alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
FPI soal Aksi Bela Tauhid 211: Tak Ada Tuntutan Bubarkan Banser
2.6 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdba1a2d675d41b5c8b4567/fpi-soal-aksi-bela-tauhid-211-tak-ada-tuntutan-bubarkan-banser

FPI soal Aksi Bela Tauhid 211: Tak Ada Tuntutan Bubarkan Banser

FPI soal Aksi Bela Tauhid 211: Tak Ada Tuntutan Bubarkan Banser

Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) menegaskan tidak ada tuntutan pembubaran Banser saat Aksi Bela Tauhid 211 di Jakarta besok siang. FPI menegaskan itu adalah hoax.

"Nggak ada sama sekali tuntutan membubarkan Banser. Itu hoax yang diciptakan, itu meme kita diubah oknum tertentu. Ada dua meme kita yang diubah mereka, termasuk di situ parade tauhid diganti parade ormas tertentu. Itu berita hoax," ujar juru bicara FPI, Slamet Ma'arif, di Media Center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

"Sama sekali nggak ada tuntutan (bubarkan Banser) itu. Itu hoax yang dilempar pihak-pihak tertentu, yang ingin menggagalkan dan mengadu domba umat Islam. Saya pastikan tidak ada tuntutan pembubaran Banser. Kita fokus kepada penegakan hukum sekaligus pembelaan kalimat tauhid," imbuh Slamet, yang juga Ketum PA 212.

Slamet menjelaskan Aksi 211 fokus pada dua tuntutan, yaitu meminta pemerintah mengakui bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid sebagai bendera tauhid dan meminta aparat melakukan penegakan hukum seadil-adilnya terhadap pembakar bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid.

"Harus dipahami bersama, secara bukti, fakta, dan undang-undang ormas yang ada di Indonesia, yang dibakar itu bendera tauhid. Nah ini baik PBNU dan pemerintah sampai saat ini belum ada pengakuan itu," kata Slamet.

"Mereka masih mengalihkan, membuat alibi, bahwa itu bendera ormas tertentu, padahal faktanya dari sudut agama, undang-undang, bahkan dari AD/ART, tidak ada yang menyebutkan itu bendera ormas tertentu. Artinya itu faktanya adalah bendera tauhid yang dibakar," sambung Slamet.

Tuntutan kedua, terkait penegakan hukum, Slamet menjelaskan pihaknya meminta kepolisian mengungkap aktor intelektual di balik pembakaran bendera yang dinilai kepolisian sebagai bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Garut, Jawa Barat, saat Hari Santri Nasional (HSN) 2018.

"Kita juga mendesak pemerintah, khususnya aparat penegak hukum, untuk menegakkan hukum seadil-adilnya. Baik pembakar bendera tauhid yang merupakan bagian penoda agama ataupun aktor intelektual yang selama ini menyerukan mendoktrin, mengarahkan untuk memusuhi bendera tauhid, memusuhi panji-panji Rasulullah," jelas Slamet.

"Kita mengindikasikan bahwa ada aktor intelektual yang selama ini berupaya mengajak umat memusuhi bendera tauhid sehingga pembakaran itu efek dari doktrin-doktrin mereka yang selama ini diarahkan, kemudian tersistematis untuk memusuhi bendera panji Rasulullah," lanjut Slamet.

Slamet pun mempertanyakan sikap aparat yang menjadikan Uus sebagai tersangka. Slamet berpendapat Uus harus dibebaskan dari proses hukum yang kini sedang berjalan di Polda Jawa Barat.

"Sejak kapan negara yang mayoritas muslim melarang warganya membawa panji Rasulullah, membawa kalimat tauhid? Nggak ada larangan sama sekali. Bahkan tamu kita ketika itu, Raja Saudi kan benderanya kalimat tauhid, kok nggak ditangkap yang mengibarkan?" ucap Slamet.

"Artinya nggak berdasar, nggak ada aturan dan nggak ada hukumnya warga negara Indonesia mengibarkan bendera kalimat tauhid terus dilarang. Harusnya dibebaskan. Kalau dikatakan itu bendera ormas tertentu, dasar hukumnya apa? Makanya kita besok turun untuk mengingatkan aparat, tegakan hukum seadil-adilnya. Jangan karena ada pesanan," tutur Slamet.

Tegaskan Aksi 211 Tak Politis

Selain itu, Slamet mengatakan Aksi Bela Tauhid Jilid II fokus pada dua tuntutan. Dia pun memahami setiap kali pihaknya beraksi, akan ada yang pandangan kalau pihaknya sedang berpolitik.

