alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPK Sediakan Tim Ahli untuk Tangani Kasus Eks Walkot Depok dari PKS Nur Mahmudi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd706e9dad77020348b4567/kpk-sediakan-tim-ahli-untuk-tangani-kasus-eks-walkot-depok-dari-pks-nur-mahmudi

KPK Sediakan Tim Ahli untuk Tangani Kasus Eks Walkot Depok dari PKS Nur Mahmudi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyupervisi penyidik Polresta Depok penanganan perkara korupsi dengan tersangka mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail.

“Tim Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Koorsupdak) KPK melakukan koordinasi dan supervisi penanganan perkara korupsi yang ditangani oleh Penyidik Polresta Depok,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, di Jakarta, Kamis (25/10).

Febri mengatakan kegiatan supervisi yang dilakukan hari ini dalam bentuk gelar perkara bersama Satuan Petugas (Satgas) Unit Koorsupdak KPK di Ruang Rapat Gedung Merah Putih KPK. Kegiatan in dihadiri oleh Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Bintoro dan tim, pihak dari Polda Metro Jaya, serta pihak dari Bareskrim Polri.

Febri menegaskan, KPK bakal memfasilitasi ahli untuk penyidikan. “Sejauh ini ada kebutuhan dukungan fasilitasi ahli yang akan diberikan oleh KPK. Ahli yang dibutuhkan, bisa ahli hukum, ahli teknik, atau ahli lain yang dibutuhkan dalam penanganan perkara,” sambungnya.

Amanah UU

Febri mengatakan kegiatan koordinasi dan supervisi merupakan salah satu fungsi KPK. Bantuan penanganan perkara korupsi itu diberikan kepada Polri dan Kejaksaan. Kegiatan supervisi ini merupakan sebagai bagian dari fungsi trigger mechanism yang diamanahkan Undang-Undang (UU) kepada KPK. Diketahui tindak pidana korupsi yang dilakukan adalah kegiatan pengadaan tanah simpang Jalan Bogor Raya sampai Jalan Nangka dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kota Depok.

Dalam kasus ini, Polres Depok menetapkan dua orang tersangka yakni mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Daerah Depok, Harry Prihanto. Dari laporan audit perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, diduga negara dirugikan sekitar 10,7 miliar rupiah dari total nilai proyek yaitu 17 miliar rupiah.

Diketahui, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (20/8) dan telah dicekal ke luar negeri. Nur Mahmudi Ismail yang menjabat Wali Kota Depok selama dua periode, yakni pada 2006–2016, diduga terlibat dalam korupsi proyek pembebasan lahan Jalan Nangka, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok pada 2013-2015.

Pembebasan lahan semestinya dilakukan oleh pengembang yaitu Apartemen Green Lake View sesuai dengan surat izin yang dikeluarkan Nur Mahmudi pada 2012.

Namun Nur Mahmudi diduga sengaja memasukkan biaya pembebasan lahan ke APBD, padahal biaya itu ditanggung pengembang. Akibat hal ini, Nur Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (20/8) karena ditemukan barang bukti berupa pos beban pembebasan lahan dalam APBD.

sumber http://www.koran-jakarta.com/kpk-sed...i-nur-mahmudi/
Urutan Terlama
Whaduh bisa gawat kpk ikutan..
masih hilang ingatan kah dia? 🤣🤣🤣
kata berita kan dia hilang ingatan emoticon-Ngakak

rejeki sianjing kasusnya ditangani polisi, bukan kpk.
potensi masuk anginya besar
kasus kek gini gak perlu ahli juga udah pada tahu...
Perlu ditampol biar ingatan balik lagiemoticon-Ngakak (S)
KPK Sediakan Tim Ahli untuk Tangani Kasus Eks Walkot Depok dari PKS Nur Mahmudi
Azab
Akibat Suka Ngawur Bikin Rambu Lalu Lintas Mantan Presiden Kesandung Kasus Korupsi

#betjandaajabiarnggakstres
pks kok korupsi, fitnah zolim ki emoticon-Big Grin
Quote:


Hehehehe..

Kan udh pake jurus lupa ingatan sesaat.. tenang aja.. senjata udah disiapkan..


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di