alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kisah Nyata Film " Ayla: The Daughter Of War "
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd32955582b2ef42c8b4567/kisah-nyata-film-quot-ayla-the-daughter-of-war-quot

Kisah Nyata Film " Ayla: The Daughter Of War "

Sersan Süleyman Dilbirliği sendiri kini telah meninggal dunia. Dia meninggal setelah 1,5 bulan film Ayla: The Daughter of War dirilis, tepatnya pada 7 Desember 2017 di usia 91 tahun. Beberapa jam setelahnya, menyusul sang istri mengembuskan napasnya yang terakhir.
Kim Eun Ja atau Ayla sendiri kini telah berusia lebih dari 60 tahun. Ketika Sersan Süleyman dirawat di rumah sakit sebelum meninggal, Ayla sempat menemaninya. Bagi ayla, sersan Süleyman sudah seperti ayahnya sendiri
Semoga Arwahnya di terimah oleh ALLAH YME
RIP Sersan Suleyman.....

Film berdasarkan Kisah nyata, satu2nya Film yg bkin gw ampir nangis...

PERANG KOREA
Antara tahun 1950 dan 1953, Semenanjung Korea bertahan melalui salah satu masa paling mematikan sejarahnya. Pada 25 Juni, 1950, perang dimulai ketika sekitar 75.000 tentara dari Tentara Rakyat Korea Utara menyeberangi perbatasan antara Republik Rakyat Demokratik Korea dukungan Soviet di utara dan Republik Korea pro-Barat di selatan.

Dalam hitungan detik, seluruh Semenanjung Korea berubah menjadi Ladang Peperangan yg memakan banyak sekali Korban jiwa di pihak Korea komunis, korea Demokrasi, Turki, RRC, dll

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan bantuan militer untuk Korea Selatan, dan Turki merupakan negara kedua yang menjawab seruan PBB, setelah AS.

Turkish Brigade,

sebuah Brigade Infanteri Tentara Turki, diberangkatkan menuju Korea Selatan untuk membantu pihak Korea Selatan menjaga rumah mereka tetap utuh. Namun, Sersan Süleyman, seorang tentara Turki berumur 25 tahun, mungkin tidak pernah berpikir bahwa hidupnya akan berubah selamanya ketika dia secara sukarela pergi ke Korea Selatan.
Turkish Brigade, sebuah Brigade Infanteri Tentara Turki, diberangkatkan menuju Korea Selatan untuk membantu pihak Korea Selatan menjaga rumah mereka tetap utuh. Namun, Sersan Süleyman, seorang tentara Turki berumur 25 tahun, mungkin tidak pernah berpikir bahwa hidupnya akan berubah selamanya ketika dia secara sukarela pergi ke Korea Selatan.

Ketika takdir menetapkan

Di hari yang menentukan itu ketika kehidupan dan hati Süleyman berubah selamanya, batalionnya sedang bertempur melawan musuh di tengah malam. Setelah pertarungan sengit itu mereda, para tentara Turki melihat pergerakan diantara semak-semak di belakang mereka. Mengira itu musuh yang bersembunyi, semua tentara mengarahkan senjata mereka ke semak-semak; namun, Sersan Süleyman yang cukup berani untuk berjalan memasuki semak-semak untuk menghadapi musuh.

Memang, ada seseorang yang sedang bersembunyi di semak-semak, namun itu bukanlah musuh: itu adalah seorang gadis yang ketakutan, menangis. Süleyman mengangkatnya dan memeluk gadis itu untuk membuatnya merasa aman. Gadis itu tidak mempunyai identitas, rumah ataupun keluarga yang masih hidup. Süleyman tidak bisa meninggalkannya di sana; dia tidak mempunyai pilihan kecuali membawa gadis itu dengannya.

Para tentara Turki menyambut dengan tangan terbuka gadis itu. Mereka merawatnya dan mencarikannya pakaian. Dia adalah maskot dan favorit semua anggota brigade. Tidak hanya Süleyman yang telah seperti ayah baginya tapi seluruh kamp militer menjadi keluarganya. Segera, Süleyman menamainya “Ayla” (Bulan) seperti wajahnya yang bersinar di bawah bulan purnama ketika dia menemukannya

Menjadi gadis yang pintar, Ayla mempelajari bahasa Turki dalam waktu yang sangat singkat, dan dia bahkan mulai membantu para tentara menerjemahkan bahasa. Selama satu setengah tahun, Ayla dan Süleyman menjadi tidak terpisahkan; nemun, setiap dongeng akan selalu berakhir.

