alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR
4.5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd6d2eedad77038118b4569/erwin-rommel-si-rubah-padang-pasir

ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR

HEYYO, KALI INI GW AKAN MENJELASKAN TENTANG SOSOK ERWIN ROMMEL. YUPS LANGSUNG SAJA.....emoticon-Wow


ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR


Erwin Rommel



Erwin Johannes Eugen Rommel  (lahir 15 November 1891 – meninggal 14 Oktober 1944 pada umur 52 tahun) adalah seorang Marsekal lapangan pasukan Jerman pada era Perang Dunia II. Ia juga dikenal dengan sebutan "Rubah Padang Pasir" (The Desert Fox).
Rommel adalah seorang prajurit dengan banyak tanda jasa saat Perang Dunia I dan dianugerahi Pour de Mérite atas tindakan-tindakannya saat berperang di Front Italia. Saat Perang Dunia II, ia menjadi pemimpin Divisi Panzer ke-7 saat Invasi Jerman ke Prancis. Kepemimpinannya saat memimpin pasukan Jerman dan Italia di Front Afrika Utara membuahkan reputasinya sebagai salah satu jendral terhebat dan membuahi julukan "Rubah Padang Pasir" juga. Ia nantinya juga memimpin pasukan Jerman menghadapi pasukan Sekutu di Normandia.
Rommel mendukung Machtergreifung (Berkuasanya Partai Nazi) dan Adolf Hitler, meskipun sikap dan pemahamannya mengenai Nazisme masih diragukan.
Pada 1944, Rommel terlibat dalam Plot 20 Juli, sebuah usaha untuk membunuh Hitler. Usai Hitler mengetahui keterlibatannya, Hitler memutuskan untuk menyingkirkan Rommel diam-diam mengingat bahwa Rommel memegang gelar Pahlawan Nasional. Rommel diberi 2 pilihan oleh Hitler, bunuh diri dengan terhormat dan keluarganya takkan diusik atau dibunuh bersama keluarganya. Rommel memilih untuk bunuh diri. Usai pemakamannya, diumumkan bahwa Rommel mati karena lukanya saat mobil stafnya dihujani peluru di Normandia.

Perang Dunia II

Pada musim gugur 1938, Hitler menunjuk Rommel memimpin unit Wehrmacht yang bertugas melindungi kunjungannya ke Cekoslowakia yang baru saja dianeksasi Jerman. Menjelang invasi ke Polandia. Tahun 1938 itu pula Rommel langsung dipromosikan sebagai Mayor Jenderal. Sebuah kenaikan pangkat yang luar biasa bagi Rommel mengingat dalam setahunpangkatnya naik sebanyak dua kali. Rommel ditunjuk menjabat Komandan Führer-Begleitbattalion yang bertanggungjawab atas pengamanan markas besar bergerak Hitler selama invasi.

Perancis 1940[sunting | sunting sumber]

Tiga bulan setelah invasi Polandia, Rommel mendapat perintah mengomandoi Divisi Panzer ke-7 yang menginvasi Perancis pada Operasi Fall Gelb, Mei 1940. Pasukannya bergerak maju lebih cepat dan lebih jauh dari pasukan-pasukan lain dalam sejarah militer dunia dan mendapat julukan Gespenster-Division (Divisi Hantu), saking sulitnya dideteksi keberadaannya bahkan oleh markas besar Wehrmacht.

Divisi Panzer ke-7 merupakan unit pasukan Jerman pertama yang mencapai Selat Inggris pada 10 Juni 1940, Lalu dia memutar ke selatan, merebut pelabuhan penting Cherbourg pada 19 Juni, dan melaju sepanjang pesisir Perancis hingga mencapai perbatasan Spanyol.

Selama pertempuran di Perancis tersebut, ia tidak henti-hentinya mengalami keberhasilan. Salah satunya pada pertempuran di Arras. Rommel memang seorang yang tahan banting. Pada fase pertama pertempuran ini, Divisi Panzer ke-7 berhasil dipukul mundur oleh tentara Sekutu pimpinan Mayjen Harold Franklyn, tetapi hal ini tidak berlangsung lama. Setelah ia berhasil mengumpulkan kekuatan kembali, akhirnya ia berhasil mengalahkan tentara sekutu pada fase kedua pertempuran.

