alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Presiden Jokowi Akui Cari Opsi Untuk Atasi Sengkarut BPJS Kesehatan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd56d48947868111d8b4568/presiden-jokowi-akui-cari-opsi-untuk-atasi-sengkarut-bpjs-kesehatan

Presiden Jokowi Akui Cari Opsi Untuk Atasi Sengkarut BPJS Kesehatan

Presiden Jokowi Akui Cari Opsi Untuk Atasi Sengkarut BPJS Kesehatan
Presiden Jokowi (Foto Dok. Nusantaranews)

NUSANTARANEWS.CO, Samarinda – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini mengaku tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk mengatasi sengkarut defisit BPJS Kesehatan. Langkah pertama yang telah dilakukan pemerintah adalah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,9 triliun untuk menutup defisit BPJS Kesehatan.

Baca Juga:
Presiden Jokowi Akui Cari Opsi Untuk Atasi Sengkarut BPJS Kesehatan

Sengkarut Defisit BPJS Kesehatan, Kewenangan Siapa?
BPJS Kesehatan: Gali Lubang Tutup Lubang Siasati Timbunan Utang
Defisit Anggaran, BPJS Kesehatan Klaim Masih Mampu Bayar Rumah Sakit

“Yang kedua nanti kita akan mencari opsi-opsi, Menteri Keuangan juga baru melihat pendanaan yang bisa digunakan untuk BPJS,” kata Jokowi usai membuka Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXX di Samarinda Convention Center, Samarinda, sebagaimana dikutip dari situs resmi Sekretaris Kabinet RI, Jumat (26/10/2018.

Baca juga: 
Nilai Tukar Rupiah Rp 15 Ribu Dinilai Berpotensi Kuat Membuat Jokowi Kalah di Pilpres 2019
5 Biang Kerok Daya Beli Masyarakat Terus Menurun
Nilai Tukar Rupiah Merosot, Daya Beli Masyarakat Jatuh

Presiden Jokowi Akui Cari Opsi Untuk Atasi Sengkarut BPJS Kesehatan


Jokowi menjelaskan untuk mengurai masalah krisis keuangan di BPJS Kesehatan, satu diantaranya adalah memperbaiki tata kelolanya. Selain itu, lanjut dia, pihak BPJS harus mengintensifkan penagihan bagi penunggak iuran yang saat ini dinilai masih kurang optimal.

Baca juga: 
Jokowi: Saya Sangat Sedih Lho, Jangan Dipikir Saya Senang
Pencairan Dana Kelurahan Jelang Pilpres Dinilai Politis, Jokowi: Sontoloyo
Jumhur Hidayat: Kebijakan TKA Sontoloyo!

“Yang masih tekor itu yang non-PBI (penerima bantuan iuran). Penagihan ini harusnya digencarkan, di sini ada tagihan-tagihan yang belum tertagih. Ini harusnya digencarkan yang iuran ini,” ujar Jokowi.

Baca juga:
Pilkada Serentak 2018: Benarkah Kita Dipaksa Memilih Calon Kepala Daerah Berstatus Terduga Korupsi?
KPU dan Bawaslu Disebut Pemicu Kerawanan Pecah dalam Pemilu
Pengamat Cium Adanya Indikasi Ketidakharmonisan Antara KPU dan Bawaslu

Sebagai informasi, problem utama program BPJS Kesehatan sejak diterapkan pada awal tahun 2014 terletak pada masalah tunggakan anggaran. Dimana dalam catatan perjalanannya, BPJS Kesehatan sedari awal selalu mengalami defisit.

Baca juga: 
FNI: Nelayan Buntung, Asing Untung
Politisi Ini Merasa Kasihan dengan Tito Karnavian
Sungguh Terjadi, Neraca Dagang Perikanan Indonesia Nomor 1 Se-ASEAN
Sudah Dibom, Diledakkan dan Ditenggelamkan, Kapal Asing Tak Jera Curi Ikan di Indonesia

Situasi ini membuat BPJS Kesehatan kerap dikejar kejar untuk melunasi utang dari tahun ke tahun. Tak pelak, BPJS Kesehatan pun dipaksa pontang panting dengan cara gali lubang tutup lubang untuk mensiasati timbunan utang tersebut.

