alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Penyeselan tempatnya di Akhir
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd70c1698e31b8a788b4580/penyeselan-tempatnya-di-akhir

Penyeselan tempatnya di Akhir

Ketika ingin sekali rasanya kembali ke Tahun 2012 dimana waktu tersebut bertepatan dengan lulusnya saya dari Sekolah Menengah Akhir, sejak masa SMA tersebut saya habuskan waktu sama dengan kebiasaan anak sekolah pada umumnya, bergaul dengan teman-teman, main sehabis sekolah, belajar ketika menjelang ulangan dan awal mula mengenal lawan jenis ketika semester genap kelas 11, saat itu rasa nya menggebu sekali karna sejak masa Sekolah Menengah Pertama saya tidak sama sekali mengenal sosok laki-laki walaupun hnya sekedar untuk bercanda, karna saat ini peraturan daerah yang menetapkan siswa laki-laki dan siswa perempuan ditempatkan berdasarkan jenis kelamin hanya siswa dan siswi yang mempunyai prestasi baik yang bisa bercampur antara laki laki dan perempuan (kelas favorit).

Cupu.. bisa dikatakan begitu ketika saya SMP .. kemudian ketika masuknya saya di SMA, saya nertekad ingin merubah pribadi saya menjadi lebih berani, mencoba berani beraosialisasi dengan teman baru, bertegur sapa dengan orang yang belum pernah di kenal dan merubah pola pikir yang sebelumnya, Alhamdulillahnya saya berhasil dan saya bergaul dengan teman-teman yang saya inginkan pada saat itu. saya merasa senang sekali dan menikmati masa-masa SMA kala itu, yang pada akhirnya tak disangka oleh saya itu membuat saya lupa untuk berfikir panjang tentang masa depan saat itu.

Setelah acara kelulusan saya mengikuti beberapa tes untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri di luar kota yakni Kota Bandung adalah Kota yang sangat saya idam-idamkan untuk menjadi tempat belajar sebagai mahasiswa.

Tidak banyak informasi yang saya peroleh dari Guru BK pada saat itu, kemudian saya mendengar salah satu informasi bahwa akan di adakan Test SNMPTN pada saat itu, tak pikir panjang saya langsung mendaftarkan diri dan pergi ke Bank Cabang BCA di kota tempat tinggal saya sembari saya minta antar teman baik saya, untungnya teman saya bersedia mengantar meski harus melewatkan antrian panjang di bagian Teller.

Saat waktu test pun tiba, pada saat sebelum mulai mengerjakan soal peserta SNMPTN wajib mengisi 2 PTN yang menjadi cita-cita peserta, dan 2 Jurusan yang wajib di isi, saat itu PTN pertama yang saya isi dikolam pertama adalah Universitas Padjajaran dan kolam kedua saya isi dengan Univeraitas Pendidikan Indonesia dengan Jurusan Biologi dan B.Indonesia (Tanpa pikir dahulau tanpa persiapa, dan tanpa ada latar belakang yang jelas arahnya untuk prospek kerja, yang jelas saya pilih jurusan itu karna jurusan itu lumayan saya sukai).
sebelum test dilaksanakan saya belajar seadanya, saya hanya belajar pelajaran-pelajaran yang pernah saya pelajari sebelum menjelang Ujian Nasional, sungguh tidak ada pikiran atau persiapan yang matang kala itu, padahal saat itu harusnya saya sering-sering mengakses situs-situs yang membahas tentang persiapan atau kisi-kisi untuk SNMPTN sayang sungguh sayang saya tidak sama sekali berfikir untuk memanfaatkan teknologi internet kala itu. (Hanya Facebook dan BBM saja yang saya fokuskan untuk memanfaatkan internet tanpa menengok untuk pergi kolam Youtube ataupun Google untuk mendapatkan informasi) Sungguh saya menyesalinya sekrang.

Saat pengumuman tiba Hasilnya adalah saya TIDAK diterima dari kedua PTN yang saya pilih tersebut yang artinya saya gagal ikut test SNMPTN.

Tak patah semangat saya bertanya lagi pada teman dan menemui Guru BK saya dan ternyata ada gelombang lain untuk bisa masuk ke PTN yaitu dengan menggunakan Nilai rapot untuk menjadi syarat utamanya (Ikut seleksi PMDK), saya pun menyanggupinya dan guru Bk saya pun Berusaha untuk membantu saya dan kawan-kawan yang ingin menempuh pendidikan di PTN. Tetapi ketika saya berdiskusi dengan Guru BK saya tanpa pemgetahuan saya sebelumnya (karna pada saat ini yang saya ingin kan adalah menjadi mahasiswa perguruan tinggi negeri tanpa berfikir jurusan apa yang harus saya ambil dan apa prospek kedepannya, banyak dibutuhkan atau tidak di lapangan, dll) ketika saya bertanya Jurusan yang jarang orang minati dan itu adalah peluang untuk saya agar bisa tembus PTN saya mau pilih jurusan itu, karena pelung saya besar untuk di terima, tak lama gurus Bk saya memberikan saya saran untuk memilih jurusan yakni Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, yang pada saat itu saya sendiri baru pertama kali mendengar ada jurusan PLS, kemudian saya tanya kembali bagaimana nantinya saya akan bekerja setelah lulus kuliah dan Guru BK saya memberikan jawaban bahwa setelah kamu lulus kuliah kamu bisa bekerja di Dinas Pendidikan, tak pikir panjang saya merasa tergiur karna saya ingin kuliah tetapi saya tidak berkeinginan menjadi tenaga pengajar pada saat itu. singat cerita saya jadikan jurusan PLS itu jadi pilihan pertama saya dan Jurusan Biologi menjdi jurusan cadangan saya.

Saat pengumuman Jalur PMDK tiba saya di telpon oleh Guru Bk untuk ke sekolah dan saya pergi kesekolah awalnya saya ngobrol biasa dan guru BK saya bilang klo saya tidak lolos saya sempat sedih saat itu, tetapi setelah guru BK saya memberikan Amplop kepada saya dan bilang kembali bahwa saya Lolos Jalur PMDK dan diterima di satu-satunya PTN di kota saya saya bersyukur sekali meskipun keinginan saya untuk belajar di PTN yang saya inginkan tidak tercapai saya sudah cukup bahagia.

...
To Be continued

'maaf masih belepotan alur atau tulisannya'


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di