alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd7a634902cfe96388b456a/badai-di-palembang-porak-porandakan-stasiun-lrt-dan-jakabaring

Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring

Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring
Rangkaian trainsit Light Rail Transit (LRT) Palembang melintas di samping jembatan Ampera, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (17/10/2018).
Pada Sabtu (26/10/2018), hujan lebat yang disertai badai dan petir melanda palembang, Sumatra Selatan. Akibat kejadian ini, sejumlah fasilitas di stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) mengalami kerusakan.

Lokasinya berada di stasiun DJKA, stasiun pertama setelah Depo Jakabaring dan tersambung dengan pusat perbelanjaan Ogan Permata Indah Mall.

Kerusakan yang terjadi meliputi bagian ruang tunggu stasiun di lantai dua. Kerusakan terjadi pada bagian plafon stasiun yang berjatuhan ke lantai. Saat kejadian, ada beberapa calon penumpang yang sedang menunggu datangnya kereta. Calon penumpang dan petugas yang berada di lokasi pun serta merta berhamburan ke area luar stasiun untuk menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian, untuk keamanan, aliran listrik di stasiun Ogan Permata Indah Mall atau Stasiun DJKA langsung dimatikan. Korban jiwa dipastikan nihil.

“Saat ini tim Ditjen Perkeretaapian tengah melakukan upaya perbaikan plafon yang mengalami kerusakan agar segera dapat kembali beroperasi,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan, dikutip Kontan, di Jakarta, Minggu (28/10).

Ihwan juga menjelaskan, selama masa perbaikan, operasional LRT Palembang tetap berjalan normal. Tetapi, untuk sementara stasiun DJKA belum dapat digunakan.

Menurut rencana, plafon sudah dapat dibersihkan dari area rel, sehingga Senin (29/10) stasiun DJKA bisa kembali digunakan untuk umum, meskipun perbaikan akan butuh waktu lama.

“Untuk perbaikan tidak bisa cepat. Kami butuh waktu sekitar satu hingga dua minggu, tetapi kami upayakan bisa selesai cepat,” jelas Kepala Proyek PT Waskita Karya (Persero) Tbk. untuk LRT Palembang, Masudi Jauhari, seperti dikutip Tempo.co.id, Minggu (28/10).

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku operator LRT untuk proses perbaikan dan operasional stasiun.

“Kalaupun ditutup kami minta cukup 1 hari saja tetapi ini kewenangan KAI,” sambungnya.

Hingga artikel ini diturunkan belum ada informasi lebih lanjut soal dibuka kembalinya stasiun tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memastikan pemerintah daerah belum memiliki tanggung jawab dalam perbaikan atas kerusakan yang terjadi. Sebab, hal tersebut masih merupakan tanggung jawab PT Waskita Karya, selaku kontraktor.
Kerusakan di Jakabaring
Badai yang melanda wilayah Palembang tak hanya mengakibatkan kerusakan di stasiun DJKA. Menurut data BMKG, kecepatan angin pada saat itu mencapai 27 knot atau sekitar 50 km/jam. Hal itu mengakibatkan banyak fasilitas umum yang mengalami kerusakan, diantaranya adalah Kawasan Jakabaring Sport City (JSC).

Pada arena olahraga yang baru saja selesai digunakan untuk Asian Games 2018 itu, ada beberapa fasilitas yang rusak, antara lain arena dayung, tenis lapangan, stadion atletik, panjat tebing, dan atap wisma atlet.

Menurut Direktur Operasional PT Jakabaring Sport City (JSC) Bambang Supriyanto, kerusakan terjadi pada: atap arena tenis yang roboh, dermaga ski air dan rumah boat ambruk dan terbalik.

Atap menara 5 rusunawa yang menjadi tempat atlet tinggal saat Asian Games terangkat, toilet umum di stadion atletik rusak tertimpa tiang lampu stadion, rumah tempat golf car rusak, dan bagian dalam venue boling juga rusak. Venue dayung dan logo Asian Games XVIII juga roboh dan rusak.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang meninjau ke sejumlah lokasi kerusakan sempat memprediksi total kerugian dari 14 titik yang rusak."Langsung saya suruh hitung berapa potensi kerugianya. Hasilnya memang cukup besar hampir Rp20 miliar," seperti dikutip Bisnis, Minggu (28/10).

Namun, tidak semua bangunan akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Beberapa bangunan, khususnya yang masih baru, dalam tanggungan asurasi dan asetnya masih milik kementerian.

Sedangkan untuk bangunan lama yang tidak diasuransikan akan segera ditangani. Soal pendanaannya, akan ditinjau terlebih dahulu apakah ada dana penangangan tanggap darurat untuk penanggulan bencana atau tidak.
Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...dan-jakabaring

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring Mesin Boeing 737 Max pernah bermasalah

- Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring Para raja inginkan Jokowi jadi presiden lagi

- Badai di Palembang porak-porandakan stasiun LRT dan Jakabaring Bisakah hidup tanpa vaksin



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di