alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menteri PPN/Kepala Bappenas: "97% Lapangan Pekerjaan Berasal Dari UMKM"
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd4e3231cbfaa2e548b4567/menteri-ppn-kepala-bappenas-quot97-lapangan-pekerjaan-berasal-dari-umkmquot

DFGHFDSEFAWDESRDFG

GHGFXDFZSDSDFGVHBMNMBVHGF
Diubah oleh michelin234
ya kalo intinya pemerintah mau ekspor kenapa tidak di dorong masyarakatnya untuk bukapabrk pengolahan?
contoh pengolahan bioethanol,biogas dr limbah2 pertanian, atau misalkan di dorong bikin high tech industry contoh dibidangg pembuatan integrated circuits, sensor dan komponen elektronik lainnya. atau misalkan join venture dengan pengusaha luar seperti jepang, korea selatan, european union, russia, amerika, kanada, australia.

karena usaha umkm itu ya susah buat eksport. skala produk yang dihasilkan dikit. dan value ekspor untuk dijual juga rendah dan negara lain juga bisa buat produk2 yg mirip yang dihasilkan oleh umkm kita.


hoax membangun gk not emoticon-Ngakak


Quote:


mantabin ukm dulu


baru export


mengubah pola pikir pengguna menjadi pembuat ga semudah membalik telapak tangan.


kembali ke anda sendiri

apakah bahasa c++ lebih familiar daripada posting sosial media ?
pelaku UMKM emang dibantu pemerintah???
mereka berjuang sendiri kok...mau ada dan ga ada pemerintah pun mereka pasti ada..

pemerintah sih fokusnya kesejahteraan PNS aparat doank....
pemerintah jangan terlalu bergantung sama modal swasta
bangun industri sendiri dengan uang APBN
jadikan UMKM sebagai mitra pemasok barang/komoditi setengah jadi untuk diproses industri hingga siap ekspor
selama ini UMKM hanya jalan ditempat karena ga punya jalur pemasaran ekspor untuk berkembang
ane sebagai orang yg bergerak di industri umkm setuju sekali, bahkan ane bisa pekerjaan orang yg cuma lulus sd atau smp.

Tapi sayangnya pemerintah mulai galak pajak buat umkm. Sesuatu yg baru berkembang kalo udah dipalak macem2 bakal redup. Padahal manfaatnya banyak buat perekonomian terutama menyerap tenaga kerja
Balasan post ffffffffffffffu
Quote:


join venure ma asing ? selama nasbung laknat masih treak osang asing mah bakal berat kejadian. mending mereka jadi pupuk aja biar atmosfer usaha yang mendukung investasi mendingan dikit.

tokped, bukalapak, gojek, grab banyak menyerap tenaga kerja dan wirausaha baru. Tolong jgn dibuat kebijakan macem2 terutama perihal pajak. Karena mereka semua usaha rumahan yg modalnya tidak banyak, tapi mereka punya peran penting buat produsen, tenaga kerja hingga pemasaran emoticon-Peace
Balasan post g2reload
Quote:


ukm macem apa dulu nih?? kalo ukm cuman semacem usaha makanan doang mah ekspor susah.
gue bilangin nih ya, bedanya antara negara maju dengan negara berkembang ada pada sektor usaha yang bergerak.

contoh aja nih ukm indonesia isnya kalo ga di bidang kuliner ya paling juga bidang pakaian.
sementara di amerika nih mereka fokus bidang high tech sector.


skrg gini deh, yang jadi penyakit di masyarakat indonesia itu internet cuman buat sosial media. mereka jarang bareng belajar2 otodidak programming atau paling enggak belajar2 mengenai bikin produk teknologi. paling2 juga kebanyakan yang belajar otodidak juga sebatas editing skills, art design, modelling design. internet skrg sudah open dan public access. nyari2 ilmu gampang, tutorial banyak, nyari jurnal-jurnal penelitian udah gampang banget aksesnya, apalgi nyari buku2 dari yang bahasa indonesia, inggris sampe bahasa arab/turki atau bahasa russia aja ada semua, lengkap.

lo mau belajar quantum physics bisa, mau belajar artificial intelligence (machcine learning, deep learning, neural network, fuzzy logic) bisa, mau belajar data base bisa, mau belajar hacking/kracking network bisa. ente mau belajar stock exchange atau ekonomi macro/micro gampang, mau belajar filsafat mengenai sifat dasar manusia bnyak sumbernya, mau belajar dna atau biomolecular atau stem cells banyak sumbernya. mau belajar pertanian permakulture atau hidroponik ada semua bos.

