usulan Su­hail dengan redaksi yang diusulkannya. Sebagai penutup, perjanjian itu Nabi mengusulkan kata: Hadza ma qadha 'alaihi Muhammad Rasulullah (perjanjian ini ditetapkan oleh Muhammad Rasu­lullah). Suhail kembali menolak kalimat ini dan mengusulkan kata: Hadza ma qadha 'alaihi Mu­hammad ibn 'Abdullah (perjanjian ini ditetapkan oleh Muhammad putra Abdullah).

Pencoretan basmalah dan kata "Rasulullah" membuat para sahabat tersinggung dan menolak perjanjian itu, karena jelas itu adalah kalimat tauhid dan sakral bagi umat Islam. Namun Rasulullah mempunyai pendapat lain dan meminta para sahabatnya un­tuk menyetujui naskah perjanjian yang diusulkan Suhail. Ibn Hajar al-'Asqallani menjelaskan per­istiwa ini, Nabi Muhammad Saw yang mencoret kalimat tauhid itu karena para sahabat tidak be­rani melakukannya.


Dari segi substansi Perjanjian Hudaibiyah, terdapat juga materi yang dinilai tidak adil, karena kalau orang kafir Quraisy yang me­nyeberang batas di wilayah muslim, Madinah, maka segera dibebaskan dan segera dikemba­likan ke Makkah. Sedangkan kalau yang me­langgar batas umat Islam maka orangnya ditah­an di Makkah. Materi perjanjian seperti ini pun Nabi menyetujuinya.

Seandainya saja Nabi hanya sebagai pemimpin Arab biasa, bukan Nabi, maka sudah pasti ia tidak akan mendapat dukungan kel­ompoknya. Akan tetapi para sahabatnya tahu, bahwa Nabi di samping seorang cerdas juga ia seorang Nabi. Mungkin ini pula yang mengin­spirasi para the Founding Father bangsa Indo­nesia, memilih mencoret beberapa kalimat dari Piagam Jakarta demi mempertahankan keutu­han bangsa dan keutuan bangsa ketika itu jauh lebih banyak mendatangkan maslahat ketim­bang mempertahankannya.

Belakangan, apa yang ditetapkan Rasulullah ternyata benar. Sekiranya para pelintas batas kaum kafir Quraisy harus ditahan di Madinah maka sudah barang tentu akan memberikan be­ban ekonomi tambahan bagi masyarakat Madi­nah yang sudah kebanjiran pengunsi dari Mak­kah.

Sebaliknya kalau para pelintas batas dari Madinah ditahan di Makkah dibiarkan, karena pasti mereka itu para kader dan dapat melaku­kan upaya politik pecah-belah di antara suku-suku yang ada di dalam masyarakat Quraisy. Pada saat bersamaan, Rasulullah terus meng­galang pengaruh dengan kabilah-kabilah pinggi­ran dan karena kepiawaiannya, maka Rasulullah berhasil memukai sejumlah kabilah-kabilah ke­cil dan bersatu di bawah kekuatan Rasulullah.

Piagam Hudaibiyah belakangan mendapatkan pujian bahkan ada yang menilai Piagam Hudai­biyah ini bukan hanya mencegah perang terbuka tetapi langkah strategis umat Islam untuk meraih kemenangan politik luar biasa saat itu. Kasus Piagam atau Perjanjian Hudaibiyah ini merupa­kan lesson learning yang indah bagi umat Islam, bahwa tidak mesti pembuangan atau pencoretan kalimat tauhid itu selamanya negatif. Setidaknya Nabi berpendapat lebih baik mengedepankan substansi daripada simbol.

https://rmol.co/read/2018/11/02/364519/Perintah-Pencoretan-Kalimat-Tauhid-

Nabi Muhammad adalah orang yg sangat rasional dan logis dan tentu saja, pintar dan cerdas. Beliau tidak segan2 mencoret kalimat tauhid jika memang ada substansi yg lebih penting untuk kebaikan umat dan sesama manusia.

