alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi: Kita Telepon Menlu Saudi Protes Eksekusi Mati TKI Tuti
2 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd93121dad77028068b4568/jokowi-kita-telepon-menlu-saudi-protes-eksekusi-mati-tki-tuti

Jokowi: Kita Telepon Menlu Saudi Protes Eksekusi Mati TKI Tuti

Jokowi: Kita Telepon Menlu Saudi Protes Eksekusi Mati TKI Tuti

Kerajaan Arab Saudi mengeksekusi mati Tuti Tursilawati (33), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tanpa pemberitahuan ke pemerintah Indonesia. Presiden Jokowi menyampaikan protes atas eksekusi tersebut

Jokowi mengatakan sudah menerima informasi Tuti dieksekusi mati pada Senin (29/10). Pihak KJRI menurut Jokowi tidak menerima informasi mengenai eksekusi itu.

"Dan seperti yang lalu, KBRI-KJRI ini tidak dapat pemberitahuan awal tentang akan dieksekusinya Ibu Tuti. Kita sudah menelepon Menteri Luar Negeri Arab Saudi protes soal eksekusi itu. Saat ke sini minggu lalu, sampaikan ke Menlu Arab soal perlindungan TKI di sana," kata Jokowi saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Jokowi mengatakan, permintaan perlindungan TKI juga selalu disampaikan Menlu Retno LP Marsudi saat bertemu Menlu Arab Saudi.

"Dan juga kita sudah memanggil Duta Besar Indonesia untuk Arab untuk dapat sampaikan kembali protes kita, karena tidak adanya notifikasi. Kemudian juga Kementerian Luar Negeri saya perintahkan beri fasilitas bagi keluarga Bu Tuti ke sana sebanyak tiga kali," jelasnya.

Eksekusi mati disebut Jokowi menjadi kejadian yang berulang, meski sudah disampaikan ke Menlu Arab Saudi agar memberikan perlindungan bagi TKI di Arab Saudi.

"Ini kan sudah berulang disampaikan langsung ke Sri Baginda Pangeran Muhammad (Menlu Arab Saudi), sudah berkali kali, dubes juga terus lakukan upaya itu," katanya.

https://news.detik.com/berita/d-4281...431.1502044441

EMANGNYA DGN PROTES NYAWA TUTI BISA BALIK???

APA CUMA SPEAK-SPEAK AJA emoticon-Leh Uga
Diubah oleh nevertalk
Halaman 1 dari 2
Jokodok pengen jatah 72 lubang dan tanah kavlingan dicabut..
emoticon-Marah
Diubah oleh kbeniadip
Sibuk dgn palestina..
Dr dulu emg begitu walaupun muslim terbesar di dunia..arab saudi sekutu mamarika..indonesia msh sebelah mata
sebelumnya udah kejadiankan, kenapa gak belajar dari kasus sebelumnya agar gk terulang lagi.

bullshit
Halah, wis kadung kang kang...tarik balik saja semua tki tkw, sediakan lapangan kerja. Kalau merasa tak mampu ya serahkan saja sama yang mampu, ngono wae kan gampang...
Telpan telpon terus yo ngopo? Rak ono gunane...
emoticon-Cape d...
suruh wak doyok aja yg telepon, beliau ahli komunikasi
Jokowi: Kita Telepon Menlu Saudi Protes Eksekusi Mati TKI Tuti
Quote:
Ditangkap tahun 2010, divonis mati tahun 2011, 2 presiden gagal membatalkan proses hukuman matinya..
telepon anies aja

Jokowi: Kita Telepon Menlu Saudi Protes Eksekusi Mati TKI Tuti
Sibuk peresmian.
Walopun protes kek nya g didengerin
Negara kita g punya nilai tawar di mata arab
ngimpi mau lawan arab...di ga bolehin arab jemaah haji beribadah disana baru nyahok...

mau masuk surga ya mau ga mau ya harus nunduk ke arab,telp kesana cuma prosedur,protes dikit-dikit dari pada ga ngelakuin apa-apa..mau nunjukin kalo indonesia tegas dalam masalah ini dengan tidak mengirim jemaah kesana nanti malah di protes sama yang "gila" surga..
Di kashogi kan
kenapa gak telpon mbah rijik, yang katanya punya hubungan baik ama kang salman
















emoticon-Cool
Arab dilawan
Mau diazab?
Warga Palestina ditembak Israel ribut, warga sendiri dipancung Arab karena membela diri melawan majikan yg sering memperkosa dan melecehkan secara seksual, pada diem. emoticon-Bingung
Quote:


Rijek gk punya telpon
Katanya bid'ah
Quote:


emoticon-Leh Uga
Mungkin salah eksekusi orang gan

Mestinya si anu....
jgn macem macem sama ngarab
mau dikurangin jatah kuota hajinya
emoticon-Ngakak
Yg punya tanah suci mau dilawan:nyakak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di