alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[True Story] Bogor sebuah Kota Sejuta Cerita
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bda2340ddd770a26b8b4567/true-story-bogor-sebuah-kota-sejuta-cerita

[True Story] Bogor sebuah Kota Sejuta Cerita

Setiap orang mempunyai jalan hidup dan cerita hidupnya masing masing maka ijinkanlah ane mencoba menulis sedikti cerita tentang apa yang pernah ane alamin di suatu kota yang bernama Bogor ane lahir dan gede di bogor, kalau agan tanya ini cerita real story apa gk ya ini real story dan ini pertama kali ane nulis jadi kalau ada salah salah tolong dikasih tau ya

Prolog

Bangkok, 19 Oktober 2018

Di Sebuah salah satu klub malam di kota bangkok, Fadly seorang pria berasal dari Indonesia menggoyang goyangkan gelas yang berada di tangannya, tatapannya kosong pikirannya melayang layang ke masa lalunya yang mungkin merubah jalan hidupnya untuk selamanya.

Dimana dimasa itu dia kehilangan seorang ibu yang membesarkannya seorang diri,mengenal semua tentang pahitnya hidup dimana seorang remaja harus menemukan jati diri tanpa ada yang memberikan petunjuk dan jalan apa yang dipilihnya adalah benar atau salah. Di mana semua hanya tentang ego dan harga diri yang tinggi yang dia pikir jalan satu satunya untuk bertahan hidup.
Urutan Terlama

Part 1 Wanita Sempurna yang kupanggil mamah itu tersenyum dan tidur selamanya

Seorang pemuda berjalan dengan penuh semangat di sebuah lorong rumah sakit dengan surat undangan untuk mengikuti sebuah program beasiswa di sebuah universitas negri di Bandung. Memasuki ruang inap di pojok kamar terdapat wanita yang sangat dicintai dan dihormatinya seorang penyelamat dalam hidupnya tergolek lemas dengan wajah pucat menahan sakit tapi tetap tersenyum melihat anak semata wayangnya ini datang untuk memberi berita tentang beasiswa yang di dapatnya.

"Kamu udah makan fadly ? terdengar ucapan lembut dari seorang wanita yang sedang berada di hadapannya
"udah mah tadi pas masih di sekolah udah makan, mamah udah makan sama minum obatnya?
wanita itu hanya tersenyum melihat anaknya yang dengan susah paya selama 17 tahun ini di didik dan dibiayai oleh tenaga sendiri tanpa harus ada bantuan dari siapapun
"Mah, kalau fadly kuliah di Bandung boleh?
"Boleh aja tapi kan tau sendiri mamah belum ada biaya buat kuliahin kamu nak, mungkin mamah cuma bisa biayain kamu cuma sampai lulus sma.
"Iya fadly tau kok mah tadi di sekolah bu desta ngasih surat ini ke fadly dan ngasih tau supaya fadly minta ijin boleh gk sama mamah seraya memberikan amplop coklat yang ada di genggamannya, di serahkan kepada mamahnya sambil tersenyum terus hingga mamahnya berkata "Fadly seriusan ini surat tuh kamu dapat undangan buat test beasiswa jalur prestasi?
ya mah seminggu lagi kalau mamah kasih ijin fadly berangkat ke bandung terus nanti berangkat ama bu desta langsung jadi semua ditanggung ama sekolah, yang dadly butuhin cuma doa sama tanda tangan mamah sebagai bukti kalau mamah setuju.
Tak ambil lama mamah pun menandatangani surat itu dengan sedikit tangis bahagia dan tak lama kepalaku pun diciuminya sambil berbisik gk usah ditanya nak doa restu mamah selalu ada buat kamu.

Hari keberangkatan pun tiba dengan di iringi doa dan senyum seorang ibu fadly mantap berangkat untuk ke Bandung, di dalam mobil Fadly hanya bisa merenung tak sabar dan menanyakan kepada gurunya "Bu kira kira testnya susah gk ya bu?
"Insya Allah gampang sih soalnya kalau diliat dari materi materinya bidang kamu semua kok paling satu yang ibu khawatirin yaitu senam lantai,sahut bu desta dengan logat sundanya yang khas.
"Akh si ibu mentang mentang fadly gk bisa koprol doank nyampe segitunya
"Bu Deska : atuh mantaknya punya badan jangan tinggi tinggi teuing dan kita pun tertawa sambil mendengarkan apa yang harus diborolkan antara guru dan muridnya.

Selang lama berjalan Handphone bu deska pun berdering menandakan adanya panggilan masuk dan nampak dari wajah bu deska terkejut dan panik, tanpa banyak omong bu deska pun meminta supirnya untuk kami segera putar arah kembali ke Bogor. Dengan penuh tanda tanya aku pun berpikir ada apa kami yang sebentar lagi memasuki Kota Bandung harus memutar balik kembali ke Bogor, hening perjalanan tanpa ada pembicaraan apapun dari guru yang ada di sebelahku.

