alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd56c8612e2575b5d8b457c/masuk-masa-transisi-huntara-ditargetkan-selesai-dalam-60-hari

Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari

Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari
Sejumlah pekerja membangun hunian sementara (huntara) di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (25/10/2018). Hunian ini diperkirakan sudah bisa ditinggali dalam dua bulan.
Masa tanggap darurat bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi selesai pada Jumat (26/10/2018). Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei masa tanggap darurat tidak perlu dilanjutkan karena situasi dan kondisi kehidupan masyarakat sudah membaik.

Selain itu, masa tanggap darurat tak dilanjutkan untuk mempercepat masa transisi darurat menuju pemulihan dan segera masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menurut hasil rapat koordinasi di kantor Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/10/2018) ditetapkan masa transisi darurat berlaku selama 60 hari mulai 27 Oktober hingga 25 Desember 2018.

Dalam masa transisi darurat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memperbaiki fasilitas sosial dan fasilitas umum seperti puskesmas, rumah sakit, sekolah, dan pasaryang rusak.

Dalam waktu yang sama, akan didata kerusakan perumahan penduduk, kantor pemerintah, fasilitas sosial, fasilitas umum dan infrastruktur jalan raya. Data itu akan diverifikasi oleh kepala daerah dan diberi bantuan lewat Surat Keputusan.

"Dengan SK (Surat Keputusan) itu pemerintah akan memberikan bantuan. Jadi dengan demikian maka pemulihan ini akan dilakukan secepat-cepatnya sesuai dengan arahan bapak Presiden,” kata Willem Rampangilei seperti dikutip dari voaindonesia.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menjelaskan selama masa transisi darurat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan fokus menata dan mendata pengungsi di tenda-tenda pengungsian. Mereka dipersiapkan untuk menempati Hunian Sementara (Huntara), yang paling lambat harus selesai dibangun sebelum 25 Desember 2018.

Longki menyatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah masih merumuskan kebutuhan dana stimulan bagi warga terdampak bencana alam yang rumahnya mengalami rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. "Dana stimulan tu sementara akan dihitung dulu. Tingkat kemahalan daerah itu berbeda-beda. Kami masih rumuskan. Kami akan usulkan ke Kementerian Sosial,” kata dia.

Setelah masa trasisi selesai, maka Gubernur yang akan menentukan apakah masa transisi darurat beralih ke rekonstruksi atau malah diperpanjang.

"Setelah dua bulan mendatang maka akan diputuskan oleh gubernur apakah masuk fase rehabilitasi, rekonstruksi ataukah perpanjangan transisi darurat dengan memperhatikan masukan-masukan, juga berdasarkan apa yang terjadi di lapangan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (26/10/2018) seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Inilah status keadaan darurat bencana yang dilakukan di Sulawesi Tengah. Kita masih masa transisi darurat ke pemulihan. Belum masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. BNPB dan Bappenas masih menyusun rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. pic.twitter.com/FTl2mWcurl
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) October 26, 2018
Dengan habisnya masa tanggap darurat, maka pemerintah bakal menarik pasukan evakuasi dan keamanan yang sudah bekerja di Sulteng.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, pemerintah juga akan berangsur-angsur menarik bantuan-bantuan alat berat. Wiranto menjamin penjarahan tak akan ada lagi dan meminta masyarakat di Sulteng tidak perlu khawatir.

"Penjarahan itu kan bersifat spontan, pada saat orang tidak bisa makan, tidak bisa minum, di sampingnya ada mini market, saya pun jarah juga jika jadi mereka," sambung Wiranto, seperti dinukil dari Kompas.com.

Menurut Wiranto, fasilitas keamanan juga sudah dapat dinormalkan sehingga tak perlu ada penambahan pasukan polisi dari luar daerah

Hingga Kamis (25/10/2018), menurut data BNPB, jumlah korban meninggal mencapai 2.081 orang dan luka-luka mencapai 12.568 orang.Korban hilang yang dilaporkan mencapai 1.309 orang.

Ada 214.925 orang terpaksa mengungsi. Sebanyak 206.194 orang mengungsi tersebar di 122 titik pengungsian. Sedangkan 8.731 orang mengungsi keluar Sulteng.

Bencana yang mengguncang sebulan lalu itu juga membuat harta sebesar Rp15,29 triliun melayang. Nilai itu terdiri dari kerugian Rp2,02 triliun dan kerusakan Rp13,27 triliun.

"Definisi kerusakan itu adalah nilai kerusakan stok fisik aset, sedangkan kerugian adalah arus ekonomi yang terganggu akibat bencana," kata Sutopo.

Sedangkan bantuan internasional berupa uang yang masuk ke rekening BNPB mencapai Rp25 miliar. "Asal Rp25 miliar ini adalah bantuan dari negara dan perorangan," ujar Sutopo. Bantuan yang diterima tak hanya berwujud uang, namun juga barang-barang logistik di antaranya tenda, terpal, penjernih air, genset, selimut, alat berat, dan makanan.
Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-dalam-60-hari

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari Menyiapkan kesempatan pemuda pada era digital

- Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari Dolly Salim, gadis 15 tahun dalam Sumpah Pemuda 1928

- Masuk masa transisi huntara ditargetkan selesai dalam 60 hari Aduan limbah malah jadi modus suap DPRD Kalteng



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di