alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd908a2925233cb658b4567/setelah-tuti-tursilawati-masih-13-wni-terancam-eksekusi-mati

Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati

Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati

TEMPO.COJakarta - Selain Tuti Tursilawati masih ada 13 warga negara Indonesia atau WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi. Hal ini disampaikan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhamad Iqbal.
"13 WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi itu baik yang berada di wilayah Jeddah maupun wilayah Riyadh," kata Iqbal di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.
 
Iqbal mengatakan, sejak 2011 hingga 2018, ada 103 WNI yang terancam hukuman mati. Dari jumlah tersebut, pemerintah telah berhasil membebaskan 85 WNI dari hukuman mati. Kemudian, sebanyak 5 WNI telah dieksekusi salah satunya Tuti Tursilawati pada Senin, 29 Oktober 2018. Adapun 13 WNI lainnya masih terancam.

Menurut Iqbal, proses hukum para WNI yang terancam hukuman mati di Arab Saudi baru sampai tahap pengadilan umum atau yang paling awal. Namun, kata Iqbal, ada juga yang sudah inkrachtatau berkekuatan hukum tetap.
Putusan yang sudah inkrach merupakan hukuman dengan tingkatan ta'zir atau yang paling ringan. "Jadi masih bisa diupayakan pemaafan melalui raja," ujar Iqbal.
Dari 13 WNI, kata Iqbal, yang mendapat hukuman berat adalah Eti binti Toyib, buruh migran asal Majalengka, Jawa Barat, yang satu kampung dengan Tuti Tursilawati. Eti mendapat hukuman mati qisas yang satu tingkat lebih berat dari ta'zir. Artinya, kata Iqbal, yang bisa memaafkan adalah ahli waris korban.
Saat ini, pemerintah masih berupaya melakukan pembicaraan dengan keluarga korban agar bisa meringankan hukuman Eti. "Kami meminta ahli waris menyampaikan tawaran tertulisnya mengenai persyaratan pemaafan tersebut. Nanti kesepakatannya akan dihitung setahun dari notifikasi tertulis," kata Iqbal. Eksekusi mati terhadap Tuti Tursilawati dikabarkan tanpa ada notifikasi terlebih dahulu.




JIHAD

emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah ANA BINGUNG MAU NGOMONG AFAH

Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati

Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi MatiSetelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati
Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati


Kaum pujaan penjunjung tinggi peri kemanusiaan, peri keadilan dan mimi peri..
emoticon-Malu

Pelopor kesetaraan gender, setara status budaknya, boleh diapain aja..
emoticon-Malu
Diubah oleh kbeniadip
Hukum barbar yg bagi sebagian orang mau diterapkan di indo emoticon-Malu
Mungkin kah putus hubungan dengan nyamuk ??
Bibib masuk list nggak, ya? emoticon-Malu
Quote:
Disini dengan enaknya orang arab bacot ceramah di TV nasional dan diagungkan
kagak bakalan didemo kalo yg begini, kan arab negeri suci maha benar pujaan seluruh umat...
Jilat pantat majikan dulu dong emoticon-fuck2
negara emoticon-babi
semoga ndak kecolongan lagi
di arab yang mo dihukum mati mo dibela, disini maling motor aja digebukin mpe mati...emoticon-Leh Uga
Alhamdulillah
Quote:


Disini dipuja2
Disana orang kita dihukum mati.
nasbung keparat jadi tuli dan buta kalo menyangkut majikannya
Setelah Tuti Tursilawati, Masih 13 WNI Terancam Eksekusi Mati
emoticon-Takut
Balasan post reo_anggoro
Umat munafik kuadrat
Sdh jd rahasia umum kaum intelektual
Upeti lancar dan paling besar budak pun tetap tak dianggap, sungguh nista.
bangsa arab paok memang layak untuk di genosida
trit colinya orang kafir emoticon-Leh Uga
BEGINILAH JIKA KE BARBARAN TERJADI DIKIT DIKIT DIHUKUM MATI KEPALA LEPAS AKHIRNYA TERLIHAT SANGAT SADIS DAN HANYA MEMIHAK BLA BLA BLA DEMI SUDAHLAH, inalilahi semoga keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan emoticon-Turut Berduka


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di