alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd952f5947868147a8b4584/setelah-ma-kabulkan-gugatan-oesman-sapta

Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta

Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menyampaikan arahan saat membuka Konsolidasi Pemenangan dan Pembekalan Caleg Prov/Kab dan Kota Partai Hanura di Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).
Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan uji materi yang diajukan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang. Uji materi dilakukan terhadap Peraturan KPU (PKPU) Nomor 26 Tahun 2018 yang memuat larangan pengurus partai politik menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Uji materi terdaftar dengan nomor 65/P/HUM/2018 dengan KPU selaku pihak termohon. Juru bicara MA, Suhadi membenarkan bahwa uji materi Oesman dikabulkan pada 25 Oktober 2018 lalu.

Oesman Sapta Odang dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam sidang paripurna di Senayan Jakarta, Selasa (4/4/2017) lalu. Jabatan Ketua DPD itu melengkapi jabatan lainnya yang sudah dipegang Oesman, yaitu Wakil Ketua MPR dan Ketua Umum Partai Hanura. Oesman pernah menjadi sorotan karena rangkap jabatan itu.

Pada Pemilu 2019, Oesman kembali mencalonkan diri melalui menjadi anggota DPD melalui daerah Kalimantan Barat. KPU mencoret Oesman dari daftar caleg DPD pada 20 September 2018 lantaran tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik.

KPU mencoret Oesman berdasarkan Peraturan nomor 26/2018 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilu anggota DPD. Peraturan itu melarang pengurus partai pusat, provinsi, dan daerah menjadi bakal calon anggota DPD. Pencalonan anggota DPD itu pun harus menyertakan surat pengunduran diri dari partai.

Aturan tersebut mewajibkan calon sementara anggota DPD menyerahkan salinan surat keputusan pemberhentian dan/atau surat pernyataan pengunduran diri dari kepengurusan parpol paling lambat 19 September 2018 pukul 24.00 WIB atau satu hari sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT).

Jika tidak ada bukti surat tersebut, maka KPU RI tidak bisa menetapkan caleg tersebut ke dalam (DCT) pemilu 2019. KPU pun mencoret nama Oesman Sapta dari daftar tetap caleg DPD.

KPU membuat aturan tentang pencalonan anggota DPD sebagai respons atas putusan Mahkamah Konstitusi nomor 30/PUU-XVI/2018 pada 23 Juli 2018. MK mengabulkan gugatan Muhammad Hafidz tentang syarat pencalonan anggota DPD pada Undang-Undang Pemilu yang tidak mencantumkan larangan pengurus partai politik.

Pasal 182 huruf (i) Undang-Undang Pemilu menyebutkan syarat pencalonan anggota DPD, yaitu bersedia tidak berpraktik sebagai akuntan publik, advokat, notaris, pejabat pembuat akta tanah, dan/atau tidak melakukan pekerjaan penyedia barang dan jasa yang berhubungan dengan keuangan negara, serta pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan tugas, wewenang, dan hak sebagai anggota DPD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan putusan MK, frasa pekerjaan lain harus mencakup pengurus (fungsional) partai politik. MK menganggap anggota DPD merupakan representasi daerah sehingga harus ada pembatasan mengenai syarat pencalonan.

Komisioner KPU Wahu Setyawan mengatakan, akan menunggu salinan putusan MA sebelum dibawa ke rapat pleno. KPU, kata Wahyu, akan meminta pertimbangan Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung guna memastikan ketentuan hukumnya.

"Putusan MA, substansinya tidak sama dengan putusan MK, inikan dua produk hukum, KPU harus mengikuti hukum, putusan yang substansinya berbeda kan kita perlu bertanya, kepada lembaga yang mengeluarkan putusan tersebut," kata Wahyu melalui Antaranews.

Wahyu menambahkan keputusan MK sudah terang benderang dan tidak multitafsir, sehingga pihaknya cukup kaget dengan keputusan MA tersebut.

Sebelum meraih kemenangan di MA, Oesman sempat menggugat pencoretannya ke Bawaslu namun ditolak. Selain mengajukan gugatan ke MA, Oesman pun melakukan gugatan atas putusan KPU ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra, mengatakan akan terus melakukan perlawanan terhadap putusan KPU yang tidak meloloskan Oesman sebagai calon anggota DPD.

Meski menang gugatan di MA, kuasa hukum tidak mencabut gugatannya di PTUN, selama KPU belum mengubah status Oesman dari yang semula tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPD menjadi memenuhi syarat.

"Kalau KPU masukkan, gugatan di PTUN kami cabut. Tapi kalau KPU tetap ngeyel, ya kami lawan terus," kata Yusril melalui Kompas.com, Selasa (30/10/2018).

Dengan dikabulkannya permohonan uji materi oleh MA, Yusril optimistis PTUN akan mengabulkan gugatan yang sama sehingga argumentasi hukumnya semakin kuat.
Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...n-oesman-sapta

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta Taufik jadi tersangka, Amien Rais tak digubris

- Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta Kemenhub inspeksi ulang Boeing 737 Max 8 milik Lion dan Garuda

- Setelah MA kabulkan gugatan Oesman Sapta Zumi Zola jadi gubernur Jambi karena kemauan ayah



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di