alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd7ece2dcd770ae5b8b4576/nasib-nelayan-kecil-terlindungi-di-era-susi

Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi

Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi

JPP JAKARTA - Peneliti dari Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL IPB), Ario Damar menilai kepemimpinan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam melindungi nelayan kecil patut diapresiasi. Pasalnya, kebijakan yang dikeluarkan Susi berpihak kepada kepentingan nelayan.

"Isunya sekarang arah pengembangan sektor perikanan dan kelautan justru mendorong lagi ke ekonomi yang lebih melejit dengan fokusnya pada industri perikanan," ujar Ario menangggapi capaian Menteri Susi di sektor kelautan dan perikanan di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Dirinya menilai Menteri Susi banyak melakukan aktivitas yang melindungi nelayan kecil seperti pemberantasan illegal fishing yang dinilai sebagai sebuah terapi yang sukses.

"Tentunya, hal tersebut harus terus dibarengi dengan kebijakan-kebijakan pengelolaan industri perikanan yang arahnya pada ekonomi biru yakni memperbaiki dan memanfaatkan laut ke dalam perspektif yang lebih efisien penuh dengan inovasi teknologi dan zero waste. Ini yang harus digalakkan," kata Ario.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebijakan pemberantasan illegal fishing yang diterapkan sejak 2014 mendongkrak pertumbuhan PDB yang terus mengalami kenaikan karena fokus pemerintah untuk mendukung nelayan lokal. Pada tahun 2014, Kementerian KKP mencatat PDB perikanan sebesar Rp245,48 triliun, Rp288,90 triliun di tahun 2015, Rp317,09 triliun di tahun 2016, dan Rp349 triliun di tahun 2017.

Capaian KKP

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat memaparkan capaian 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di sektor ini menjelaskan, parameter-parameter, indikator, semua mengalami kenaikan, seperti nilai tukar usaha, nilai tukar nelayan, daya beli, dan juga ekspor, dan PDB-nya. "Kita sudah nomor satu di Asia Tenggara," tegas Menteri Susi.

Lebih lanjut Menteri Susi mengatakan bahwa pertumbuhan PDB (Product Domestic bruto) perikanan Indonesia terus mengalami kenaikan selama empat tahun terakhir ini, yakni 7,35 persen (2014), 7,89 persen (2015), 5,15 persen (2016), dan 5,59 persen (2017).

Prestasi tersebut juga diikuti dengan kenaikan pertumbuhan produksi sektor perikanan tangkap Tanah Air, yakni 6.037.654 (2014), 6.204.668 (2015), 6.115.469 (2016), dan 6.424.114 (2017). Kenaikan ini disebabkan karena saat ini hanya kapal nasional, pengusaha nasional, dan juga modal nasional yang boleh menangkap ikan di Indonesia.

"Yang harus diingat, pertumbuhan di perikanan tangkap ini mutlak karena kekuatan armada dalam negeri, karena sejak November 2015 kapal-kapal asing dan eks asing tidak boleh lagi beroperasi di Indonesia. Pak Jokowi commited membangun kemaritiman nasional, membuat perikanan tangkap sangat berdaulat. Kita buktikan kita mampu dan kita bisa," ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, selama empat tahun terakhir ini volume dan value perikanan tangkap Indonesia juga terus mengalami kenaikan, khususnya pada sisi value. Artinya, selain jumlah ikan di perairan Indonesia meningkat, nilai jualnya juga menjadi jauh lebih tinggi.(kkp/jpp)

 


Sumber : https://jpp.go.id/ekonomi/kelautan/3...gi-di-era-susi

---

Kumpulan Berita Terkait EKONOMI :

- Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi Menteri Pertanian: Upsus SIWAB Berhasil Tingkatkan Populasi Sapi, Kualitas dan Kesejahteraan Petani

- Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi Ini Capaian KUR untuk Kesejahteraan Nasional

- Nasib Nelayan Kecil Terlindungi di Era Susi Tuan Rumah OOC 2018, Wujudkan Kepemimpinan Indonesia di Sektor Kelautan dan Perikanan



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di