alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tuti Dieksekusi Mati, Buruh Migran: Kondisi Kerja di Saudi Buruk
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd8d15a1cbfaaf40d8b4587/tuti-dieksekusi-mati-buruh-migran-kondisi-kerja-di-saudi-buruk

Tuti Dieksekusi Mati, Buruh Migran: Kondisi Kerja di Saudi Buruk

Tuti Dieksekusi Mati, Buruh Migran: Kondisi Kerja di Saudi Buruk
Serikat Buruh Migran menyoroti sistem kerja di Arab Saudi terkait eksekusi mati TKI Tuti Tursilawati. Kondisi kerja di Saudi dinilai buruk.

"Jadi belajar dari pengalaman kasus Tuti dan pekerja migran Indonesia yang mengalami hukuman mati, kami melihat ada beberapa hal. Pertama, kondisi kerja di Arab Saudi buruk. Hal itu dilandasi sistem kafalah, yang apa namanya, privasi, keluarga warga negara Arab itu tertutup. Dia bisa melakukan apa saja sehingga bahkan negara pun tidak bisa melakukan intervensi," ujar salah seorang perwakilan Serikat Kerja Buruh, Boby, di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

Boby mengatakan pihak Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi tak bisa langsung masuk ke rumah majikan TKI jika terjadi sesuatu. Kedubes harus didampingi aparat penegak hukum setempat.

"Untuk bisa masuk itu harus ada izin. Kedua, harus didampingi oleh aparat penegak hukum. Kalau itu tidak diizinkan, artinya tidak bisa masuk. Kondisi seperti ini rentan situasinya terhadap eksploitasi bahkan penganiayaan," ujarnya.

Dalam kasus Tuti, Boby mengatakan TKI tersebut sering mendapat perlakuan tak senonoh dari majikannya. Tuti juga tak bermaksud membunuh majikannya seperti yang dituduhkan.

"Jadi Tuti ini sering mengalami pelecehan seksual, baik itu ditowel ataupun dipeluk dari belakang, yang peristiwa itu membuat dia merasa tidak terhormat, tidak bermartabat, akhirnya dia membuat aksi yang mungkin di luar dugaannya," ujarnya.

Kerajaan Arab Saudi mengeksekusi mati Tuti pada Senin (29/10) pukul 09.00 waktu setempat. Namun Arab Saudi tak mengirimkan notifikasi ke pemerintah Indonesia mengenai hal itu.

Pemerintah Indonesia pun mengirimkan protes ke Saudi terkait eksekusi mati Tuti. Menlu RI juga sudah memanggil Dubes Arab Saudi untuk Indonesia terkait kejadian tersebut.

https://m.detik.com/news/berita/4280...di-saudi-buruk
Halaman 1 dari 3
kita tunggu menlu kita protes ke PBB, seperti yg kemaren2 protes ke PBB terkait warga palestin yg terbunuh emoticon-Bedug
Muslim di mari dilema, mau demo sekalian boikot haji+umroh ke saudi pd nda mau, kl boikot kafir paling kenceng, knp tny, tny kenafa
Protes, paling y g digubris sama arab

Ana mau tanya dimana negara ini disaat pahlawan pahlawan devisa kita mengalami masalah hukum??
Sebegitu lemahnya kah diplomasi negara ini atau memang rezim ini terlalu sibuk memikirkan diri sendiri sampai sampai lupa mengurus warga negaranya yang mencari sesuap nasi di negeri orang
Quote:


kinthiiillll.....mbak ana,ayok ngopi disek bareng dinda emoticon-Big Grin emoticon-coffee


Selama masih ada hukum yg menganggap wanita adalah properti lelaki dan kalau diperkosa itu salah wanitanya yg menggoda lelaki ya nggak bakalan aman para wanita ini.

ditambah lagi harus ada 4 saksi kalau mau diperkosa. emoticon-Kaskus Banget


Anehnya ajaran ginian koq dikatakan semprulna? emoticon-Bingung

Yang beginian malah menjadi cita2 para cewek sholehahemoticon-Kiss


SURAT UNTUK ADEKKU YANG CANTIK PENDUKUNG HTI
Penulis Denny Siregar


Tuti Dieksekusi Mati, Buruh Migran: Kondisi Kerja di Saudi Buruk


Dek, apa kabar? Senang melihatmu begitu atraktif mendukung Hizbut Tahrir. Adek pasti sama dengan sekian ratus pendukung Hizbut Tahrir di seluruh dunia, bermimpi tentang indahnya negeri ini ketika berada di bawah naungan khilafah.

Tapi coba abang ingatkan dulu sebuah peristiwa...

Adek kenal wanita yang bernama Bibi Aisha?

Bibi Aisha adalah gadis muda cerdas yang tinggal di Afghanistan. Ia sebelumnya baik-baik saja sebelum ayahnya berhutang pada organisasi Taliban. Taliban ini adalah pendukung khilafah, sama seperti yang Hizbut Tahrir lakukan. Mereka punya keyakinan yang sama.

Akhirnya Bibi Aisha dikawinkan paksa pada usia 14 tahun, justru saat dia sedang menikmati masa remajanya. Dan adek tahu apa yang terjadi pada Bibi Aisha? Dia dihajar habis oleh suaminya, karena konsep khilafah yang mereka yakini tidak mengenal wanita sebagai pendamping, hanya aksesori.

