alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Ukiran Batu Kakek Guru Maulaya Teiyabeiya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd5766114088dc40c8b457b/ukiran-batu-kakek-guru-maulaya-teiyabeiya

Ukiran Batu Kakek Guru Maulaya Teiyabeiya

Di sebuah pengunungan kota Hatumaurit , Hiduplah seorang kakek yang bernama Guru Maulaya Teiyabeiya , beliau dikenal Sang pemahat batu yang ulung, dari tangannya banyak batu disulap menjadi karya seni yang bernilai tinggi dan syarat akan makna. meski demikian kakek guru juga dikenal sebagai pemuja ukiran-ukiran nya tersebut, beliau di anggap sesat oleh masyarakat kota bahkan lembaga suci kota tersebut menyebut beliau sebagai guru yang terlarang di kota Hatumaurit ini, Seluru penduduk kota dilarang mengunjunginya.

Meski demikian Tak sedikit orang bahkan seperdua penduduk kota tertarik untuk menaru hati pada beliau, mereka merasa bahwa Guru Maulaya Teiyabeia adalah guru yang bijak, sufi yang arif dan ahli tirakat , Mereka berguru pada beliau dan menjalani aktifitas kehidupan bersama dengan beliau.

kota hatumaurit adalah sebuah kota yang di apit oleh gunung gunung yang menjulang tinggi dengan tebing dan pasak pasak yang indah, Dahulu kota ini terkenal dengan sebuah peristiwa berguling nya batu yang begitu besar, besar batu nya empat kali seekor gaja, batu tersebut menjadi aikon kota dengan julukan hatumaurit kota batu yang berguling.

Suatu ketika dipagi hari kakek guru Maulaya Teiyabeiya mengambil sebuah batu ukirannya yang pada batu tersebut tercetak dengan jelas, Kalimat Suci sang agung Pemilik kuasa,"Laillahaillaallah" kalimat yang dimuliakan oleh orang-orang suci di kota ini. pada batu tersebut beliau mendekatkan wajahnya dan mencium batu tersebut dengan penuh perasaan yang dalam sambil bibir nya bergerak komat kamit, syair-syair cinta keluar dari mulut beliau , seakan-akan batu yang dicium nya adalah kekasih nya sendiri kemudian di sambut suara suara pujian oleh murid murid Dengan kalimat pujian kepada sang kuasa pemilik segala sesuatu.

Saat mencium batu tersebut seorang pegawai lembaga suci melihat peristiwa tersebut, kemudian beliau mendekati kakek Guru Maulaya Teiyabeiya yang sedang asyik menikmati syair-syair untuk batu yang di ukir dengan kalimat suci nya orang orang suci kota ini. Tanpa salam pegawai lembaga suci itu dengan geram meneriaki kekek maulaya dengan sebutan gila dan sesat.

hai si gila, apa yang telah kau lakukan dengan batu tersebut, ku perhatikan engkau sering membawa nya kemana engkau pergi.

ini adalah batu yang ku sucikan, ada apa wahai pegawai lembaga suci..?

saya akan melaporkan engkau pada pimpinan lembaga suci kami, engkau telah mengunakan kalimat suci kami untuk kau jadikan sebagai simbol diri mu yang kau bawah kemana mana.

saya adalah hanyalah tukang ukir hamba Tuhanku, yang mengukir kalimat suci orang orang suci pada batu ukirannku.

mendengar ucapapan kakek guru maulaya pegawai lembaga suci tersebut merasa kesal dan gemam yang baginya kalimat tersebut tidak boleh digunakan sebagai identitas apapun sebab kalimat tersebut disucikan oleh orang orang suci kota hatumaurit ini, pengawai tersebut memanggil beberapa pegawai lembaga suci yang lain dan kemudian mereka beramai-ramai menuju rumah kakek maulaya, sesampainya di sana batu yang menjadi kebanggaan kakek guru maulaya dan pengikutnya itu dihancurkan dan diinjak-injak, kebencian yang besar terhadap kakek guru maulaya teiyabeiya dan pengikutnya nya membutakan mereka dengan apa yang ada pada batu tersebut. mereka berfikir kebiasaan beliau akan membawa kesesatan pada siapapun yang melihat nya, sehingga batu tersebut dihancurkan, murid-murid guru maulaya yang melihat kejadian tersebut tak terima dengan perlakuan pegawai pegawai lembaga suci dengan batu ukiran kakek guru maulaya yang telah Menjadi kebanggaan mereka tersebut.

Terjadi perang mulut diantara kedua kelompok tersebut, murid -murid kakek guru maulaya berangapan tindakan pegawai lembaga suci itu telah dengan sengaja menistakan kalimat suci yang ada didalam ukiran batu tersebut, sedang pegawai -pegawai lembaga suci menilai kebiasaan Guru maulaya teiyabeiya dan murid muridnya yang membangga banggakan batu tersebut dapat membawa mereka pada kesesatan.
peristiwa ini meyisakan perseteruan yang begitu besar di tengah -tengah kota, kedua Kelompok yang berseteru kemudian melibatkan seluru masyarakat kota untuk sama sama saling mendukung dengan dalil masing masing di antara mereka yang paling berhak atas kalimat suci tersebut, paling suci atas kalima tersebut, kelompok murid guru maulaya berdalih mereka paling suci dalam megagungkan kalimat suci tersebut, sedang kelompok pegawai lembaga suci berdalih mereka sebagai penjaga kalimat suci tersebut agar tidak di pergunakan untuk kesesatan.

perseteruan ini membakar amarah diantara kedua kelompok tersebut, mengakibatkan kehancuran moral dimana mana, kota yang indah ini kini menjadi ramai oleh hujatan hujatan kebencian dengan teriakan teriakan suci disetiap pelosok kota.

kakek guru maulaya teiyabeiya merasa malu dihadapan Sang pencipta atas apa yang telah terjadi pada kota ini, kakek guru maulaya kemudian bersujud dan mermunajat kepada Sang Agung Pemilik Segala Kemuliaan,.

"Wahai Engkau Yang dipuji pagi dan petang, wahai engkau yang memiliki segala kesucian Terimahlah ampunan Umat umat mu di kota ini, sungguh kami dalam keadaan yang merugi.

wahai rabb kami, datangkalah seseorang yang menjadi penghibur atas kedua kelompok di kota kami ini.

Wahai Tuhan Pemilik Malam Dan Siang berilah kami hati yang dengan nya dapat kami kasihi mereka semua".

ditengah tengah munajatnya Guru maulaya teiyabeya, seorang malaikat utusan Pemeliki segala malaikat menyapaikan kabar gembira pada beliau.


"wahai orang suci, Sesungguhnya nya sebaik-baik penjaga kalimat kalimat tuhan , adalah tuhan Sendiri yang melindungi nya".

"kusampaikan Sebuah kabar gembira untuk mu, sebagai bekal kekuatan hati mu, Akan Datang Seorang Hamba tuhan yang nama nya telah diserupakan alam, Ia akan menjadi penjejuk hati semua orang di kota ini.

"Cintailah Mereka yang berseteru, sayangi lah mereka, sunggu mereka dalam keadaan tak memahami ayat ayat tuhan nya".Ukiran Batu Kakek Guru Maulaya Teiyabeiya
kalimat yg lagi viral neh


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di