alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pembunuhan Sadis di Tanjung Morawa, Satu Keluarga Diikat Lakban Dibuang ke Sungai
3.67 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd4ea68ddd770085b8b4567/pembunuhan-sadis-di-tanjung-morawa-satu-keluarga-diikat-lakban-dibuang-ke-sungai

Pembunuhan Sadis di Tanjung Morawa, Satu Keluarga Diikat Lakban Dibuang ke Sungai

Pembunuhan Sadis di Tanjung Morawa, Satu Keluarga Diikat Lakban Dibuang ke Sungai

Medan – Kasus pembunuhan Manajer PT Domas, Muhajir, istri dan anaknya akhirnya menemukan titik terang. Polisi berhasil meringkus empat tersangkanya. Satu diantaranya tewas ditembak.

Dua tersangka yang hidup dipaparkan di depan awak media, Senin (22/10). Berdekatan dengan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, tempat dimana jasad rekan mereka ditempatkan.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, yang langsung memaparkan kasus itu. Konferensi pers yang semula dijadwal pukul siang tadi baru sore terlaksana.

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Di Madina Belum Tuntas, Lipra Sumut Kembali Demo Kejatisu

Empat tersangka yang ditangkap antara lain berinisial DN, AH (sebelumnya AG), R dan Y. Polisi mengabarkan jika AG yang tewas ditembak.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto menjelaskan, motif para pelaku nekat membunuh sederhana. Pelaku AG merasa dendam setelah diolok-olok. “Diduga korban mengejek tersangka AH dengan sebutan rombongan gajah,” kata Agus.

Sesuai juga dengan penuturan para pelaku. Ternyata mereka juga mengejek Muhajir dengan sebutan ‘tuyul’. “Kalau dibilang almarhum (korban) ke AH Pasukan gajah wis teko, artinya pasukan gajah sudah datang,” kata tersangka R saat ditanyai Kapolda.

Tersangka AH pun dendam. Dia mendatangi rumah korban di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, sejak Selasa (9/10). Korban tidak curiga. Karena pelaku, masih terbilang tetangga.

Modus tersangka ingin meminjam uang kepada Muhajir. Begitu masuk ke rumah, tersangka langsung memukul kepala korban Muhajir dengan batu bata.Tersangka R kemudian masuk. Muhajir diikat dengan lakban. Begitu pun Suniati dan Sholihin sang anak. “Ketiga korban dikumpulkan di ruang tamu dan dijaga tersangka R,” ujarnya.

AH kemudian mengambil mobil yang dikendarai DN. Korbna dimasukkan ke dalam mobil. Korban dibawa ke arah jembatan di wilayah Kecamatan Talun Kenas, Deliserdang. Ketiganya langsung dibuang dalam kondisi kaki dan tangan terikat lakban.

Para korban diduga masih hidup saat dibuang. Karena sempat ditemukan pasir di dalam paru-paru korban saat diautopsi. R dan AG kemudian melarikan diri ke Pekanbaru. Mereka diringkus pada Minggu (21/10) sekira pukul 17.30 WIB.

AG mencoba melawan petugas. Tembakan diletuskan dan menerjang tubuhnya. Dia roboh dan akhirnya tewas. “AG menyerang personil yang mengendarai mobil dengan cara mencekik dengan kondisi tangan tersangka terborgol,” ujar Agus.

R yang dibawa dengan mobil lainnya juga ingin melarikan diri. Dia diberi tembakan di kaki. Sebelumnya tersangka yang pertama kali ditangkap adalah DN. Perannya membantu membawa ketiga korban. Kemudian ada satu tersangka lagi yang ditangkap berinisial Y. Dia diduga berperan sebagai penyimpan senjata yang digunakan untuk menghajar korbannya.

Sebelumnya, Muhajir, 49 bersama Suniati, 50 serta anak mereka M Solihin,12 dilaporkan hilang. Ketiganya raib dari rumah mereka sejak Selasa (9/10).

BACA JUGA: Bentrok Antar OKP, Polisi Amankan 3 Pria Dari Kampung Agas

Desy Rahmawati, sang anak sulung yang tahu pertama kali keluarganya hilang. Muhajir terakhir terlihat Senin (8/10) malam. Keesokan paginya, Desy menelepon orang tuanya. Namun berkali-kali panggilannya tak mendapat jawaban. Desy pun mendatangi kediaman orangtuanya. Di dalamnya kosong.

Jasad Muhajir yang pertama kali di temukan, Kamis (11/10). Dia dibuang di aliran Sungai Belumai, Deliserdang. Tiga hari kemudian, giliran M Sholihin yang ditemukan tidak jauh dari lokasi.

Jasad yang diduga Suniati ditemukan terakhir. Tepatnya pada Selasa (16/10) di Perairan Batubara. Dia ditemukan bersama jasad lainnya yang sempat diduga sebagai korban pembunuhan itu. Nyatanya tidak. Itu jasad lainya yang tidak berkaitan dengan pembunuhan sadis tersebut. (fat)

https://www.teras.id/news/pat-45/108...uang-ke-sungai
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Rombongan gajah sumut valak emoticon-Leh Uga

https://riausky.com/news/cetak/31349/

Berarti yang telanjangin si suniati ada 2 suspect:
1. Mayat tak dikenal yang ditemukan bersama mayat suniati
2. Ikan

nantikan rekonstruksi ala sutradara hollywood di Boruwood emoticon-2 Jempol

Syukurlah otak pelakunya ditembak mati, jadi bisa pakai imaginasi dan kreativitas syuting nya emoticon-Traveller

Petisi cerpen terbitan boru ngangkang
Diubah oleh ruko.berita
Halaman 1 dari 2
medan lagi, ngeri kali bahhh
seremnya.... emoticon-Takut
Emang top markotop emoticon-2 Jempol
Quote:


what the faaaak emoticon-Hammer (S)

itu tempat buang mayat kali ya.. emoticon-Cape d... (S)
habisi lah itu pembunuh tembak mati semua ga guna hidup di dunia
bener juga cimet "nggak usah gaul sekalian"
emoticon-Takut emoticon-Takut emoticon-Takut


Sayang cuma 1 pelaku yg "melawan" petugas dan ditembak mati.

Seharusnya semua pelaku "melawan" petugas pas ditangkap. emoticon-Malu
Balasan post qavir
Quote:


Masuk akal juga
Negara ga beban ngasih makan
Sudah taw gak cocok masih dekat2,
Bikin perkara saja. Mulai sekarang
TANGKAFFF YG MULAI DEKAT2 !!
DAN USIR DARI LINGKUNGANemoticon-Ngamuk
Tangkap polisi nya jg klo gak mau melakukan tugas nya
Diubah oleh mibmobz
Quote:
Di pengadlan jg bakal mampus semua, mending didor semua daripada ngabisin duit negara emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


kaya biasa aja polisinya nemu gituan di kali emoticon-Ngakak
sungai tempat buang mayat
sumbu pendek jelas
ck ck ck, satu keluarga dibunuh.. emoticon-Cape d...
sarang kriminal
Greget ini mah
hukum mati
Balasan post tofftof
Quote:


Makanya kemarin TS nya komen himbauan, buanglah mayat pada tempatnya, jangan buang di kali, karena kalau semua pembantai 1 keluarga pada buang mayat ke kali, sumut tenggelam karena banjir

Terus dia dimaki2 dan dihujat oleh putra boru ngangkang kaskus, dibilang tidak manusiawi lah, rasis lah, tidak empati lah, dll hingga komen dia dihapus

Tahu sendirilah, bacod putra boru ngangkang, seharum lobang bo'ol mamak nya emoticon-Big Grin

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di