Pokoknya, perilaku nabi nggak kayak kampret2 busuk yg rame masalah bendera HTI yg dibakar itu.
Halaman 1 dari 2
ya jangan dibandingkan lah. jauh. rahmatan lil alamin sama yg radikal anarkis keras suka teriak2 terus meledak duar.
ya jauh beda emoticon-Traveller mereka gak bisa atau gak mau meneladani sikap Nabi nya. emoticon-Traveller
hmm nasbung demoin gak ya
Nabi mah bebas. Masalahnya yang bakar kan bukan Nabi, jadi sulit dicerna oleh para onta zombie. emoticon-Ngakak
Diubah oleh levyrtrow
yg nyoret Nabi,
perjanjiannya jg antara muslim vs kafir

bendera
eh yg bakar islam nusantara, ngamuk emoticon-Ngakak
ngaku islam tapi takut kalimat allah emoticon-Ngakak
Sebenernya gw pribadi menyayangkan ngapa harus dibakar dan, direkam. udah tau ini indonesia, tau sendiri gimana keadaannya. Cuma karena udah terjadi pelakunya udah diproses, ya sudah.
Masalah kalimat tauhid sendiri, sebenernya yang sakral memang kalimatnya, tapi bisa menjadi arti lain ketika itu ditempatkan pada suatu benda.
Ada banyak jg orang naro kalimat tauhid/syahadat/ayat quran bukan pada tempatnya, misal dijadikan jimat, digantung/dipakai kalung/ sabuk dsb.
Yang begini justru menggeser nilai suci tauhid menjadi sesuatu yg justru bertolak belakang makna. Minimal fasik, maksimal syirik.
Gitu jg dengan bendera, yang mana tentu bendera ketika diklaim menjadi simbol suatu organisasi tertentu, dengan simbol/ukuran/warna tertentu. Maka makna nya bisa bergeser dari universal milik semua muslim, menjadi klaim suatu pihak.
setuju ama ts. kalo nabi intoleran, islam ga akan bertahan sampai sekarang. jd yg intoleran berarti justru berlawanan dg ajaran islam alias bidah.
Balasan post itkgid
Quote:


rahmatan lil 'alamin kok disamain sama gatelan li kelamin...
Kalo bakar sambil tereak masang muka happy..
Jadi Cara itu disebut toleran..
Harusnya mereka meniru prilaku sauri tauladan yang baik tanpa terkecuali emoticon-Embarrassment
Lanjutkan terus
Paling juga sesama mayoritas yang akan paling banyak saling membunuh seperti di Suriah sana
Bakal seru ini

Mantaaaaaaaap

NU vs FPI HTI

Bakal asik nih ditonton
Kalau bisa langsung bacok2an aja

emoticon-Selamat emoticon-Selamat
Perintah Pencoretan Kalimat Tauhid

Perintah Pencoretan Kalimat Tauhid

kalo taper yang pakai, berapa nyawa yang akan jadi tumbalnya ? emoticon-Stick Out Tongue
masalahe sekarang ini mereka nggak menggunakan akal pikiran!!!
belum lagi di balik bendera tersebut dalangi kepentingan kelompok!!
bela kalimat tauhid? perlukah itu?
bagaimanapun juga,mau model segala macam,kalimat tauhid ya seperti itu dan akan tetap seperti itu....lalu apa yg di bela?
jadi yang di bela itu kalimat tauhid? atau yang di balik kalimat tauhid??
Balasan post banyu suro
Quote:


Pura2 bela kalimat tauhid padahal ujung2nya kampanye prabolot. Sok bela agama padahal sedang meludahi agamanya sendiri dengan mengotorinya dengan kepentingan politik kotor.
Judulnya apa, isinya apa.

perjanjian itu dengan kata Bismillahirrahmanirra­him, tetapi ditolak oleh Suhail karena kalimat itu asing baginya, lalu ia mengusulkan kalimat bis­mikallahumma,
urusan begini aja jadi polemik berkepanjagan, kapan ngurusin ekspedisi luar angkasa kita nih emoticon-Ngakak
lhooo bukannya... yang coret harus didakwa penista
Diubah oleh zhengmingshu
taan agama
Tarohan.. paling yg dtng cm Dr kelompok dia doang, 212, fpi, hti, fui ...udah
Hujan deras keq smpe banjir
emoticon-Maaf Agan
Quote:



Kena ujep itu bendera nanti emoticon-Marah
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di