gobloknya orang indo masih jadi budak pengguna sosial media.
Balasan post namdokmai
Quote:


ya. gue setuju ama lo. contoh negara2 yang menasionalisasi usaha2 yang berprofit gede, perekonomian negara mereka amburadul dan nilai tukar mata uangnya jebol.

contoh saja : Venezuela, Argentina, Zimbabwe, Chile, Turki dll.

kenapa butuh investor asing? karena uang dari investor mereka cenderung pake dollar. nah semakin banyak investor yang masuk, maka makin banyak pula uang dollar yang masuk. akibatnya stock pasokan uang dollar nambah. sementara mata uang lokal yang tersimpan dikit. otomatis nilai mata uang lokal cenderung naik dan menguat karena pasokan lebih sedikit dibanding demand. nah dollar juga, semakin banyak supply maka nilai mata uang dollar turun karen stock supply lebih banyak.

nah gue suka ada investor asing yang masuk berarti menandakan :
1.) negara kita aman dan stabil untuk investasi. karena ga ada investor yang mau investasi kalo prospek investasinya ga jelas
2.) ekonomi kita sedang tumbuh baik dan sehat
3.) nilai mata uang kita semakin kuat dan stabil. karena pertukaran dan perputaran uang lokal kita dipake dan ga tersimpan jadi benda mati aja.

nah yang jadi masalah kan gini, mata uang kita lemah terhadap dollar karena peredaran mata uang dollar di negara kita lebih sedikit dibanding mata uang lokal (biasanya habis buat impor bahan2 pokok, wisata baik wisata religi maupun wisata hiburan biasa).
demand uang dollar > dr supply dollar yang kita punya, akhirnya kalo kita mau beli dollar, harga dollar kian mahal.
sama aja kek barang lah, mata uang dollar juga sama.


dan gue heran sama nasbung, kenapa mereka ga mau investor asing masuk ke kita. uang mereka sangat penting buat kestabilian mata uang kita loh. belom lagi kesempatan kerja yang bisa dibuka.
Quote:


agak susah ngubah mindset orang indonesia.


ane aja belajar programming otodidak baru kuliah jur IT.


pelan tapi pasti mulai muncul banyak enterpreneur muda.

kita lihat saja kedepan, kalau mental buruh ga berubah jadi mental pengusaha maka hanya jadi kaum loser, tersisih dan makin terpuruk kecuali punya warisan ga abis 20 turunan
Balasan post g2reload
Quote:


ente sudah punya usaha di bidang apa gan?
Quote:


ane ada
software house
depo air minum
kios bensin
server pulsa
tempat parkir motor

kecil-kecilan gan emoticon-Malu
Balasan post g2reload
Quote:


mulai sudah berapa lama gan?

maksudnya setelah lulus kuliah, atau berbarengan?
Diubah oleh SiPutihBiru
Balasan post g2reload
Quote:



nah ini bagus. kalo bisa software house dikembangkan ya gan. fokus ke artificial intelligence, machine learning, robotics dan mechatronics (mechanic-electronic). karena kedepan bidang itu yang berkembang pesat 5-12 tahun kedepan. industri2 juga nantinya akan fully automation semua dari produksi bahan mentah sampe bahan jadi. paling cuman supir doang yang lumayan bertahan sampe 15 tahun kedepan kalo bidang industri (khusus buruh).
Quote:


kalau software house siy karena ane awal belajar programming autodidak jadi kuliah untuk memantapkan ilmu aja gan.


sempat beberapa kali kerja kantoran sampai jadi guru it, tapi mending freelance. mo seberapa besar pendapatan kita yang tentukan
Quote:


kalau sampai teknologi AI butuh modal besar untuk pembuatan prototype.

ga semudah yg ente bayangkan gan, tulisan ente diatas itu udah industri besar udah bukan ukm lagi.

kalau ukm paling buat mesin packing doank.
Balasan post g2reload
Quote:


ya awal2 bikin ai yang agak dumb aja. contoh embedded system contoh sensor dengan raspberry pi pake machine learning banyak kok tutorialnya. emoticon-Smilie
Quote:


ane dah maen mikrokontroler sejak atmel, kalau rasberry, Android itu udah mikro konputer.

konsep ente bagus gan, tapi butuh modal gede untuk developnya.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di