Ketika kami Sampai di pintu gerbang cibubur bu deska pun mulai berbicara Fad tadi yang telfon tante kamu bilang mamah kamu sekarang ada dirumah dan kondisinya kritis, dan dia gk mau di rumah sakit dia pengen di rumah, bagai mendengar petir di siang hari fadly pun hanya bisa terdiam selama perjalanan.

Hujan pun turun tak lama sampai di rumah Fadly langsung melompat keluar dari mobil dan langsung lari menuju kamarnya dan melihat Seorang yang sudah tergolek lemah di kasur kamar tidurnya, dengan seluruh keluarga berada di sisinya, akhirnya ada yang memberikan dia jalan dan menyampaikan ucapkan kalimat 2 syahadat di kuping mamah, antarkan dia terakhir kalinya dengan kalimat 2 syahadat dari kamu mamah udah nungguin dari tadi.

Dengan bingung dengan tidak tau apa yang harus dilakukan Fadly mengucapkan kalimat 2 syahadat di telinga mamahnya tersayang tak lama kemudian wanita yang sangat dicintai sangat dihormatinya pun menghembuskan nafas terakhir dengan sebuah senyuman yang ada di bibirnya.

di kamar ini kau mendidiku dengan caramu dengan sabarnya menghadapi semua kenakalanku kebohongannku di kamar ini juga aq mengantarkanmu dengan sebuah kalimat pengantar untukmu selamanya, semoga Tenang dan bahagia
Buat para reader mohon dikomen dan di rate ya masih banyak sambungan dari cerita ini yang entah ada ending atau gknya mungkin yang tau siapa fadly atau diri TS bisa PM yang jelas TS orang BOGOR hehehe

Part 2 :Seorang Pria Dari Masa Lalu

sebulan berlalu setelah meinggalnya seorang satu satunya orang yang aku sayangi aku tetap tak menangis, entah mungkin karena bingung entah karena apa . Di siang hari itu seperti biasa aku hanya bisa berdiam di kamar tidurku ya kamar tempat meninggalnya mamahku, ku dengar suara pintu gerbang terbuka dan kudengar suara motor Tig.r memasuki halaman rumahku, kubuka kamar dan kulihat siapa yang datang ?seorang pria dengan badan tinggi besar sedang membuka jaket kulit motornya dan membuka helmnya kemudian memakai kacamata hitam dan melihat ke arahku, aku pun bertanya cari siapa,?dia pun hanya tersenyum dan berjalan menaiki tangga menuju ke arahku dan balik bertanya kamu fadly? anaknya S...i?
"ya jawabku dengan bangganya ,dalam pikiranku mungkin teman lama alm mamah karena sudah sebulan ini banyak yang tak menyangka bahwa mamah telah meninggal.

Akupun masuk memutar untuk membuka pintu ruang tamu dan mempersilahkan pria itu masuk ke dalam , masuk om nanti fadly panggilin tante dia pun masuk dan kami pun bersampingan wuahhh tingginya melebihi tinggiku sendiri ku taksir tingginya pasti sekita 2 meter, dia pun langsung duduk kutawari dia untuk minum dia bilang air biasa aja kutinggalkan dia sambil ku panggil nenek atau tante ku pastinya orang itu ingin bertemu dengan salah satu dari keluargaku.

Karena hanya minta air mineral tentunya tak lama buat ku mengambilnya tak lupa aku memberi tahu kepada nenek ada tamu mungkin temannya alm mamah. Suasana canggung karena aku bukanlah seorang yang mudah untuk mengajak atau membuka suatu bahasan untuk obrolan,dia pun berbicara kamu udah gede yah sekarang fad waktu terakhir ketemu kamu masih kecil masih umur 3 bulan lah ucap dia ya namanya juga dikasih makan om klo gk dikasih makan mana bisa gede kaya gini jawab ku secukupnya dia pun tertawa dan langsung mengucap gk jauh beda sifatnya yah ngomong secukupnya dan langsung pada intinya seraya dia melihatku tajam, ada 10 aku menemani dia ngobrol tak lama dia pun bilang kamu memang gk tau siapa saya? ya enggak tau om ketemu aja baru kali ini, dia pun tertawa dan di saat tertawa nenek ku pun masuk ke dalam ruang tamu, dengan muka terkejut dan panik seraya menyuruh ku untuk keluar dari ruang tamu ketika aku mengiyakan karena aku tak peduli dengan urusan atau obrolan apa yang akan mereka bicarakan. Tiba tiba pria itu bilang jangan pernah keluar dari ruang tamu kalau kamu mau tau siapa saya dan siapa kamu sebenarnya.

