alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tuti Tursilawati: Arab Saudi eksekusi TKI tanpa pemberitahuan, Indonesia protes
2.6 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd9d91e925233f1798b4567/tuti-tursilawati-arab-saudi-eksekusi-tki-tanpa-pemberitahuan-indonesia-protes

Tuti Tursilawati: Arab Saudi eksekusi TKI tanpa pemberitahuan, Indonesia protes

Tuti Tursilawati: Arab Saudi eksekusi TKI tanpa pemberitahuan, Indonesia protes



30 Oktober 2018

Tuti Tursilawati: Arab Saudi eksekusi TKI tanpa pemberitahuan, Indonesia protes

Indonesia melayangkan protes langsung kepada Arab Saudi yang telah menghukum mati tenaga kerja Indonesia Tuti Tursilawati tanpa pemberitahuan.

Menteri Luar Negeri Retno Masudi telah memanggil duta besar Saudi di Jakarta Selasa (30/10) untuk menyampaikan "protes secara langsung" dan juga menyampaikan "keprihatinan mendalam" karena eksekusi dilaksanakan tanpa "notififikasi" kepada pemerintah Indonesia.

Sebelum Tuti dieksekusi, Menlu Retno juga telah menyampaikan kasus Tuti kepada menteri luar negeri Arab dalam pertemuan di Bali pada tanggal 23 Oktober lalu.

Keluarga Tuti di Majalengka, Jawa Barat, telah diberitahu dan menyatakan "ikhlas menerima keputusan meskipun mereka menampakkan kekagetan," kata Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia, Kemenlu.

"Baru tanggal 19 (Oktober) lalu Tuti mengontak melalui video call dan tak menyampaikan indikasi apapun akan dilakukan eksekusi. Bahkan tanggal 28 (Oktober), KJRI Jeddah mengontak dan Tuti menyampaikan dalam kondisi sehat," tambah Lalu.

Eksekusi dilakukan pada Senin (29/10) pada pukul 09:00 waktu setempat dan pihak KJRI Jeddah ikut melakukan salat dan pemakaman di Thaif. Tuti adalah TKI Indonesia kelima yang dieksekusi sejak 2011.

Meminta perjanjian notifikasi

Sejak hukuman mati pertama sampai saat ini, Indonesia telah melayangkan protes karena lima eksekusi sebelumnya juga dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

"Sejak eksekusi pertama tahun 2011 belum pernah ada yang diberikan notifikasi oleh pemerintah saudi. Sejak eksekusi kedua tahun 2015, kita meminta kepada pemerintah saudi untuk memberikan notifikasi secara tertulis ataupun lisan," kata Lalu.

Terkait dengan protes terakhir, Lalu menyatakan belum ada jawaban resmi dari Arab Saudi dan hanya jawaban bahwa "praktek di Arab Saudi memang begitu."

Tetapi dalam pertemuan di Bali dengan menteri luar negeri Saudi, Menlu Retno secara resmi meminta agar negara kerajaan itu mempertimbangkan perjanjian Mandatory Consuler Notification, atau memberitahu bila terjadi eksekusi.

Indonesia memiliki perjanjian seperti ini dengan sejumlah negara namun Arab Saudi tak memiliki kesepakatan itu.

"Protes yang kita buat, kita harapkan dapat memperkuat momentum untuk mempertimbangkan usulan menandatangani perjanjian mandatory consuler notification sehingga kejadian yang terjadi seperti saat ini dapat dihindari di kemudian hari," kata Lalu.

Sementara itu Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif Migrant CARE, organisasi pekerja migran, mengatakan saat ini ada 19 tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi yang masuk dalam daftar hukuman mati.

"Ini tantangan berat bagi pemerintah," kata Wahyu terkait atas permintaan agar negara kerajaan itu mempertimbangkan menerapkan langkah notifikasi atas eksekusi.

Wahyu juga mengatakan ia percaya semua kasus yang menimpa TKI terpidana mati karena membela diri namun tertutupnya proses peradilan menyulitkan TKI mendapatkan sidang yang adil.

"Kasus-kasus (TKI terpidana mati) hampir semua adalah upaya untuk pembelaan diri, kekerasan dan bahkan ada percobaan perkosaan oleh majikan atau orang lain," kata Wahyu.

Ia juga mengatakan saat ini momentumnya tepat untuk menuntut Saudi di tengah kasus pembunuhan wartawan veteran Jamal Khasoggi.

Tuti divonis mati karena membunuh majikannya. Namun Tuti membela diri, kata ibunya, Iti Sarniti, yang sempat bertemu dengannya pada April lalu selama sekitar satu setengah jam.

Tuti (39) disebutkan memukul majikannya, seorang pria tua di rumah majikannya di Thaif, sekitar 80 kilometer dari Mekah pada Mei 2010.

Ibu Tuti - Iti, seperti dikutip dalam acara MataNajwa akhir Maret lalu menyatakan, "Tuti dibujuk untuk berhubungan badan oleh majikannya yang sudah tua dan duduk di kursi roda. Suatu hari, Tuti jengkel dan mendorong kursi roda yang dipakai kakek itu."

"Ya cuma katanya didorong kursinya, terus jatuh, dibawa ke rumah sakit, tiga hari baru meninggal. Apa itu namanya pembunuhan?" kata Iti saat itu.

Pemerintah Indonesia sendiri telah meminta pemerintah Saudi agar mengurangi hukuman terhadap Tuti, termasuk dengan surat yang dilayangkan Presiden Joko Widodo kepada Raja Salman pada 2011 dan 2016.