Sebuah perpisahan yang memilukan

Ketika waktunya telah datang bagi tentara Turki untuk meninggalkan Korea dan pulang, Süleyman ingin membawa Ayla dengannya, tapi itu tidak mungkin. Dengan air mata yang membasahi wajah mereka, Süleyman dan Ayla, yang disatukan oleh perang, dipisahkan kembali oleh perang yang sama. Süleyman kembali ke Turki, sementara Ayla ditempatkan di sebuah panti asuhan, Ankara School, yang didirikan oleh pemerintah Turki bagi anak-anak yatim piatu Korea agar dapat menerima pendidikan.

Selama bertahun-tahun, Süleyman selalu memikirkan Ayla. Ketika Korea Selatan mengirimkan tim penyelamat setelah Gempa Gölcük yang mengguncang Turki pada 1999, dia berharap Ayla akan datang dan mencarinya. Ketika Tim Sepakbola Nasional Turki bermain di Piala Dunia di Korea Selatan pada tahun 2002, Süleyman memperhatikan para penonton di TV, berharap bisa sekilas melihat Ayla, namun dia tidak pernah bisa.

Pada umur 85, Sersan Süleyman Dilbirliği menghadiri penyambutan yang diadakan untuk memperingati 60 tahun Perang Korea.

Selama penyambutan itu, Süleyman berbagi kisahnya pada sesama tentara dan pejabat Turki serta Korea. Setelah mendengarkan kisahnya, seorang jurnalis Korea Selatan mulai menyelidiki kisah itu, dan semua arsip pemerintah dipindai secara detail. Sayangnya, arsip-arsip Ankara School telah hilang setelah bangunan yang lama dihancurkan untuk dibangun sebuah taman. Sebuah channel TV Korea melacak anak-anak yatim dan lulusan Ankara School, namun tidak ada yang terjadi.

Bagaimana Ayla ditemukan

Ketika harapan hampir pupus, seorang pria mengklaim bahwa saudara perempuannya terus berhubungan dengan Ayla bertahun-tahun setelah lulus, dan nama resminya ialah Kim Eunja. Ketika dia berkunjung ke rumahnya, Ayla yang telah berumur 65 tahun menunjukkan foto-foto lama. Dengan menangis, Ayla mengatakan Süleyman adalah pahlawannya.

Setelah penemuan itu, pemerintah Korea mengundang Süleyman untuk bertemu dengan Ayla, dan pada tahun 2010, ayah dan anak yang telah terpisah lama saling berpelukan di taman yang dulunya bangunan Ankara School di mana Süleyman harus meninggalkan Ayla hampir 60 tahun lalu. Pensiunan sersan itu hanya bisa mengatakan “Ini telah berakhir nak. Aku di sini.”

Mereka seringkali saling mengirimkan surat selama bertahun-tahun, dan Ayla menunjuk Dilbirliği sebagai ayahnya dan istri Dilbirliği sebagai ibunya dalam surat-suratnya.
Trailer Film daugther of war

Yusup Trailer





ayla woodruff? emoticon-Malu
film korea yahemoticon-Ngacir
Quote:

Bkn gan, Ayla = bulan( dalam bahasa turki) nama asli nya Kim Eun ja

Quote:

Film Turki gan, tepatnya Turki-Korea
Bagus pilemnya gan tonton aj gk nyesel,
Bkn sekedar drama
Tpi di angkat dri kisah nyata tentara turki yg di kirim UN pas perang korea pecah 1950
ok sep bre

asal jgn oplas ja bre ntu soldier nya 😁
ini film Ratingmya tinggi emang bagus apa ya gan..? Sempet ragu mau nonton dulunya
Film yg mengharukan
Quote:

Bkn drakor ni ganemoticon-Malu

Quote:

Rating 9 ya gan, ane jga awalnya ragu,
Ah paling kaya pilem action dan drama laen nya
Pas ane tonton jalan ceritanya BUSET!!!!
Keren gan, dan setelah itu ane browsing di balik film itu,
Dan Alm sersan Suleyman meninggal
Setelah film itu liris
Tepatnya bln dec 2017
Film ini di rilis di Korea 2018

Sampai2 PM korea pun nangis nnton ini gan
Dan di suru semua masarakatnya nnton pilm itu

Bln Juni 2018 Presiden Turki jga mengunjungi Kim Eun Ja/ Ayla

Jdi memang kelas rating 9* gk salah gan

Masuk Nominasi Oscar film luar negri


Quote:

Iya gan Inspirasi ceritanya
Turut berduka untuk Seryan Suleymanemoticon-Turut Berduka
Quote:


Ok gan jadi makin pengen nonton...
Soalnya ane kena php film turki ratingnya 9 filmnya jelek judulnya the mountain/the dag
[quote=trrivia32;5bd4096d529a456671Ok gan jadi makin pengen nonton...
Soalnya ane kena php film turki ratingnya 9 filmnya jelek judulnya the mountain/the dag[/quote

Ok boleh di coba gan, haha
Diubah oleh nevermore9999
Ayla view katanya
Quote:


Brusan ane tonton sdih beud ganemoticon-Turut Berduka


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di