alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd6d3a994786813028b4583/penting-bagi-masa-depan-presiden-jangan-terlambat-berbuat-untuk-laut

Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut

Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut

JPP, NUSADUA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan semua pihak agar jangan terlambat berbuat untuk laut. Menyusul, jika pemerintah saja tidak mungkin menyelesaikan semuanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Konferensi Kelautan Internasional Our Ocean Conference (OOC) 2018, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, Senin (29/10/2018) pagi.

Sebelumnya, Presiden menyampaikan bahwa lebih dari 90% total volume perdagangan dunia dilakukan melalui laut. Lebih dari 40% nilai perdagangan dunia juga dilakukan melalui laut, dan 61% total hasil produksi minyak mentah dunia didistribukan melalui laut.

Selain itu, hampir setengah penduduk dunia, sekitar 3,2 miliar manusia hidup dalam radius 100 km dari lautan. “Itulah gambaran pentingnya arti laut bagi kehidupan kita dan masa depan umat manusia,” ujar Presiden.

Namun, lanjut Presiden, kejahatan di laut semakin marak. Sekitar 26 juta ton ikan senilai USD 10-23 miliar setiap tahun diambil secara illegal. Selain itu, ada perompakan, perdagangan manusia, penyelundupan obat-obatan, perbudakan, dan lain-lain. Juga ada tumpang tindih klaim maritim yang jika tidak diselesaikan melalui negosiasi dan berdasar hukum internasional dapat mengancam stabilitas.

Sementara di sisi laut, Presiden juga menyoroti kesehatan laut yang saat ini sangat memprihatinkan karena sampah plastik, polusi air, rusaknya terumbu karang, pemanasan suhu air laut, naiknya permukaan air laut, dan lain-lainnya.

Karena itu, Presiden menyerukan adanya kerjasama dan kolaborasi dari para pemangku kepentingan dan dunia dalam mengatasi masalah ini. “We need multi-stakeholder partnership, We need global partnership,” tegasnya.

Menurut Presiden, kita memerlukan revolusi mental untuk menangani tantangan di laut dan mengelola laut secara berkesinambungan. Untuk itu, Presiden mengingatkan Our Ocean Conference (OOC) harus menjadi motor penggerak revolusi mental global untuk merawat laut.

Kekuatan Maritim Dunia

Indonesia sendiri, Presiden Jokowi menegaskan, sudah bertekad untuk mnjadi kekuatan maritim dunia.

Untuk itu, dalam 4 (empat) tahun terakhir, berbagai langkah telah dilaksanakan termasuk: a. Meningkatkan konektivitas melalui tol laut dengan memperkuat armada laut dan pembangunan 477 pelabuhan; b. Pengurangan polusi laut dengan target pengurangan sampah plastik di laut sebesar 70% pada tahun 2025; dan c. Tercapainya kawasan konservasi perairan seluas 20 juta hektar pada tahun 2018, dua tahun lebih cepat dari target 2020.

Untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, menurut Presiden, Indonesia aktif memajukan kerja sama maritim di ASEAN, IORA, Forum Pasifik Selatan, PBB, dan berbagai forum-forum internasional lain.

“Ke depan, Indonesia juga ingin memajukan kerja sama maritim di kawasan Indo-Pasifik,” tegas Presiden.

Karena itu, Presiden Jokowi menjelaskan, bersama dengan ASEAN, bersama dengan mitra ASEAN, konsep kerja sama Indo-Pasifik sedang dikembangkan Indonesia, dengan menekankan: a. Habit of dialogue dan kerja sama; b.inklusifitas; dan c. penghormatan terhadap hukum internasional.

OCC 2018 ini dihadiri oleh 1.900 perwakilan dari 70 negara dan beberapa pemimpin negara serta puluhan menteri.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menlu Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (stkb/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/peristiwa/internas...uat-untuk-laut

---

Kumpulan Berita Terkait PERISTIWA :

- Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut Ragam Produk Indonesia, Peluang Besar Bagi Pasar Dunia

- Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut Target Pemerintah, 2019 BPJS Kesehatan Tanggung 240 Juta Penduduk

- Penting bagi Masa Depan, Presiden: Jangan Terlambat Berbuat untuk Laut Kementan: Peningkatan Mutu Benih Penting untuk Dorong Produksi Tanaman Pangan



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di