Afrika Utara 1941-1943[sunting | sunting sumber]

ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR


Panglima Tertinggi Erwin Rommel, Komandan Angkatan Jerman di Afrika Utara, dengan para pembantunya selama kampanye gurun pada tahun 1942





Sebagai penghargaan, Rommel dipromosikan menjadi Jenderal dan panglima dari 2 divisi AD Jerman yaitu Divisi Ringan ke-5 (kemudian direorganisir dan redesain sebagai Divisi Panzer ke-21) dan Divisi Panzer ke-15, yang dikirim ke Libya pada awal 1941 untuk menolong pasukan Italia yang menderita kekalahan besar di front Afrika Utara. Pasukannya inilah cikal bakal terbentuknya Deutsches Afrika Korps. Pasukan barunya ini berhasil memukul mundur Tentara ke-8 Inggris (British 8th Army) keluar dari Tobruk di Libya. Pasukannya merangsek terus ke Mesir tapi berhasil dipatahkan di 'Alamain. Begitu tentara Amerika Serikat mendarat di Maroko dan Aljazair, pasukannya ditarik mundur meninggalkan Tunisia. Kiprahnya di medan pertempuran di padang pasir Afrika Utara itu membuatnya dijuluki "Rubah Padang Pasir" ("The Desert Fox")
Kejeniusannya dalam taktik perang infantri, didukung kecanggihan teknologi panser Jerman dan kedisiplinan pasukannya yang tinggi membuat Jerman unggul. Bahkan, disebutkan bahwa pasukan Rommel pernah mengalahkan pasukan Sekutu di Pertempuran Kasserine Pass dengan perbandingan jumlah pasukan Sekutu 30.000 dan pasukan Jerman pimpinan Rommel 22.000 saja. Hal ini terus menambah popularitasnya dikalangan Jerman maupun Sekutu. Sayang sekali, kesuksesan ini tidak terlalu mendapat tanggapan serius dari Reichführer Hitler. Kurangnya pasokan logistik, amunisi dan bahan bakar dikarenakan perhatian Hitler ke front Rusia dan upaya menyerbu Inggris serta adanya blokade Angkatan Laut Inggris di Laut Tengah menyebabkan pasukan Afrika Korps tidak mampu melanjutkan pertempuran dan terus mengalami kekalahan.


NAMUN, ERWIN ROMMEL MENINGGAL DENGAN  CARA YG TRAGIS YAITU DENGAN MENEGUK PIL SIANIDA ALIAS BUNDIR KARENA DIDUGA BERSEKONGKOL AKAN MENGGULINGKAN HITLER emoticon-SorryERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR
Halaman 1 dari 2
Quote:


nice article, cuman mau komentarin yang di bold aja sih

di awal2 WW2 (incl Battle of France) teknologi tank Nazi Germany sebetulnya tidak lebih baik dari Perancis maupun Inggris
pasukan German saat itu sebagian besar hanya bersenjatakan Panzer 1 dan 2, yang tidak lebih hanya tank latih yang bersenjatakan hanya machine gun dan kanon kecil 20mm

tank andalan German saat itu seperti Panzer III dan IV hanya mencakup dari sejumlah kecil dari keseluruhan pasukan armored German
itupun secara teknis, Pz.III dan IV tidak lebih baik dari medium tank Perancis macam Sumoa S35, atau heavy tank macam Char B1 Bis (beberapa sumber yang bilang bahwa pasukan German selalu kesulitan saat berhadapan dengan Char B1 Bis)

yang membuat Panzer German begitu ditakuti adalah kualitas komunikasi nirkabel mereka yang begitu digdaya, setiap tank dilengkapi dengan radio dua arah, dan ada koordinasi yang mumpuni antara pasukan darat dan air support, sehingga pasukan Wermacht dapat merealisasikan doktrin combined arms yang nantinya dikenal dengan "Blitzkrieg"
sedangkan pasukan tank Perancis lebih bersifat sebagai infantery support, tidak adanya radio komunikasi di tiap tank dan taktik yang digunakan serta design flaw juga berperan penting untuk menganulir setiap keunggulan tank Perancis
Balasan post einfield
nah , yg bikin taktik blitzkrieg adlh rommel
Balasan post aryosh869
Quote:


errr...... no hahaha

Blitzkrieg itu pun hanya kata sensasional buatan media, didalam pasukan Nazi Germany sendiri tidak ada kata2 Blitzkrieg

konsep manouvre warfare itu udah ada semenjak jaman Prussia, lalu juga pada Perang Dunia 1

Hitler membaca buku Achtung Panzer karya Jenderal Guderian yang menjelaskan bagaimana konsep manouvre warfare dapat digunakan seara maksimal menggunakan satuan independen yang berisikan armoured units lengkap dengan mechanised infantry serta dukungan close air support dari air force

