alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdb0428dc06bdc9668b456b/umumnya-pekerja-milenial-dibayar-dengan-upah-minim

Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim

Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim
Para calon pekerja melamar pekerjaan pada Job Fair di Gedung Sukapura, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (19/10/2018).
Siapakah generasi milenial? Pada awalnya batas waktu kelahiran mereka tak cukup kuat untuk ditegaskan, kecuali hanya disebut generasi setelah Gen-X.

Menurut United States Census Bureau, generasi milenial adalah kelompok kelahiran 1982 hingga 2002. Tetapi menurut Pew Research Center pada Maret 2018, rentang kelahiran milenial lebih pendek -- 1981 hingga 1996.

Jadi, bila melibatkan kelahiran 2002, orang tersebut kini berusia 16 tahun. Itu artinya, menurut klasifikasi Badan Pusat Statistik (BPS), sudah setahun masuk golongan angkatan kerja.

Menyelisik Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) keluaran Agustus 2017, angkatan kerja kelompok milenial mencapai 54 juta orang. Porsinya mencapai 28,2 persen dari total seluruh angkatan kerja di Indonesia yang berjumlah 192 juta orang.

Dari SAKERNAS yang sama, angkatan kerja milenial pada kategori usia 15-24 dan 25-34 menganggur sebanyak 22,9 persen dan 6,2 persen. Kategorinya adalah pengangguran terbuka yang berarti si orang tersebut sedang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan, atau baru keluar dari pekerjaan karena kemauan sendiri dan kehilangan pekerjaan.

Generasi angkatan kerja milenial kerap disebut tak pernah sejalan dengan kode etik dan tata cara bekerja yang sudah lazim selama ini. Kesimpulan dari riset global yang dilakukan oleh Manpower Group berjudul Millennial Careers: 2020 Vision (berkas PDF) pada 2016 menggambarkan hal itu.

Generasi milenial disebut punya lima prioritas dalam memilih pekerjaan. Masing-masing adalah besaran gaji, kepastian kerja (tidak berisiko dipecat), masih bisa berlibur, punya rekan kerja menyenangkan, dan waktu kerja yang fleksibel.

Menurut ahli manajemen Profesor Reynald Khasali, generasi milenial begitu erat terhubung dengan internet dan media sosial. Mereka tak suka komunikasi satu arah.

Dalam bekerja, mereka lebih suka mengedepankan kegembiraan, bepergian lintas negara, dan sangat erat pada gawai.

"Perusahaan yang masih mendefinisikan urusan manusianya dengan konsep human resource (HR) bakal kewalahan menghadapi generasi millennials. Sebaliknya, perusahaan yang memperlakukan karyawannya sebagai human capital akan menganggap generasi millennials sebagai aset dan penentu masa depan," tulis Reynald dalam kolomnya pada Jawa Pos (h/t Rumah Perubahan), 16 Mei 2017.

Berangkat pula dari hasil riset global di atas, sejumlah kalangan menyebut generasi milenial lebih cocok bekerja di dunia digital yang kebetulan terjadi pada zaman mereka saat ini. Namun, di Indonesia, menurut data yang dipelajari Lokadata Beritagar.id, angkatan kerja milenial masih mendominasi sektor-sektor pekerjaan konvensional.

Dari 54 juta angkatan kerja milenial, 54,3 persen bekerja di sektor formal dan 45,7 persen mencari nafkah di sektor informal atau swasta. Rentang pekerjaan tersebar di berbagai jabatan dan bidang pekerjaan.

Meski secara persentase sektor kalah, para milenial justru mendominasi satu bidang pekerjaan dalam sektor informal. 40 persen angkatan kerja milenial berada di sektor informal bidang pertanian, kehutanan, dan perikanan, sementara hanya 6,06 persen yang berada di sisi formal.
Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim
40 persen angkatan kerja milenial menempati lapangan pekerjaan pertanian, kehutanan, dan perikanan.
Sementara pada sektor formal, angkatan kerja milenial paling banyak bekerja di bidang industri pengolahan (24,3 persen). Menurut BPS; industri pengolahan adalah unit produksi yang meliputi kegiatan ekonomi dan produksi barang atau jasa.

Dari perbandingan angka itu sebenarnya bisa diperoleh gambaran bagaimana generasi milenial lebih suka bekerja di sektor yang lebih informal. Tentu saja mendapatkan pekerjaan pada sektor formal juga membutuhkan antara lain keterampilan tertentu dan kesempatan.

Lantas dari SUKERNAS pula, generasi milenial di sektor formal bekerja rerata selama 46 jam per minggu. Adapun kolega segenerasi mereka di sektor informal bekerja rerata selama 39 jam per minggu.

Bila merujuk pada pasal 77 Undang Undang Nomor 12 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, jam kerja ideal adalah 40 jam per minggu. Ini membuktikan bahwa generasi milenial memang senang bekerja dengan durasi jam yang tak terlalu padat.

Kalaupun ada generasi milenial yang senang bekerja dengan durasi cukup lama per minggu, terjadi di bidang pegawai negara seperti opsir polisi atau prajurit TNI (52 jam). Tentu saja tak ada pekerjaan informal di bidang tersebut.

Rerata jam kerja per minggu di bidang usaha jasa dan tenaga penjualan pada sektor formal juga cukup padat, 51 jam. Dijelaskan BPS, kalangan di bidang ini mengerjakan jasa yang berhubungan dengan perjalanan, kerumahtanggaan, katering, perawatan individu, perlindungan keamanan dan hak milik perorangan, dan menegakkan peraturan dan perundang-undangan, atau menjual barang di toko atau di pasar.
Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim
Generasi milenial senang bekerja di bidang usaha jasa dan penjualan.
Namun, bila melihat urusan bayaran atau gaji yang diterima generasi itu justru tak selaras dengan kesimpulan riset global di atas. Di Indonesia, 44 persen pekerja milenial laki-laki berpenghasilan antara Rp1,5-3,4 juta per bulan dan 45 persen pekerja milenial perempuan meraih penghasilan di bawah Rp1,5 juta.

Bahkan persentase terbesar pekerja milenial yang membutuhkan keterampilan tertentu pada pekerjaan pertanian, kehutanan, dan perikanan juga menerima gaji yang cukup minim; di bawah Rp1,5 juta. Laki-laki 55,3 persen dan perempuan 81,7 persen.
Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim
Mayoritas angkatan kerja milenial mendapat bayaran yang cukup minim.Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...gan-upah-minim

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim Turki paparkan kronologi pembunuhan Khashoggi

- Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim Jauh dari keluarga, dekat bau anyir

- Umumnya pekerja milenial dibayar dengan upah minim Tarif listrik tak naik, subsidi makin tinggi



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di