alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sebelum Dieksekusi, TKI Majalengka Video Call dengan Keluarga
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd92ddedcd77079338b4573/sebelum-dieksekusi-tki-majalengka-video-call-dengan-keluarga

Sebelum Dieksekusi, TKI Majalengka Video Call dengan Keluarga

MAJALENGKA, REQNews –Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka, Tuti Tursilawati, dihukum mati di Arab Saudi.


Meski terkejut dan sangat berduka, pihak keluarga mengaku pasrah.


Tuti dikabarkan telah dieksekusi di Thaif, Arab Saudi, Senin 29 Oktober 2018, pukul 09.00 waktu setempat.

Iqbal mendatangi rumah orang tua Tuti di Blok Manis Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Selasa 30 Oktober 2018 

[url= [url]http://requisitoire-magazine.com/2018/10/31/parah-tempat-man…apai-1-500-titik/[/url] ‎]Parah! Tempat 'Mangkal' Penyuka Sesama Jenis di Jabar Capai 1.500 Titik[/url]


Ibu kandung Tuti, Iti Sarniti sangat syok dan tak bisa menyembunyikan rasa dukanya.

Dia mengaku sangat terkejut dan tak mendapat firasat apapun mengenai pelaksanaan hukuman mati yang dialami putrinya.

Apalagi, Iti mengaku melakukan video call dengan Tuti pada 19 Oktober 2018. Saat itu, Tuti tetap ceria seperti biasanya dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan segera dieksekusi.

‘’Cuma memang biasanya kalau video call paling setengah jam. Waktu (video call tanggal 19 Oktober) itu sampai 1,5 jam. Dia tetap ceria, nanya kabar keluarga dan segala macam, ‘’ kata Iti.

Meski sangat bersedih, namun pihak keluarga sudah pasrah dengan hukuman yang menimpa Tuti.

Pihak keluarga pun menyadari, pemerintah sudah berupaya maksimal untuk menolong Tuti.

Bahkan, pemerintah sudah memfasilitasi pertemuan keluarga dengan Tuti di penjara Arab Saudi hingga empat kali.

Terakhir, keluarga bertemu dengan Tuti pada 2017 silam. Setiap kali bertemu dengan keluarganya itu, Tuti selalu ceria dan tidak pernah menunjukkan kesedihannya.

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (BHI), Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan, pihaknya juga terkejut dengan pelaksanaan eksekusi yang dialami Tuti.

Pasalnya, tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak Arab Saudi.

‘’Kami kaget karena memang tidak ada kabar sebelumnya, ‘’ kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menolong Tuti. Namun ternyata, hukuman mati tetap dijatuhkan kepada Tuti. (RYN)


makin aneh keluarga di kasi tau pemerintah ngga
Lha katanya seimin?
Balasan post vxvxvx
Quote:


beda mahzab gan..

di internal islam sendiri tetep aja kasta
Ini gara2 apa ya msk penjaranya?
demo dong kedutaan arab......... masa eksekusi diam diam
berani gk putus diplomasi dengan arab ?

Majikan dan babu
Balasan post justausername
Quote:


bunuh majikan, padahal majikannya yang bejat
emoticon-Turut Berduka
Bendera serupa dgn bendera Arab tapi berwarna hitam dibakar mencak-mencak sampe bendera negara sendiri diturunkan, giliran warga negara sendiri dipancung Arab secara sepihak pada diem, kain lebih berharga dari nyawa ?
masih abad ke 15. beda tempat beda abad.
Quote:


tki loe dipancung tu



emoticon-Traveller
Diubah oleh kelazcorro
Balasan post kelazcorro
gue rajanya kagak di kasih tau. sialan itu raja salmon. tar gue jadiin sarden aja biar kagak enak sekalian. eh, cendol deh buat lo.
Diubah oleh kingoftki
Quote:


adaa penjelasan bro...kenapa majikan bejatt....



?
Balasan post TheTenant
Gua jadi penasaran dah tu pemuda yg merkaos dia di perjalanan itu dihukum sesuai 'ketentuan' yg seperti apa ?? Lama2 heran deh ama cabulnya mereka2 ini emoticon-Mad
Balasan post donal.duck
Hahaha
Balasan post ridwan811951
cowo nya ga salah gan,yang salah cuma wanita nya..siapa suruh bodi nya mengundang nafsu sang cowo(itu menurut mereka)..apalagi kalo ga ada saksi yang menyaksikan pemerkosaan itu berlangsung..jangan berharap yang merkosa bisa kena hukumanan

lagian disana mereka masih anggap yang kerja sama mereka itu babu/budak..pada zaman nya babu/budak boleh di perkosa sama majikan CMIIW,jadi berlandaskan kebiasaan orang dulu lah dengan gampang ini terjadi,makanya banyak TKI yang di perkosa(yang terungkap,yang diam2 di perkosa pasti banyak yang ga mau melapor)

sedih memang..
Hukum macam apa nyawa dibayar nyawa
Balasan post ridwan811951
Bener gan tetangga di kampung ane jg dlu pulang mlendung.. di ajar pake stik baseball mulu kali yakk.. emg pasti pada begitu yak kalo di sono ?? emoticon-Mad


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di