alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd966a4ded77033328b4578/ketika-limbah-pabrik-gula-telan-korban-jiwa

Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa

Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa
Ilustrasi gula
Setelah limbah menimbulkan busa putih di Kali Bekasi, Jawa Barat, terbaru limbah pabrik memakan dua korban.

Satu korban Sujiani (72), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengalami luka bakar hingga akhirnya meninggal. Sedangkan korban bernama Muhammad Rahmad (36) warga Desa Mranggonlawang, Kecamatan Dringu, juga mengalami hal serupa tapi masih dirawat intensif di rumah sakit.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (7/10/2018). Saat itu, Sujiani yang sedang berkegiatan di dekat lokasi pembuangan limbah, jatuh dan terperosok ke dalam lubang berisi abu pembuangan. Lubang berlokasi di lahan milik Mustofa, warga Desa Sebaung.

"Lubang limbah tak ada pagar pengaman. Ukurannya sekitar 30×40 meter. Saat terperosok, korban tak langsung dapat pertolongan karena situasi sepi. Tak lama kemudian ada warga yang melintas dan menolongnya. Korban mengalami luka bakar dari kaki hingga paha bagian atas," katanya seperti dilansir Kompas.com, Selasa (30/10).

Sujiani sempat dirawat di puskesmas setempat, tapi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Waluyo Jati Kraksaan dan dirawat selama 10 hari.

"Oleh dokter spesialis di rumah sakit, ibu Sujiani disarankan untuk diamputasi karena kedua kakinya mengalami luka parah. Namun, apa yang disarankan oleh dokter tersebut tak disetujui keluarganya," kata Didik Abdurrohim, Camat Banyuanyar, seperti dikutip TIMES Indonesia, Selasa (30/10).

Kondisi Sujiani yang tak kunjung membaik pun membuatnya kehilangan nyawa pada Senin (29/10). Menanggapi laporan yang masuk pada Selasa (30/10), tim penyidik dari Satreskim pun bergegas mendatangi lokasi pembuangan limbah yang terletak di Dusun Dusun Pring RT. 03 / RW. 01 Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Di lokasi itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga tempat pembuangan limbah tersebut milik Pabrik Gula (PG) Wonolangan dan PG Sebaung Gending yang terletak tak jauh dari sana.

Selain itu, polisi juga mengambil sampel limbah abu di lokasi berbeda, berjarak sekitar 20 meter ke arah timur dari lokasi pertama. Lahan pembuangan dengan kedalaman enam meter ini masih dimiliki oleh Mustofa.

Di lokasi kedua ini polisi menemukan beberapa pegawai PG Sebaung Gending yang sedang memasang papan peringatan. Namun, tak ada satu pun yang mau memberikan keterangan lebih lanjut, kecuali mengaku diperintah oleh pihak pabrik untuk memasang pagar pascakematian Sujiani.

"Kami melihat di sekitar tempat pembuangan ini tidak ada pagar yang benar-benar aman bagi manusia dan hewan. Tanda peringatan berbahaya pun baru dipasang pasca-ada korban jiwa," ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto, dalam Warta Bromo saat berada di lokasi pembuangan limbah, Selasa (30/10).

Dari hasil penyelidikan itu pun, AKP Riyanto menduga adanya indikasi pembuangan limbah abu sisa pembakaran yang tak sesuai prosedur. Karenanya, ia mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki pengelolaan limbah tersebut lebih lanjut -- dari pascaproduksi di PG Sebaung Gending dan PG Wonolangan hingga dibuang di Desa Klenang Lor.

"Dan bila nanti ditemukan ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan, polisi akan memproses dengan hukum yang berlaku," ujar AKP Riyanto dikutip Kumparan.
Tanggapan pihak pabrik
Menanggapi hal ini, Manajer Pengelolaan PG Wonolangan, Yus Asmoro, angkat bicara. Menurutnya, limbah tersebut sudah lama -- sisa pemakaian bahan bakar ketel pada kurun 2005 hingga 2010.

Namun, abu yang sudah dibuang itu diduga masih menyimpan panas karena mengandung ampas gula dan karbon. Kondisinya makin panas ketika terpapar matahari.

Saat itu, pembuangannya ditangani pihak ketiga melalui kerjasama. Kendati demikian, ia berjanji akan tetap bertanggung jawab atas jatuhnya korban.

Sementara itu, untuk penanganan di lokasi pembuangan limbah, pihak PG Wonolangan sudah mendatangi lokasi dan segera melakukan pembenahan. Misalnya saja dengan memasang pagar pengaman agar warga tidak melintas.

PG Wonolangan juga mengerahkan alat berat untuk meratakan tumpukan abu ketel. "Maksimal hanya 30 sentimeter dari tanah, lalu diberi lapisan tanah lagi agar tidak berbahaya," sambungnya.
Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...an-korban-jiwa

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa Lion Air JT610 jatuh di Karawang

- Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa Bencana informasi yang mengitari jatuhnya Lion Air

- Ketika limbah pabrik gula telan korban jiwa Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di