Jenderal Rommel, lebih kepada pengaplikasian (dan penyempurnaan) secara lapangan, bukan hanya teori

klo soal Blitz banyak yang lebih jago sih disini
Balasan post einfield
ouh gtu yak gan , nice info
what, di awal2 WW II, setiap tank musuh2 jerman blum dilengkapi dgn sistem radio?? hny tank2 jerman saja yg sdh pny sistem radio, gan??
Quote:


Betul panzer jerman masih kalah kualitas dan kuantitas dg tank prancis macam Somua tapi factor manuver dan koordinasi yg membuat Jerman menang .
Kalo tidak salah Rommel yg berinovasi utk menghantam tank2 Prancis dan Inggris dg Flak 88 mm yg sebenarnya meriam anti pesawat.
Karena meriam anti tank Jerman kurang mumpuni utk menjebol baja tank sekutu
saya lebih tertarik dengan karir anak laki satu-satunya dia, manfred rommel (1928-2013) yang begitu lama jadi walikota stuttgart (1974-1996) dan semasa hidup begitu laku jadi pembicara dimanapun (begitu mahal bayarannya).
Balasan post aryosh869
Quote:


yang dikatakan betul.

blitzkrieg itu cuma karangan jurnalis barat. AB Jerman sendiri gak mengenal istilah blitzkrieg.

demikian juga taktik kavaleri berat mengacu pada reformasi oleh Guderian, bukan Rommel yang belum jadi perwira tinggi ketika itu. Guderian di masa peralihan ke PD 2 membangun dan melatih taktik baru. hal ini yang membuat Jerman menjadi superior daripada Prancis dkk di awal, karena korps dan divisi tank mereka terpisah dari infantri.

apabila prancis dkk tank itu selalu mengikuti infantri dan karenanya evolusinya menjadi berat dan lambat, karena sekedar jadi bunker berjalan. bagi jerman tank itu mandiri, unit tank bergerak sendiri dengan leluasa dengan unit tank tank lainnya. mereka tidak diikat dengan gerakan infantri yang jauh lebih lambat.

karena itu gerakan Jerman menjadi sangat cepat dan membuat kaget pihak Prancis. karena di luar dugaan sudah ada dimana-mana, karena kavaleri tank mereka gass poll tanpa harus mikirin infantri jauh di belakang. taktik mereka adalah bergerak secepatnya dan beruntung gebuk kekuatan prancis yang sama sekali belum siap.

bahkan jerman beberapa kali mergokin pasukan prancis yang hendak dikirim untuk nambah gap di ardeness sedang istirahat di pinggir jalan. sedang santai, ranpur parkir rapih dan sedang buka tenda dan masak sore. langsung dihajar tanpa ampun. entah berapa divisi prancis jadi korban ketidaksiapan mereka sendiri.

1-1nya jasa rommel di prancis adalah ia termasuk yang paling nekat maju sejauh-jauhnya, bahkan sampai diomelin korps logistik karena supply BBM mereka begitu jauh. tetapi hal ini yang membuat namanya tenar karena mainnya agresif dan sudah sampai paling jauh ke jantung prancis membuat kekacauan dimana-mana. hal ini yang membuat blitzkrieg jadi tenar.

tapi bukan cuma rommel, beberapa tank leader juga punya prestasi yang sama karena pertahanan prancis yang memang tidak sigap dengan pertempuran tank modern.


Quote:


iyes. beberapa tank prancis nyatanya jauh lebih superior sehingga tank jerman harus keroyokan untuk membuatnya rusak. gak bisa dihancurkan pula kecuali dari sudut belakang. biasanya malah dianggap selesai kalau crew tank prancis kabur karena ditembak bertubi-tubi, padahal tank nya masih masih selamat.

Flak 88 itu di era afrika utara mungkin?

di prancis rasanya flak 88 telat dibawa sebelum prancis rekapitulasi. walau mungkin juga beberapa mengikuti divisi infantri dan kebetulan menghajar tank lawan. ane sudah lupa komposisi AA gun berat macam flak 88 nempel ke level/ satuan satuan mana saja.
ketaatan dan kedisiplinan pasukan memang modal untuk Jerman unggul di beberapa front PD-II

sayang ngak ada bahasan yang paling kuat perihal misterius Desert Fox Treasury..
Quote:


Udah dipakai kok utk hancurin tank2 Inggris di Aras waktu kampanye di Prancis 1940.
Dari wiki sih