"Setiap kita aksi, pasti ada isu itu (agenda politik). Kita fokus kepada dua agenda (tuntutan pengakuan Pemerintah terkait bendera hitam berkalimat tauhid adalah bendera tauhid dan pengusutan aktor intelektual di balik insiden pembakaran bendera) tadi," kata Slamet.

Slamet menerangkan meskipun fokus pada dua isu yang tak terkait politik, pihaknya tak dapat menjamin aksi dapat berjalan bersih dari atribut berbau politik. Slamet menuturkan pihaknya memiliki keterbatasan dalam mengawasi seluruh massa aksi.

"Kalau massanya ratusan ribu , kita punya keterbatasan mengontrol itu semua. Walaupun tetap di pengamanan kami mengupayakan itu (atribut politik) tidak ada. Tapi kan sekali lagi, jangankan kita, polisi saja bisa kecolongan," ujar Slamet.

Sumber

Banser, NU termasuk pemerintah nggak usah terlalu panik & takut. kita semua hanya ingin melakukan aksi damai untuk membela Tauhid. aksi kami tidak berniat sama sekali untuk membubarkan Banser. kita semua saudara seiman. asal kalian menyatakan bahwa Panglima Tertinggi Umat Islam adalah Habib Rizeq Shihab, maka kalian termasuk ke dalam golongan kami. dengarkan pernyataan kami yang diwakili oleh Ustadz Slamet Ma'arif. camkan & resapi maksud baik kami demi untuk ukhuwah & persatuan Umat Islam untuk kejayaan kita semua. ingat, jangan mudah di adu domba oleh kaum kafir, pendukung penista agama dan pendukung PKI.
 
Diubah oleh Fetamburan
Halaman 1 dari 6
Subhanallah, sungguh mulia sekali akhi ukhti mujahidin pembela agama ini, menyejukkan hati dan pikiran saya emoticon-Matabelo

FPI soal Aksi Bela Tauhid 211: Tak Ada Tuntutan Bubarkan Banser
Diubah oleh rickreckt
yang bawa saja ngomong kalau itu bendera HTI
Sampai ada yang teriak" 2019 ganti presiden langsung sobek aja mulutnya dari telinga ke telinga
harusnya tuntut pembubaran banser, pengen liat ntar kalau banser dah ngamuk, PKI aja di sikat apalagi HTI
Quote:
Kok gak ada?
mobil sponsor turun berapa ini??
halah....ndasmu sengklek
harus ada peraturan untuk mengatur kebebasan berpendapat agar tidak kebablasan.
tiap demo kan pasti dikasihkan ke polisi, atau pemerintah, susunan acara & apa yang mau dituntut.. nah catet aja itu, dan usahakan tidak keluar jalur

seandainya melanggar (dan terbukti bukan oknum) maka cabut saja ijinnya untuk melakukan acara serupa emoticon-Traveller

tapi, ide ini hanya di angan angan saya saja emoticon-Big Grin
kapan lagi bisa demo sambil ditunggangi... yihaaaa emoticon-Betty (S)
Diubah oleh loekirasiapa
Berter cendol nyok
Ohhhh apa itu bagian dr bentuk berhala?
Balasan post jabrikmacho
Quote:


gue lihat banyak dr golongan muhammadiah itu sejalan dengan fpi

kalo kita ingat demo togel pas mau nurunin ahok, kita liat banser gak ada apa apanya.
NU hanya di backup anggotanya, pasukan togel dibela oleh banyak golongan yg katanya cinta agama
tinggal hitung berapa mobil berlogo bosan
berapa spanduk berisi tegakkan kilafah
berapa bendera berisi kalimat tauhid terbuang sia2

masa sih emoticon-Malu (S)
jiper ? emoticon-EEK!
iyain aja lah sesukanya dia mau koar2 apa juga. emoticon-Cool
Quote:


Iya, yang ngomong di media center bosan nih ye...
Jika FPI adl ormas taat hukum, berani teriak BUBARKAN HTI ga???krn scr hukum sudah dibubarkan pemerintah...
Quote:


lha ini khan maksudnya ngancam. jd semua hrs menyatakan bhw Rizeq sebagai Panglima Tertinggi Umat Islam? enak banget kalian. jadi Banser, NU & pemerintah harus tunduk pada Rizieq dkk? benar-benar aksi damai yg sangat menyejukkan. emoticon-Tai
"meminta pemerintah mengakui bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid sebagai bendera tauhid" kalau ini mah bisa diturutin. lha wong cuma minta bendera warna item dengan tulisan "KALIMAT TAUHID" aja kan? tinggal suruh gak fener pilihan umat ambil waring item dan dikasih tulisan "KALIMAT TAUHID" jadi dah tuh bendera tauhid emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Ngakak

segitunya ngebela hate-i emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di