Suasana pun hening kembali kami bertiga duduk di ruang tamu tidak ada satupun yang berbicara nenek menelfon tanteku untuk segera pulang entah kenapa, dan aku seperti kerbau yang di cucuk hidungnya hanya diam dan membakar sebatang rokok tanpa mempedulikan 2 orang dewasa yang terkejut karena aku sudah merokok. Tak lama Tante ku pun pulang dan sama terkejutnya itu reaksi pertama yang nenek dan tanteku mereka tak bisa menyembunyikan rasa terkejut di hadapanku, ada apa siapa orang ini sebenarnya?

Bogor selain kota sejuta cerita, bogor juga kota sejuta angkot ya om?emoticon-Ngakak

Dilanjut om ceritanya, penasaran dengan yg dateng itu siapa...

Pnataskah dirinya kupanggil Ayah?

Suasana di ruangan itu terasa tegang bunyi detik jam dinding pun hingga terdengar oleh telingaku kulihat ada 3 orang dewasa dihadapanku dengan tensi yang tinggi ingin saling berperang mental tanpa ada ucapan sepatah kata pun dari mereka bertiga.

"Mau ngapain lw kesini sambil duduk di sebelahku yang langsung berhadapan dengan pria yang tak kukenal tersebut, kulirik pria tersebut hanya menghembuskan napas dan mengambil sebungkus rokok dan membakarnya.

"Saya kesini karena mendengar S..i meninggal dan saya punya hak untuk datang dan mengucapkan belasungkawa dan fadly tentunya pasti tidak pernah diceritakan siapa saya sebenarnya, sambil menghisap rokok dan melihat tajam ke arah ku,ada rasa penasaran siapa sih ini orang?

:untuk ucapan belasungkawa kami sekeluarga menerimanya dan terimakasih, tapi untuk fadly tau siapa kamu sebenarnya tidak perlu dan tidak usah,biarkan dia menjadi dirinya yang sekarang yang tau bahwa alm ibunya berjuang sangat keras untuk membesarkan dia sampai saat ini dan kamu tidak perlu mengganggunya lagi jawab neneku dengan tenang.

Tak lama berselang pria itu menghembuskan asap rokok dan mengepulkannya ke atas dan memejamkan mata ," saya tau dulu saya salah, tapi setidaknya sekarang fadly sudah dewasa dan biarkan dia menentukan jalannya sendiri tetap dengan keluarga ibu atau ikut dengan saya Ayah kandungya

Semua mata di ruang tamu langsung tertuju ke arahku,jujur aku pun syok dan gk tau apa yang harus kulakukan atau jawab, badanku gemetar entah menahan tangis atau amarah, aku hanya berusaha untuk agar tetap tenang dan mencoba membakar sebatang rokok untuk menenangkan pikiran,kunyalakan sebatang rokok dan aku pun mulai menjawab sambil membayangkan bagaimana kerasnya alm ibuku yang bekerja untuk ku seorang diri,berjuang tanpa ada rasa lelah hingga sakit nya pun yang parah pun tak dihiraukannya hingga merenggut nyawanya sendiri.

Ku jawab dengan tanpa amarah sedikitpun "Apakah pantas seseorang yang tidak pernah ada kabarnya, seseorang yang tidak pernah menunjukan muka di setiap ulang tahun anakknya, yang tidak pernah tahu bagaimana bila aku ditanya bokap kamu memang kemana fad yang hanya bisa gw jawab dengan seyum selama 17 tahun ini, datang dan menyebut anda adalah seorang Ayah?
Diam? dimana anda disaat aku kebingungan untuk melangkah maju atau tetap diam ketika harus mengambil sebuah keputusan? tanyaku dengan sebatang rokok yang kupegang dan kuacungkan ke arah mukanya.

Saya tau saya salah tapi kamu harus tau kenapa saya harus meninggalkan kamu, karena keluarga alm mamah kamu tidak setuju dengan pernikahan yang berbeda agama dan keluarga ini yang memaksa untuk saya dan mamah kamu berpisah dan bercerai perlu kamu tau itu fadly.

Semakiin terkejut dan tak percaya apa yang kudengar saat ini semua pembicaraan siang ini adalah benar atau bohong apakah aku hanya bermimpi??

Ya semua kebenaran tentang siapa diriku siapa pria yang datang siang itu terungkap semua, aku hanya bisa diam dan termenung di dalam kamar setelah apa yang terjadi di siang tadi.

Yang kuingat hanyalah terjadi adu mulut antara tante dan seorang pria yang mengaku ayah kandungku,sekarang aku tak tahu apa yang harus kulakukan satu ingin ku adalah hilang ingatan agar aku tak pernah tau apa yang terjadi dengan kejadian hari ini .
kulihat layar hp ada sebuah sms masuk,ternyata teman rumahku yang berisi ke lapangan sekarang gw tau tadi ada ribut ribut di rumah lw, gw gak sengaja nguping karena tadi siang gw ke rumah lw buat jenguk gimana kabar lw.

Tanpa pikir panjang akupun berganti celana panjang dan kuambil jaket tanpa berpamitan aku langsung keluar menuju lapangan yang dimaksud temanku tersebut


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di