Quote:
Diubah oleh mamorukun
ini Flak yang mana dulu , semuanya emang kaliber 88mm, tapi jenisnya macam2

klo Flak 18, sebetulnya udah dipake pas Spanish Civil War, saking hebatnya detasemen Flak, sampe2 meriam anti air ini juga dipake buat nyerang ground targets, mungkin dari laporan2 ini Rommel belajar sesuatu

pelajaran yang didapat di Spanish Civil War, digunakan untuk membuat Flak 36, nah meriam ini yang banyak menyalak di perang2 awal WW2, terutama diPerancis dan Afrika

sebetulnya Flak 36 itu juga tidak layak 100% sebagai anti tank gun, mount nya terlalu tinggi karena awal dirancang sebagai anti aircraft cannon, jadi memang sudut nya terbatas
itulah kenapa taktik yang biasa digunakan Afrika korps adalah pura2 kabur untuk mancing musuh ke killzone penuh dengan Flak batteries
hal ini sangat efektif terutama saat pasukan Amrik baru tiba di Afrika, para tanker yang msh polos itu kepancing dan dihajar 1 demi 1 jauh diluar range meriam tank M3 dan M4
Katanya ni orang overrated banget, mungkin karena pada suka gayanya yang badass kali ya sebagai seorang komandan.
Balasan post maleo.pejuang
Quote:


sebetulnya banyak mitos soal Rommel sebagai general yang "bersih" ataupun "berjiwa ksatria" itu beberapa malah datang dari Inggris, seperti Churchill yang memuji Rommel sebagai "The Great General" yang mampu memberikan perlawanan walaupun terjepit masalah personel dan supplies

dan buku memoar seperti War Without Hate dan juga tulisan seperti Rommel Papers
nice trit gan
erwin yang orang lain pikirkan ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR sementara erwin yang ane pikirkan ERWIN ROMMEL, si RUBAH PADANG PASIR emoticon-Hammer2 btw nice trit gan
komposisi pasukan nya pas, ditambah gerak agresif, tapi sayang suply logistik selalu telat
romel ni salah satu pemimpin yg nekat,dia berani naik pesawat kegaris depan utk melihat kondisi geografis medan pertempuran pasukannya.

Quote:


ada cerita inggris pernah kirim spy utk bunuh rommel,tp ketahuan,dan malahan mayit si mata mata tersebut oleh rommel dimakamkan sesuai seremoni prajurit yg gugur sebagai bentuk penghormatan,ga tau ni beneran kah?

btw rommel apakah ada bikin kejahatan perang jg?




Diubah oleh beritafilistin
Balasan post beritafilistin
Quote:


Saya pernah baca hal ini, dan operasi ini. Saya lupa dimana, nanti saya post deh ceritanya. Intinya (kalau saya tidak salah ingat), tim udah siap nyergap, tapi gak ada satupun yg yakin rommel ada didalam, seharusnya bisa di abort, tapi leadernya (yg kalau nggak salah keturunan bangsawan/keturunan pahlawan perang inggris siapa gitu) ngotot minta lanjut, akhirnya ya bablas semua, leadernya yg tewas duluan karena dia yg nendang pintu sama rolling in, sisa cerita ya sdh ketebak, rommel memang lagi nggak disitu.. Dan memang atas perintah dia, semua korban dimakamkan secara militer.

Kalo kejahatan perang, nanti saya coba cari lagi ya. But let me tell you guys, this general is overrated. Kalo banyak yg setuju, nanti saya post bbrp "the other truth about rommel". Kalo mau ya sbnrnya googling sendiri jg banyak hehe, tapi jgn cuma wiki thok ya, bnyk sumber kredibel yg lain, bahkan di quora pernah ada yg posting wawancara dgn salah satu anak buahnya dulu di afrika, and I'm telling you, its a different and interesting story emoticon-Wink

Balasan post forgave
Quote:


post aja lah gan,knp harus tunggu persetujuan segalaemoticon-Big Grin

justru bagus ada pro kontra supaya ga lihat rommel dari satu sisi doang

btw,seberapa penting sebenarnya front afrika rommel utk axis?
Balasan post beritafilistin
1. Ngebantuin italia, kawan seper-axis-an emoticon-Big Grin
2. Di ww2, siapa nguasain suez, dia lah yg mampu ngendaliin jalur utama logistik
3. Nyari oil and other resources, not to mention dapet tambahan rekrutan "pasukan" baru dari daerah2 hasil revolt afrika, pasti dong pernah denger whermacht isinya orang aljazair, mesir? SS tapi orang prancis? Nazi orang muslim yg rata2 dari iran? Hehe...

Utk yg "the other truth about rommel" sabar ya emoticon-Wink Soalnya ane takut ntar tau2 diroyok garis keras rommel, ente tau kan kalo udah junjungannya, mau kaya gimana juga harus bener pokonya emoticon-Big Grin

To me, rommel is one gawddamn lucky general emoticon-Smilie
Diubah oleh forgave
jejak dulu
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di