Baca Juga:

Puncaknya pada 17 Oktober 2018 lalu, ketika Presiden Jokowi mengaku mengeluh ketika ditagih soal tagihan utang BPJS Kesehatan. Pada pembukaan Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di JCC, Senayan itu, Jokowi kesal karena dirinya harus turun tangan soal sengkarut defisit BPJS Kesehatan.

Baca juga:
Modus Baru Nelayan Nakal yang Merugikan Perikanan Indonesia
Anomali Ekonomi, Tax Ratio Makin Kecil Utang Tambah Besar

Solusi jangka pendek yang ditawarkan pemerintah melalui pencairan dana talangan yang bersumber dari APBN nyatanya tak mampu menjadi jalan keluar. Meski sebulan lalu (September 2018) pemerintan menggelontorkan dana sebesar Rp4,9 triliun, itu hanya cukup menambal utang BPJS Kesehatan sampai Juli 2018.
Dengan rincian untuk nomboki utang biaya layanan kesehatan rumah sakit senilai Rp1 triliun dan penalangan utang untuk obat serta alat kesehatan sebesar Rp3,5 triliun.

Baca Juga:


Halaman 1 dari 2
opsinya biayai yg pantas untuk dibiayai
mana ada sih asuransi kesehatan yg nalangin biaya berobat sakit batuk pilek pusing2 doang???

masyarakat udah terlalu dimanjakan BPJS jadi menyepelekan pencegahan penyakit dan pola hidup sehat
biar masyarakat sadar kalau sakit itu mahal jadi lebih giat menjaga kesehatan
Diubah oleh caliber
GImana mau ngomongin pencegahan, orang pemerintahnya aja masih makan duit dari pajak rokok. Dimahalin sekalian harusnya itu rokok macem di negara jepang . Biar yang misqueen2 ini ga pada beli rokok. emoticon-Smilie

Solusi yg terbaik memang mencegah. Tapi apa pemerintah siap untuk tidak dapat uang lagi dari pajak rokok? emoticon-Big Grin

Ane yakin wiwi ga berani. emoticon-Smilie

Satu2nya jalan ya, alokasikan semua pajak rokok ke BPJS. emoticon-shakehand
Diubah oleh temonoid
Semoga ketemu solusinya

Program healthcare itu penting.

Semoga tetep berkelanjutan.

nih jok...masukan dari gw buat dana tambahan.

dari pada lu pajakin sana sono, naikin sana sini..mendingan lu buka lotree ato togel kekinian ( emoticon-Leh Ugaemoticon-Smilie

tinggal pinter2 lu ngemasnya aja supaya ga kontroversi....

coba lu pikir jok, duit ngalir sendiri tanpa harus naikin biaya ato pajak...


togel kekinian solusi yang brilian jok emoticon-Leh Uga:
serius ini!!!
opsinya perbaiki menagemen bpjs brow ane ketar ketir ini aku ikut bpjs kelas satu jalan 3 tahunan pembayaran auto debet belom pernah ane pakai sama sekali
Quote:
Saya menunggu capres sebelah janji ngegratisin bpjs
Yang sebelah jembatan Suramadu sumber penghasilan..di gratiskan,,yang sini BPJS bangkrut..ini jg efek bagi2 kartu kis yang ngawur..orang yang punya penghasilan cukup banyak yang kebagian kartu kis..giliran yang PNS dan pensiunan yang bayar rutin asuransi kesehatan punya kartu Askes di alihkan ke BPJS..nalangin peserta BPJS yang pada nunggak..
Tu suramadu bridge yg digratiskan kemaren
Kenapa nggak sekalian diloakin+dikiloin buat nutup tu tekor
Quote:
kalau kelas satu,kok tdk pilih asuransi swasta Prudential..dll..

