alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bawaslu Minta Penayangan Videotron Jokowi-Ma’ruf Harus Dihentikan
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd55f0ad675d4fe5a8b4581/bawaslu-minta-penayangan-videotron-jokowi-maruf-harus-dihentikan

Bawaslu Minta Penayangan Videotron Jokowi-Ma’ruf Harus Dihentikan

Bawaslu Minta Penayangan Videotron Jokowi-Ma’ruf Harus Dihentikan
Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Anggota Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) DKI Jakarta, Fuadi mendesak agar penanyangan videotron pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dihentikan karena melanggar aturan.
Pemasangan videotron capres cawapres nomor urut 01 di beberapa lokasi melanggar administrasi Pemilu terhadap tata cara dan mekanisme administrasi pelaksanaan Pemilu.

Baca Juga:
KPU dan Bawaslu Disebut Pemicu Kerawanan Pecah dalam Pemilu
Pengamat Cium Adanya Indikasi Ketidakharmonisan Antara KPU dan Bawaslu

“Penayangan videotron pasangan calon nomor urut 01 harus dihentikan,” kata Fuadi dalam keterangan tertulisnya dikutip, Jumat, 26 Oktober 2018.
Larangan itu, lanjut dia, tertuang dalam surat keputusan KPU Provinsi DKI Jakarta nomor 175/pr.01.5-KPT/31/prov/IX/2018 tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye Provinsi DKI Jakarta dalam Pemilu tahun 2019.

Baca Juga:
Politisi Ini Merasa Kasihan dengan Tito Karnavian

Dirinya menjelaskan bahwa pemasangan alat peraga kampanye berupa videotron yang memuat pasangan calon nomor urut 01 itu berada di tempat terlarang.

Baca juga:
Israel Didirikan Melalui Terorisme, Dipupuk Dengan Darah Arab dan Barat
Sabra dan Shatila Menjadi Martir Kebangkitan Hizbullah

Selama ini penanyangan videotron paslon Jokowi-Ma’ruf Amin tersebar di sejumlah tempat antara lain di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Taman Tugu Tani Jakarta Pusat, Jalan Menteng Raya Jakarta Pusat, dan Jalan Gunung Sahari Raya Jakarta Pusat.

Baca:
Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI
Muhasabah Kebangsaan: Bughot dengan Bertopeng Kalimat Tauhid

Bawaslu DKI mengingatkan pemilik videotron untuk tidak menayangkan kembali materi kampanye Pemilu di lokasi yang dilarang sebagaimana yang diatur dalam surat putusan KPU tentang lokasi pemasangan alat peraga kampanye Provinsi DKI Jakarta dalam Pemilu tahun 2019.

Baca Juga:

Sebelumnya, seorang warga bernama Sahroni melaporkan kasus ini ke Bawaslu setelah melihat videotron Jokowi pada 28 September lalu. Dia melihat ada beberapa videotron Jokowi di Jakarta: Jalan Medan Merdeka Barat, M.H. Thamrin, Jenderal Sudirman hingga kawasan Blok M.

Baca juga:
AKTIFITAS TERORIS ISRAEL: 1939-1948
Aktifitas Teroris Israel: 1949-1981
Ketika Israel Berusaha Menjalin Hubungan Diplomatik dengan Indonesia
Israel Didirikan Melalui Terorisme, Dipupuk Dengan Darah Arab dan Barat
Sabra dan Shatila Menjadi Martir Kebangkitan Hizbullah
Bagaimana Karakteristik Gelombang Kelima Terorisme?
Terorisme Dalam Lintasan Sejarah Modern

Beberapa hari kemudian, dia kembali melihat videotron Jokowi-Ma’ruf di rute yang sama. Setelah itu, barulah dia membuka peraturan perundang-undangan terkait lokasi pemasangan videotron yang diperbolehkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Berdasarkan Surat Keputusan KPU nomor 175, dia menyatakan videotron Jokowi-Ma’ruf berada di lokasi terlarang. Diketahui, dalam Surat Keputusan KPU No 175 disebutkan 23 titik terlarang pemasangan alat peraga kampanye termasuk videotron, di Jalan Medan Merdeka Utara, Barat, Selatan, dan Timur.

Baca Juga:


Revolusi mental nye mane
Gapapelah
Quote:
Yang penting gak kampanye di depan anak2.. mau jadi presiden apa mau jadi ketua kelas bos?


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di