alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan Suramadu
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd9b7e59e740453508b4567/jokowi-dinilai-kampanye-terselubung-di-jembatan-suramadu

Jokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan Suramadu

Jokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan SuramaduJokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan Suramadu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan mengacungkan jari nomor 01 saat pembebasan tarif to Jembatan Suramadu, Sabtu (27/10). (Merdeka.com/Titin Supriatin)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengubahan status Jembatan Suramadu dari jembatan tol biasa menjadi non tol oleh calon presiden Joko Widodo pada Sabtu (27/10) lalu berbuntut panjang. Kebijakan Jokowi ini dinilai erat kaitannya dengan kepentingan Pilpres 2019.


Simak:

Pembebasan tarif Jembatan Tol Suramadu dipandang sebagai upaya Jokowi merebut suara pendukung Prabowo Subianto di Madura, Jawa Timur. Diketahui, Pilpres 2014 lalu pasangan Prabowo-Hatta berhasil meraup suara cukup signifikan di Bangkalan (81%), Pamekasan (73%), Sumenep (57%) dan Sampang (74%).

Baca Juga:


Dengan kondisi tersebut, maka Jokowi dinilai sangat berkepentingan untuk merebut suara demi kepentingan Pilpres 2019. Salah satu caranya, membebaskan tarif tol di Jembatan Suramadu.
Setidaknya, fakta itulah yang menjadi latar belakang Forum Advokat Rantau (FARA) kemudian melaporkan Jokowi ke Bawaslu sebagai pelanggaran kampanye atau kampanye terselubung.



Baca juga: 

LSI: Jokowi-Ma’ruf Amin Berpotensi Menang Telak
 Ferry Juliantono Percaya Kekuatan Doa dan Sosial Media Menangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

“Patut diduga hal tersebut adalah pelanggaran kampanye (kampanye terselubung) karena dilakukan langsung di Jembatan Suramadu dan pada masa kampanye serta diviralkan melalui media massa,” ujar pelapor atas nama Rubby Cahyady, anggota FARA melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Baca Juga:


Menurut Rubby, Jokowi adalah seorang calon presiden untuk periode 2019-2024 yang kebetulan tengah menjabat sebagai presiden periode 2014-2019.

Baca juga: 

PBNU Berharap Presiden Jokowi Angkat Menteri Urusan Pesantren

Pemerintah Didesak Segera Sahkan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren
RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Disambut Baik PP IKBAL TABAH Lamongan

“Terlebih di saat peresmian tersebut banyak yang menunjukkan simbol salam satu jari, yang merupakan citra diri Pak Jokowi selaku Capres RI,” kata Rubby.

Simak:

Dia menuturkan, FARA menjalankan salah satu fungsinya untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, bersih, adil dan bermartabat. “Dengan ini melaporkan dugaan kampanye terselubung yang dilakukan oleh Pak Jokowi tersebut, dikarenakan berpotensi merugikan peserta Pemilu lainnya, sebagaimana dinyatakan di dalam Pasal 282 juncto Pasal 386 juncto Pasal 547 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” jelas Rubby.

Baca Juga:
Dihadapan Ribuan Kader Nasdem Jatim, Jokowi Curhat Soal PKI
Presiden Jokowi Kecam Serangan Israel ke Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza

Jokowi Dinilai Kampanye Terselubung di Jembatan Suramadu


Baca Juga:
Fahri Hamzah: Bahaya Apabila Semua Dilawan Pakai Polisi
Rezim Kerap Kriminalisasi Ulama, Yusril Puji Keberanian Majelis Hakim PN Jakpus Terkait Kasus Alfian Tanjung

SUMBER BERITA: https://nusantaranews.co/jokowi-dinilai-kampanye-terselubung-di-jembatan-suramadu/




Quote:
laporin aja....ntar juga malu sendiri sebab si beye yg nanti bakal ditelanjangin.
Caper yg laporin emoticon-Ngakak
Balasan post suralia
Quote:


karena itu warisan beye ya?


sekalian dong jok, tol JOR lo gratisin emoticon-Ngakak

nanggung amat cari mukanya emoticon-Ngakak


Quote:


Suramadu itu BUKAN jalan tol. Suramadu itu dibangun dengan dana APBN, bukan dengan sistem BOT dengan swasta. Jadi semestinya emang gratis sejak awal. makanya motor gratis. mana ada jalan tol buat motor?
Balasan post suralia
Quote:


lalu kenapa yg mobil bayar gan?
Quote:


kalo bgitu kenapa gak dari awal jabat aja digratisin,,kok pas menjelang pilpres baru digratisin.
mau pilpres digratiskan

ulah siapa ini
sukak sukak dia lah dia presiden kalau mau kaya dia jadilah presiden dulu
Setuju, harusnya jokowi ga usah kemana" & ga usah ngapa"in, dirumah ajaemoticon-Kagets
Quote:


mungkin karena ini kali ya,

Sumber Pembiayaan Jembatan Suramadu termasuk dalam sumber pembiayaan konvensional yang diperoleh dari APBN dan APBD Propinsi Jawa Timur serta APBD Kota Surabaya dan 4 kota di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Pembiayaan pembangunan Suramadu 55 persen ditanggung pemerintah, sedangkan 45 persen sisanya pinjaman dari China. Dari total biaya pembangunan Suramadu sebesar Rp 4,5 triliun, sekitar Rp 2,1 triliun di antaranya harus berutang kepada China. Namun, ternyata setelah beroperasi selama 16 bulan masih mengalami kendalan dana dalam pembayaran ke 17 vendor sehingga harus ditemukan solusi untuk segera melunasi utang sebesar 80 miliar ini.
Quote:


td ane baru ngutip pembiayaan diatas.
mungkin baru sekarang utang2 ke vendor2nya lunas kali gan.
lagian kan buat majuin madura juga ini.
ambil sisi positifnya aja deh, gratis. mo pilih jkw boleh ngga jg kenapa2.
Diubah oleh suralia
emoticon-Ngakak
Terselubung apa Tersandung
gratis ribut, bayar ngamuk. pret kampret.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di