alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hujan Deras & Pohon Kapuk Roboh, Air Kali Krukut Meluap Sampai Permukiman Warga
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdafbd1dcd770f3598b456c/hujan-deras-amp-pohon-kapuk-roboh-air-kali-krukut-meluap-sampai-permukiman-warga

Hujan Deras & Pohon Kapuk Roboh, Air Kali Krukut Meluap Sampai Permukiman Warga

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Imbas hujan deras dan tumbangnya pohon kapuk di bantaran Kali Krukut, tepatnya di TPU Jeruk Purut, membuat aliran kali terhambat.
Aliran air kali pun tertahan oleh pohon hingga meluap.
Penjaga makam TPU Jeruk Purut, Nasiran, mengatakan hujan dan air yang tersumbat pohon akhirnya meluap hingga ke permukiman warga
.
"Karena mampet ada pohon ini jadi terhambat, biasanya hujan deres banjir di permukiman saya sekitar 2 jam surut karena pohon tumbang ini sampai pagi baru kering, tumbangnya udah dari Minggu kemarin," terang Nasiran kepada TribunJakarta.com di TPU Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).

Nasiran melanjutkan sampah-sampah yang seharusnya mengalir tersangkut oleh besarnya pohon kapuk yang melintang di kali.
"Jadinya banyak yang tersangkut sampah-sampah kian menumpuk," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Cilandak Timur, Venier jatuhnya pohon di Kali Krukut membuat sejumlah banjir di wilayahnya.

"Meluas sampai ke permukiman warga, RT 03 RW 03, RT 09 RW 03. Sementara cuaca cerah kita evakuasi segera hari ini," ujarnya.
Lurah Cilandak Timur juga mengimbau kepada warganya untuk peduli kepada lingkungan apalagi di musim penghujan.

"Saya ajak kerja bakti, jangan buang sampah sembarangan, kita sering melakukan kerja bakti di lingkungan," tandas dia.
Sementara itu, pohon kapuk telah ditangani oleh sejumlah petugas dari PPSU, Damkar Pasar Minggu hingga Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan.

http://jakarta.tribunnews.com/2018/1...man-warga#gref

Menunggu naturalisasi ala anus emoticon-Betty (S)

Hujan Deras di Pondok Labu, Air di Embung RW 03 Meluap Hingga ke Pemukiman Warga

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Pondok Labu, Cilandak menyebabkan air yang berada di waduk atau embung RW 03 Pondok Labu meluap.
Imbasnya, RT 09 di wilayah RW tersebut tergenang air.
Menurut Hasan warga setempat menyebabkan air mengalir hingga memasuki rumahnya.
"Begitu penuh seharusnya disedot di embung itu, tapi enggak tahu kenapa air bisa masuk ke rumah saya. Ada airnya sampai semata kaki. Masuk ke kamar juga. Tapi sekarang sudah mulai surut," ujarnya kepada TribunJakarta.com, Senin (29/10/2018) di lokasi.
Sukeju, warga lainnya menambahkan air masuk melalui celah turap yang menahan kali Krukut di dekat permukiman itu.
"Air juga masuk melalui celah turap di Kali Krukut memasuki permukiman warga hingga air di sekitar menggenangi depan rumah," paparnya.
• Cerita Sony Setiawan Batal Naik Pesawat Lion Air JT610, Masih Selamat Hingga Tak Kuat Menahan Tangis

• Pesawat Lion Air JT610 Jatuh: Kronologi hingga Permintaan Terakhir Pilot

Warga yang terimbas genangan, Tedjo juga mengatakan penyedotan air dari waduk itu terbilang lama.
"Telat menyedotnya dari embung, karena alasannya mesin sedotnya rusak. Jam 12 malam baru disedot. Kita maunya sih pas sudah meluap langsung disedot. Jadi yang kena luapan air RT 9, 10 dan 11," tambahnya.
Petugas operator Sumber Daya Air (SDA) di waduk tersebut Joni menjelaskan aki yang berada di mesin penyedot sempat mengalami kendala.
"Saya ngecharge aki tetapi mengalami gangguan sehingga enggak menyala. Saya sampai nelfon ke dinas. Baru bisa disedot jam 12 malam sampai pagi," tambah dia.

Operator Dinas Sumber Daya Air lainnya Indra menambahkan bahwa air yang menggenangi rumah warga lantaran juga disebabkan curah hujan yang tinggi serta debit air yang meningkat.
"Intinya curah hujan tinggi debit air sudah melewati batas. Air kali Krukut tinggi sudah mencapai 260 cm hingga merembes ke permukiman warga," jelas Indra.

http://jakarta.tribunnews.com/2018/1...emukiman-warga
Diubah oleh anus.buswedan
Halaman 1 dari 2
Gubernur lagi di Argentina..
Suruh banjirnya tunda dulu...
Kasihan hantu jeruk purut,kena banjir juga.
diundang bahas naturalisasi sama kemenpupr aja belom dateng2, masih siapin rangkaian kata2 emoticon-Ngakak
Wah, hujannya masih betah di Jakarta, daerah lain harus nunggu agak lamaan jadinya.
berarti jakarta sudah kembali normal

emoticon-Goyang
Pawang kalinya udah ilang

Hujan Deras & Pohon Kapuk Roboh, Air Kali Krukut Meluap Sampai Permukiman Warga
siapin pelampung aja, kan udah agenda taunan















emoticon-Cool
Balasan post .maoe.
Quote:

emoticon-Leh Uga

emoticon-Wakaka
Balasan post mituwet
Quote:


Ngapain tuh orang ?
nunggu aa gimbot posting di twitteremoticon-Big Grin
Diubah oleh twintower911
Quote:


wanjeer grafiti klasik Indo tuh yang di lingkerin merah.

emoticon-Wakaka
belum ada penampakan 1 nasbung pun menggonggong

coba ini trit ahok jkt banjir, udah 4 page emoticon-Ngakak
orang miskin jakarta memang idup untuk ditipu huehehehe
udeh salahin aja penjajah sama kompeni, salahin napi di penjara, salahin alam....soal si anus tuolol guoblog....kasihanin aja...udah tuolol guoblog masa disalahin sih? emoticon-Ngacir
Balasan post okeoce
Yah gpp dibegoin dan dibohongin yg penting KELIHATAN religi dan KELIHATAN empunya kerajaan syorga
Diubah oleh cocacolabottle
Balasan post okeoce
Ini yg gue bingung...merekq protes jkw ingkar dr janjinya, padahal gaberner mereka anies yaman baswedan juga doyan ngibul tapi ga diprotes malah dipuja..ga ngerti gue ama mindset gembel jakarta hehehe cuih
Inilah naturalisasi sesungguhnya. Kembali ke habitatnya ... Banjir...
Janjinya klo jadi presiden lebih mudah urua banjr Dan macet jakarta

Udah jadi presiden
Udah mau selesai

Masih banjir aja Jakarta


emoticon-Traveller
Balasan post .maoe.
Quote:


bukannya cuma sampe rabu kemaren?
ooh extend cuti jalan2 refreshing
kesian capek kerja mulu
suka suka dia bangshaat

emoticon-Sundul Up
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di