alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Forex Broker /
Sinyal Harian 29102018
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd76f7832e2e699508b4567/sinyal-harian-29102018

Sinyal Harian 29102018

Sinyal Harian 29102018


Akhir pekan lalu, Dolar Australia sempat melemah ke level terendah sejak Februari 2016 terhadap Dolar AS. Namun, penurunan tersebut terhapus dengan rebound AUD, yang mengakhiri perdagangan akhir pekan di level yang lebih tinggi. Pergerakan AUD/USD yang cukup volatile tersebut dipengaruhi oleh kinerja mata uang Yuan China. Yuan China sempat merosot tajam hingga ke level terendah sejak krisis finansial global pada tahun 2008 silam. Namun, pelemahan tidak berlangsung sepanjang hari, karena Yuan mulai menguat kembali di penghujung sesi perdagangan hari Jumat. Kenaikan ini rupanya dipicu oleh Deputi Gubernur bank sentral China, Pan Gongsheng, yang menegaskan bahwa pemerintah China akan memerangi para spekulator yang memperlemah nilai Yuan.

Laporan GDP AS kuartal ketiga tumbuh sebesar 3.5 persen, lebih baik dibandingkan ekspektasi ekonom untuk pertumbuhan 3.3 persen. Akan tetapi, rilis data tersebut tidak mampu menekan Dolar Australia yang tengah menguat di sesi New York Jumat kemarin. Tidak hanya terhadap USD, penguatan AUD pada Jumat lalu juga terjadi terhadap major currencies. Hal itu dapat terlihat dari posisi Dolar Australia terhadap mata uang utama pada pembukaan pasar Sydney tadi pagi. AUD menguat 0.15 persen terhadap Yen, naik 0.31 persen terhadap Euro, menguat 0.22 persen terhadap Sterling, dan menguat 0.39 persen terhadap Dolar Kanada. Sementara itu, AUD/USD naik 0.07 persen ke 0.70937

Tekanan Bearish pada pasangan mata uang ini masih belum berakhir. Kesan pesimistis Mario Draghi semakin menambah sentimen yang membebani Euro. Presiden ECB tersebut menyebutkan adanya penurunan ekonomi Zona Euro dan perlunya mempertahankan kebijakan moneter saat ini hingga di tahun berikutnya. Selain itu, EUR/USD juga masih dibayangi oleh kegigihan Italia dalam menentang aturan Uni Eropa terkait masalah rencana anggaran pemerintah, Brexit yang makin sulit dipahami, langkah pengetatan The Fed, dan perang dagang dengan Amerika Serikat. Cukup masuk akal jika pasar obligasi AS lebih menjanjikan ketimbang aset lain, sehingga Dolar AS pun terangkat ke tingkat tertinggi sejak 17 bulan terakhir. Sebaliknya, Euro semakin tertekan terhadap Dolar.

Minggu ini, selain berita persiapan Pemilu Parlemen AS, pergerakan EUR/USD juga akan dipengaruhi oleh rilis data NFP, juga data ketenagakerjaan AS lain berupa Tingkat Pengangguran dan Upah. Untuk mengetahui jadwal rilis data penting yang lebih lengkap, harap selalu mengacu kepada perkembangan ekonomi global melalui Kalendar Forex. Menurut narasumber anonim Bloomberg dengan jabatan penting di kancah perpolitikan Jerman, dalam sebuah rapat tertutup partai CDU yang digelar Senin hari ini, Merkel menyatakan tak akan kembali mencalonkan diri dalam konvensi Partai CDU yang akan digelar pada bulan Desember mendatang.

Akan tetapi, reporter BBC tersebut menambahkan bahwa sebelum ada konfirmasi resmi dari Merkel sendiri, maka bisa jadi rumor ini sengaja dihembuskan sebagai strategi Merkel untuk membungkam kritik yang terus menerus muncul dari dalam partainya. Beberapa saat setelah rumor ini muncul, Euro turun cukup tajam terhadap Dolar AS. Dalam time frame satu jam, tampak EUR/USD turun dari 1.1407 ke 1.378.

GBP tampak sedikit limbung. Hal ini karena masalah Brexit yang rumit dan berlarut-larut sedang memasuki fase terpenting. Jikapun akhirnya didapatkan kesepakatan, tidak akan menghasilkan keuntungan apapun bagi Inggris seperti yang diharapkan oleh banyak orang. Terlepas dari pernyataan damai dari Uni Eropa, Pound masih dibebani oleh kekhawatiran situasi politik internal di Inggris; mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Theresa May, serta ancaman pengunduran diri Theresa May dari jabatannya. Selain itu, ada pula "batu sandungan utama" berupa masalah perbatasan Irlandia Utara.

Pasar beranggapan bahwa ketidakmampuan Inggris untuk menyelesaikan masalah perbatasan Irlandia Utara hanya akan menyebabkan lebih banyak kecemasan. Risiko Brexit akan semakin memuncak sejalan dengan semakin dekatnya waktu bagi Inggris untuk keluar dari Uni Eropa pada Maret 2019 mendatang. Sterling pun akan terus berada dalam bias yang cukup lemah selama beberapa minggu mendatang, bahkan hingga akhir tahun ini. Hal penting yang perlu diperhatikan selama minggu ini adalah NFP dan pengumuman suku bunga BoE.

Untuk trading instrumen yang kami pilih hari ini 29/10/2018 adalah sebagai berikut;

AUDUSD
Sinyal Harian 29102018

EURUSD
Sinyal Harian 29102018

GBPUSD
Sinyal Harian 29102018

USDCAD
Sinyal Harian 29102018

USDCHF
Sinyal Harian 29102018

Terima kasih,
Salam opit.

Peringatan risiko: CFD Trading, merupakan produk leverage, mengandung risiko tinggi dan dapat mengakibatkan hilangnya semua investasi Anda. Sebaiknya jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap untuk kehilangan. Sebelum memutuskan untuk melakukan trading, harap memastikan terlebih dahulu bahwa Anda memahami semua risiko yang terkandung dengan trading CFD OTC dan pertimbangkan tingkat pengalaman Anda. Silahkan mencari saran independen jika diperlukan. Kinerja CFD pada masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk memperkirakan hasil masa depan.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di