- turunkan gaji & fasilitas direksi & kary BPJS
- turunkan biaya operasional BPJS yg ampe 15T /thn

kalo biaya operasional segitu, lalu tekornya jg segitu, wajar apa enggak ??

biaya operasional itu kan harus ada outputnya yg signifikan ? selaras.
bahkan kalo perlu outputnya berkali2 lipat dr biaya operasional emoticon-Mad
Balasan post sengkugmaut
Quote:


Hahahahancuuk togel kekinian... emoticon-Leh Uga:
Balasan post sengkugmaut
Quote:


Mcem thailand ya ampe dibuat badan khusus? Mustahil bre bre.. jual bir aja pada kejang2 dimari
Quote:


Ane belom pernah bersentuhan sama namanya asuransi kesehatan brew sekalinya pernah pulang ngurus dokumen istri ane hamil jadi pas cek up ke dokter dianjurkan ngurus bpjs jdi ane urus emang iuran brpa brew semisal swasta. Kalau bpjs belom pernahbkepakai bisa ditarik duit gak brew?!
Balasan post sengkugmaut
Quote:


Mumpung tukang stempelnya digandeng emoticon-Big Grin
waktunya mengakhiri kartu ini dan kartu itu. pakai saja e-ktp yang sudah ada. kan modalnya trilyunan tuh plus banyak orang masuk penjara. masa e-ktp tidak bisa diandalkan. kan itu termasuk dokumen negara.

kalau masih kurang bisa ditambahkan dengan kartu npwp (untuk yang usia belum dewasa bisa dengan kartu npwp salah satu orang tuanya)
Diubah oleh kingoftki
Quote:


opsinya BPJS jadi pengelola saja ..
jangan ikut jadi penyedia jasa asuransi
biarkan semua ikut pake asuransi yagn sudah ada
kalau ada yang belum mampu bayar premi, berarti pemda nya yang harus bayar preminya .. pemda bisa buat program asuransi sendiri ..
dan BPJS hanya sebagai pengelola, pengatur, pembuat kebijakan, evaluasi dll ..

Balasan post fienka
bisa lah bree..tinggal ngemasnya aja gimana..sumbangan berhadiah ke ato apalah..

kalo urusan tambah dana ya yang beginian keunceng banget lah.
bayangin tiap hari "nyumbang" untuk togel kekinian...pertahun berapa tibu triliun tuh coba aja itung sendiri..

masalah haram dan halal...ahh analogiin aja kayak rokok lama2 bisa terima kok...pro kontra udah biasa lah.

nah ni negara mau nyomot dana dari mana lg coba?

emang thailand sampe ada badan khususnya???boleh ditiru tuh!!!!

Balasan post agusdwikarna
emoticon-Leh Uga:
Quote:
wah kurang tahu BPJS blm pernah di pakai bisa di tarik duit tdk,kalau tdk salah klaim asuransi kesehatan itu ya untuk biaya kesehatan itu..BPJS itu pada gk suka nya itu ngurus nya itu..kalau tdk masuk UGD,misal..periksa kesehatan itu harus pakai rujukan..ke puskesmas atau dokter klinik yang di tunjuk,,dan ke rumah sakit mana berjenjang..misal kita mau periksa ke rumah sakit kelas 1 propinsi..tapi di rujuk ke rmh sakit kabupaten dulu atau swasta..bila rumah sakit tsb tak mampu atau tak ada alat yg sesuai untuk pasien baru di rujuk lagi ke rumah sakit yang lebih tinggi grade nya..
Kalau asuransi swasta memang lebih mahal sdkt..tapi mudah proses berobatnya,ke mana rmh sakit tergantung iuran premi yang di bayar..obat yg tdk tercover BPJS bisa di cover asuransi swasta.. tergantung grade nya.. asuransi kesehatan itu sepertinya gak bisa di tarik duit lg..mungkin oleh ahli waris setelah yg punya polis asuransi meninggal..

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di