Bibi Aisha kabur dari suaminya tetapi ia tertangkap. Dan tahu apa yang dialami Bibi Aisha, dek? Hidungnya yang mancung dipotong oleh suaminya dan Bibi Aisha ditinggal dalam kondisi koma karena kekurangan darah. Untunglah ia ditemukan oleh orang baik dan dilarikan ke rumah sakit.

Wajah Bibi Aisha dengan hidungnya yang hilang kemudian menjadi cover majalah Time tahun 2010 dan ia bercerita tentang kehidupan di Afghanistan pasca penguasaan kelompok Taliban yang meyakini negara Islam.

Penderitaan Bibi Aisha juga yang diderita para wanita di Nigeria yang diculik oleh kelompok Boko Haram yang meyakini konsep khilafah yang sama. Jangan tanya apa yang dilakukan ISIS kepada wanita dan para gadis yang bahkan belum matang di Irak dan Suriah. Mereka habis-habisan diperkosa..

Adekku yang cantik..

Adek harusnya bersyukur tinggal di negeri tercinta ini. Negeri indah yang memuliakan wanita. Mendorong wanita supaya bisa setara dengan pria. Memberikan pendidikan yang sama tanpa membedakan siapa dia.

Banyak pahlawan wanita disini, yang terkenal salah satunya adalah RA Kartini, yang berjuang untuk mendapatkan sisi yang sama dengan para lelaki.

Adek bisa masih cantik dan bebas bersuara karena konsep dan sistem Pancasila di negeri ini. Jika Indonesia menjadi negeri Islam seperti yang adek dambakan, adek sudah pasti tidak bisa turun ke jalan apalagi bersuara keras seperti sekarang yang adek lakukan. Adek bisa-bisa sudah dikawinkan sejak dini dan harus patuh pada suami untuk tidak boleh kemana-mana, bahkan untuk shopping keluar saja. Belum lagi mengalami kekerasan..

Adekku yang cantik boleh-boleh saja bermimpi tentang negara Islam, tetapi manakah di dunia ini yang sudah menerapkan sistemnya? Belum ada, dek, karena mengerikan.

Bahkan negara sekelas Arab Saudi saja masih monarkhi, dan dari penerapan syariat mereka wanita berada di kelas dua. Mereka baru boleh menyetir mobil sendiri baru-baru saja. Bukan karena Saudi menghormati wanita, tapi karena ekonomi mereka sedang berada pada titik terendah dan penerapan supir untuk wanita membebani kas negara.

Jadi adek seharusnya cukup bersyukur saja bahwa adek ada di tempat yang memuliakan wanita. Negeri Indonesia adalah surganya. Tidak perlu ribut menggantinya dengan sistem yang bahkan adek tidak mengerti dampaknya.

Mungkin Bibi Aisha dan banyak wanita lain di dunia yang ditindas dengan sistem khilafah yang salah akan berseru, "Hai cantik. Nikmat Tuhan manakah yang kau ingkari dengan hidup di negeri seperti Indonesia ini? Lihatlah kami, diri kami ditindas setiap hari karena kearoganan sebuah sistem yang menjadikan wanita sebagai aksesori. Bersyukurlah, apakah tidak cukup bagimu semua ini?".

Adekku yang cantik, belajarlah dengan baik. Jadilah wanita yang bisa mengangkat derajat dan harkat sesamamu nanti. Tidak usah meributkan hal yang tidak kau mengerti. Biar kami yang menjaga negeri ini dan cukuplah dirimu mendukung perjuangan kami menjaga dirimu, kaum wanita sepertimu dan ibu pertiwi.

Salam dari abang Pendukung Secangkir Kopi
Mana berani sama arab
Diubah oleh 8eruang8eruang
Terus ngapa jadi banyak orang berlomba ² ke sono kerja...emoticon-Nohope
NO kardus NO demo bersilit2


singa fadang fasir mana ga bela kali aja dapet umat 1 lg, preman piaraan wowok emang anjink
Diubah oleh kentutwangi22
Penduduk Palestina kena tembak Israel, di sini ribut, gilliran penduduk Indonesia sengaja dipancung Arab karena membela diri akibat sering dilecehkan secara seksual, pada diem, termasuk Singa yang ada di Arab sekarang kok diam saja ? emoticon-Cape d...
Ayo Gus (siapa ane lupa emoticon-Ngakak (S) )
Tantangin bibieb lagi, demo didepan istana raja salman minta kejelasan hukum nasip tki tki emoticon-Ngakak (S)
Yang penting hati damai
para alumni dan lembaga amal dipersilahkan waktu dan tempatnya untuk concern atas masalah ini... terimakasih..
Dan masih aja ada yg mau kerja ke sono...

Di sini nyebutnya tenaga kerja, sampai sana mereka nyebutnya budak..
Quote:


Quote:


Gak di makassar ga disukabumi, janda emang menggoda
Quote:


loo jangkrek emoticon-Leh Uga
sampean di makassar tah mas? emoticon-Big Grin
Quote:
Dimuliakan*

*syarat dan ketentuan berlalu

Trit mengkritik saudi. Biasanya anak2 hasil puncak bogor lgs post ngebelain bapaknya emoticon-Ngacir
Quote:


Mboten emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di