alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdb9924ded770f54d8b4592/kenaikan-upah-803-persen-disambut-beragam

Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam

Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar Tahun 2019 di Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). UMP Jabar Tahun 2019 sebesar Rp1.668.372,83 atau naik 8,03 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.544.360,67.
Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2019 disambut beragam. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menilai kenaikan ini menunjukkan bahwa pemerintah telah memiliki formula dalam pengupahan.

Dampaknya, pengusaha semakin pasti menghadapi kenaikan upah. "Jadi, untuk pengusaha, ini adalah hal yang baik," tuturnya ketika dikonfirmasi Republika, Kamis (1/11/2018).

Menurut Rosan, dengan formula ini pengusaha kian mudah dalam membuat perencanaan bisnis ke depannya, tak akan lagi menghadapi kenaikan upah secara tiba-tiba dengan jumlah besar hingga 20 persen.

Kalangan buruh menolak kenaikan 8,03 persen ini. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai, kenaikan ini belum bisa mencukupi untuk kebutuhan hidup.

"Secara tegas, kami menolak UMP 2019 yang ditetapkan serentak di Indonesia pada hari ini. Apalagi UMP masih menggunakan PP 78/2015," kata Iqbal, Kamis (1/11/2018) seperti dinukil dari Gatra.com.

Menurut Iqbal, upah Rp3,94 juta untuk Jakarta sangat tidak layak. Mereka mengusulkan di Jakarta UMP dipatok di angka Rp4,37 juta.

Iqbal menilai, UMP sebesar Rp3,9 juta tersebut hanya memasukkan unsur inflansi tahun 2018, bukan perkiraan inflasi 2019. "Wajar lah memasukkan pertumbuhan ekonomi sebagai perhitungan, karena ekonomi yang tumbuh harus dinikmati oleh kaum buruh," tegas Iqbal.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dua pekan lalu menjelaskan, angka kenaikan itu ditemukan dengan formula kenaikan UMP yang dipakai ada dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Menurut aturan itu, angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang menjadi komponen pembentuk kenaikan UMP 2019 ini berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Inflasi kita 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi kita 5,15 persen.‎ Sehingga kalau dikombinasikan antara angka inflasi dengan pertumbuhan ekonomi itu sebesar 8,03 persen," ungkap dia, Selasa (16/10/2018) seperti dinukil dari Liputan6.com.

Direktur Pengupahan Kementerian Ketenagakerjaan Andriani mengatakan, pengusaha yang tidak patuh bakal kena sanksi pidana yaitu penjara maksimal 4 tahun.

"Itu sanksinya berat karena sanksinya pidana. Karena perusahaan tidak boleh membayar upah lebih rendah dari upah minimum yang sudah ditetapkan," kata dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (1/11/2018) seperti dipetik dari financedetik. Dia menegaskan, kenaikan UMP tahun depan berlaku per 1 Januari hingga akhir Desember 2019.

Kepala Daerah juga wajib mengumumkan kenaikan UMP ini Kamis (1/11/2018). Berdasar data yang dirangkum Tribunnews dari hasil pengumuman kemarin, provinsi dengan UMP tertinggi dan terendah tak berbeda dari tahun-tahun kemarin.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan UMP tertinggi di Indonesia, sebesar Rp3.940.972, disusul Papua Rp3.128.170, dan Sulawesi Utara dengan Rp3.051.076. Sedangkan tiga provinsi dengan UMP terendah adalah Yogyakarta Rp1.570.922, Jawa Tengah Rp1.605.396, dan Jawa Timur Rp1.630.058.
Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...sambut-beragam

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam Sandi tantang Jokowi berburu tempe

- Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim

- Kenaikan upah 8,03 persen disambut beragam Turki paparkan kronologi pembunuhan Khashoggi

Urutan Terlama
Banyak polemik juga ya jadinya Gan...
Di luar negeri semua gaji juga di hitung per inflasi, kalau buruh mauh sejahtera sesuai keinginan ya jangan jadi buruh, buruh sekarang gak seperti jaman orba.
8 persen lumayanlahh


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di