alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pria Ini Ditangkap Polisi karena Rusak Kantor NU dan Gereja
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd5605c902cfead0c8b4567/pria-ini-ditangkap-polisi-karena-rusak-kantor-nu-dan-gereja

Pria Ini Ditangkap Polisi karena Rusak Kantor NU dan Gereja

Pria Ini Ditangkap Polisi karena Rusak Kantor NU dan Gereja

MAGELANG - Pelaku perusakan kantor Nahdliyin Center di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ditangkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Magelang.

Pelaku berinisial NA (44) merupakan warga Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Kepala Polres Magelang AKBP Hari Purnomo menuturkan, NA telah ditetapkan sebagai tersangka sejak diringkus, Sabtu (27/10/2018) petang.

"Tersangka kami tangkap saat dia dalam perjalanan pulang ke rumahnya di kawasan Salam, Sabtu petang," kata Hari, dalam keterangan pers di Mapolres Magelang, Minggu (28/10/2018).

Menurut Hari, penangkapan terhadap NA dilakukan setelah polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkata (TKP), keterangan saksi, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV).

Setelah diperiksa, tersangka mengakui telah melakukan perbuatan perusakan itu dengan cara melempar batu ke arah kantor Nahdliyin Center dan mengenai kaca pintu, pada Jumat (26/10/2018) pagi.

"NA melakukan perbuatan tersebut seorang diri, dengan cara melempar batu, dan mengendarai sepeda motor," imbuh Hari.

NA yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual madu dan buku agama itu mengakui perbuatan tersebut sebagai reaksi atas dugaan pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Jadi, tersangka ini merasa marah dengan pembakaran bendera di Garut beberapa waktu lalu. Dia banyak membaca informasi dan perkembangan berita tersebut dari media sosial," papar Hari.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam diketahui ternyata NA juga melakukan perusakan di 2 gereja dan sekolah Kristen di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Sabtu (27/10/2018) dini hari.


Bahkan, pria itu juga melempari batu gedung kantor DPC PDI Perjuangan di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, di hari yang sama.

"Kami amankan barang bukti antara lain sepeda motor, bongkahan batu, pecahan kaca, jaket, helm, celana," beber Hari.

Hari menyatakan, setelah dilakukan pendalaman, tersangka tidak berafiliasi dengan ormas atau kelompok agama tertentu di Magelang. "Dia bergerak sendiri, secara individu," ujar dia.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 410 KUHP tentang Perusakan Gedung, subsider Pasal 406 KUHP tentang Perusakan Barang.

Ancaman hukuman untuk Pasal 410 KUHP 5 tahun penjara, sedangkan Pasal 406 KUHP ancaman hukumannya 2 tahun 8 bulan.

Untuk diketahui, Kantor Nahdliyin Center di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, tiba-tiba dilempari batu oleh orang tidak dikenal pada Jumat (26/10/2018) pagi.

Lemparan batu pelaku mengenai kaca pintu hingga pecah.

Kemudian pada Sabtu (27/10/2018) dini, pelemparan batu terjadi di SMK Pangudi Luhur Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan. Pelemparan menyasar kaca jendela ruang praktik siswa hingga pecah.

Baca juga: Fakta Kasus Pembakaran Bendera, Minta Perlindungan Polisi hingga Pembawa Bendera Jadi Tersangka

Kemudian, pelemparan batu berlanjut ke Gereja Kristi Tyas Dalem Mandungan Desa Bringin, Kecamatan Srumbung. Akibatnya 2 kaca jendela pecah.

Tidak berselang lama kejadian serupa menimpa Gereja Santo Antonius di Jalan Kartini Kecamatan Muntilan dan di Kantor DPC PDI Perjuangan Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka pada rentetan peristiwa itu, namuan mengakibatkan kerugian material hingga jutaan rupiah.


jihad


tujuannya mulia, tapi sayang, jihadnya tertangkap CCTV emoticon-Cape d...


insya allah kedepannya, dapat menjadi hikmah, agar lebih pintar menghindari CCTV sebluem melakukan jihad



niat jihad memamg mulia,
tapi sampai tertangkap kepolisian, jadi turut memalukan agama emoticon-Hammer2
Halaman 1 dari 3
NA

Nathanael Abraham emoticon-Malu
mirip cara2 PKI ya emoticon-Takut
salah satu cara untuk menjinakkan anjing jantan yang terlalu agresif itu adalah di kebiri.

Mungkin kedepannya bisa dipraktekkan. Toh capres idamannya juga sudah di kebiri emoticon-Malu (S)
Paling vonis 1 bulan emoticon-Ngakak
PKI paling tidak suka sama NU
bergerak atas kemauan sendiri,itu nggak masuk akal emoticon-Big Grin
knpa harus gereja juga jadi sasaran?
ngerusak kantor NU mungkin bisa kena hukuman
emoticon-Cool
Kalo merusak gereja dan sekolah kristen ga masalah
emoticon-Leh Uga
Bego amat. Mending lu larisin dagangan lu emoticon-Wakaka
rusak gereja dari dulu, wajar saja tidak tertangkap,
karena tidak ada yg berani melapor dan jadi saksinya



begonya sekarang nekat rusak kantor NU, tentu banyak yg berani jadi pelapor dan saksi
Efek islam radikal mabok agama, emoticon-Najis
hubungannya apa dg gereja atas pembakaran bendera HTI?
tolong jelaskan
Makin lama kok politik bukan nya membawa solusi makah menambah penyakit aja
Balasan post jimmyjun
Quote:


Yg bakar satpam gereja, gitu mungkin mikirnya
Quote:


dikebiri tapi kok masih agresif?
astajim dia sedang berjihad ya akhi emoticon-Kagets
penjarakan aja orang" kyk gini
Otaknya miring ke kanan ...
Balasan post kresna.duta
Quote:


kalau itu sudah kaga agresif, tapi ambisius emoticon-Malu (S)
Kasim wowo kan pengen jadi kaisar juga emoticon-Big Grin
waduh masih bisa senyum2 tuh teroris emoticon-Takut
keluar penjara bakal ngebom
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di