Sumber Berita

================================================
Komen TS

Syukur Alhamdulillah, pembunuh ini sudah dihukum pancung..
Sangat membahayakan keselamatan orang lain jika pembunuh ini dibiarkan berkeliaran, tidak terbayangkan kerusakan yang ditimbulkan dan korban pembunuhan lain yang darahnya tertumpah dan jatuh bergelimpangan.

Itu hukuman yang diterima sudah setimpal


Wajar aja dapat hukuman mati, masa diperkosa kok dibales membunuh.. kan ga bener tuh

Kalo diperkosa ya bales memperkosa, itu baru bener

Nastaik-nastaik dajjal akan memelintir kasus ini dan menggunakannya sebagai alat untuk menyerang ajaran Islam
Diubah oleh l4d13put
Halaman 1 dari 2
Kalo ditampar, balas menampar
Kalo diperkosa, balas memperkosa
Kalo dibunuh, balas membunuh

Semua demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Pemikiran barbar, kolot, ketinggalan jaman

Jadi kapan lu lari sempakan deoan istana?
Balasan post rickreckt
kalo nanti keluarga lo dibunuh, lo ga usah nuntut hukuman mati ya
Quote:
Balasan post l4d13put
Quote:


Dia itu disiksa, di perkosa, dan berulang2, mencoba membela diri, meski bablas kebunuh.. Bukan bunuh karena dia itu psycho atau begal atau apa

Goblok bener lu,

jadi kapan lu lari sempakan depan istana? Memang di AGAMAmu diajarkan berbohong sih..
Diubah oleh rickreckt
Balasan post rickreckt
ngarang alibi tuh, ga ada buktinya disiksa dan diperkosa

yg bener adalah dia ngrampok trus ketahuan, karena panik langsung membunuh.. akhirnya kabur tapi ketangkep, trus ngarang cerita abis diperkosa
Cuma protes..mbok sekali2 Indonesia gahar sama negara lain.. boikot,penarikan dubes atau apa..sama Arab menggigil..raja Salman datang Joko pegang sekop sendiri..nunduk2..
Balasan post l4d13put
Quote:


Ohh.. Bener2 di AGAMAmu mengajarkan pemikiran kayak gini, pantas tutup mata sama saudi, mau gimanapun saudi bakal dibela, tidak pernah salah..

Jadi kapan lu lari sempakan depan istana?
Quote:


Ya semoga keluarga lu kalau ga anak lu merasakannya di kemudian hari ...

Btw udah lari lari pakai sempak belum?? emoticon-Big Grin
Diubah oleh ferina.
Balasan post l4d13put
Quote:


kata siapa??? di pengadilan aja ngga boleh dapet pendampingan dari pengacara

dan ternyata, pemerintahan RI yang sekarang.. sudah ada kesepakatan untuk mengirim kembali TKI pekerja rumah tangga ke negara arab..

Pengiriman TKI Pekerja Rumah Tangga sudah dihentikan oleh Presiden SBY.. kalo TKI bermasalah hukum, apakah bisa didampingi pengacara???

Indonesia dan Arab Saudi Sepakat Sistem Satu Kanal TKI
http://www.beritasatu.com/ekonomi/516035-indonesia-dan-arab-saudi-sepakat-sistem-satu-kanal-tki.html
Diubah oleh tukangkredit
Balasan post nibrashilmy
Quote:


Pengiriman TKI Pekerja Rumah Tangga ke Arab Saudi sudah dihentikan oleh Presiden SBY.. kalo TKI Pekerja Rumah Tangga bermasalah hukum, apakah bisa didampingi pengacara???

dan ternyata, pemerintahan RI yang sekarang.. sudah ada kesepakatan untuk mengirim kembali TKI pekerja rumah tangga ke negara arab..

Indonesia dan Arab Saudi Sepakat Sistem Satu Kanal TKI
http://www.beritasatu.com/ekonomi/516035-indonesia-dan-arab-saudi-sepakat-sistem-satu-kanal-tki.html
Diubah oleh tukangkredit
Quote:
nah itu.. pekerja perempuan di sektor informal rumah tangga itu rawan sekali,,,bagaimana pengawasan atau monitoring pihak Kedubes dan atase..Joko itu sering ngomong bukan untung rugi..dalam urus negara...tapi cuma valuta asing TKI TKW yg di pikir..filipina saja mengirim TKW nya dengan ketat sekali,,ini Indonesia yang sombong,konon nya ekonomi maju,inflasi rendah..cuma setaraf Banglades dalam masalah TKW..

Ayo dong mana nih pemuja arab.. demo bersilid-silid lagi lah..
Quote:


Mantap bener ajaran agama ente bro, klw entar saudari ente atau emak ente yg milf ane perkosa, maka saudari dan emak ente harus perkosa balik ane sebagai pembalasannya. Gw rela bro... pm nocan emak atau saudari loe bro biar gw perkosa klw gw ada waktu.
emoticon-Recommended Seller
Diubah oleh jhonlenon60
males kasi tau , nanti dipanjang2in lagi sama media, dihebohin ujung2nya kasi duit atau cuma ribut2 doang......kan yang di sono cuma pengen si ini mati..ga pengen ambil pusing gitu emoticon-Ngacir
gw ada kenalan pernah kerja disono. katanya hukum nya berpihak orang sono.
emoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancisemoticon-Kroasiaemoticon-Perancis
udah 5 kali kejadian emoticon-Matabelo
Diubah oleh nicopm
Balasan post ferina.
Quote:


Amin YRA ya Allah semoga didengar doanya
majikan mah bebasemoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di