alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut
1.92 stars - based on 13 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd30c03d44f9fed358b4575/ustaz-haikal-hassan-interogasi-pelaku-pembakaran-bendera-tauhid-di-garut

Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut




Jakarta - USTAZ Haikal Hassan mengunggah sejumlah fakta terkait kasus pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh Anggota Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) dalam perayaan Hari Santri Nasional di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Senin (22/10/2018) lalu.

Fakta tersebut meliputi jumlah pelaku pembakaran serta kronologis kejadian sebelum bendera Ar Royah itu dibakar.
Fakta pertama adalah jumlah pelaku pembakaran bendera yang disebut pihak Kepolisian sebanyak tiga orang.

Ustaz Haikal Hassan menyebut jumlah pelaku pembakaran bendera adalah sebanyak 12 orang anggota Banser NU Garut.
Hal tersebut diungkapkan Ustaz Haikal Hassan dalam tausiah yang diunggah Channel TQ Salam pada Jumat (26/10/2018).
Dalam rekaman video tersebut, Ustaz Haikal mengaku bertemu langsung dengan para pelaku pembakaran.


Mereka katanya sangat takut, berbeda ketika saat membakar bendera Ar Royah dan memngenakan seragam loreng Banser NU.

Ketika bertemu dengannya, para pelaku katanya membungkuk sembari melipat tangan.

"Jangan lupa, saya bocorin satu lagi satu (fakta). Bukan tiga yang bakar, dua belas orang, saudara. Galak pada waktu bakar, pada waktu ketemu saya gini," ungkapnya menirukan gestur para pelaku pembakaran yang menunduk ketakutan.

Ustaz Haikal Hassan pun bertanya langsung kepada para pelaku pembakaran.

Ketiganya bernama Faisal, Muhidin dan Aziz.

Serupa dengan gaya jenakanya ketika memberi tausiah, Ustaz Haikal Hassan mengulas kembali perjumpaannya dengan ketiga pelaku pembakaran Ar Royah.

"Iye ustaz', 'Kamu siapa namanya?', 'Faisal'. Kamu?.. Mukidi, eh Mukidi, Muhidin-Muhidin," celoteh Ustaz Haikal Hassan memancing tawa jemaahnya.

"Kamu Siapa?', 'Aziz'. 'Kenapa kamu bakar?', 'karena pimpinan kami menyuruh tidak boleh bendera lain selain bendera merah putih, jadi itu kami bakar inisiatif kami sendiri'. 'Kamu menyesal?', 'menyesal Ustaz'," cerita Ustaz Haikal Hassan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Haikal Hassan mengungkap fakta jika tidak ada bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) seperti yang disebutkan oleh pipimpinan Banser NU ataupun pihak Kepolisian.

Bendera yang dibakar diketahui adalah bender Ar Royah, bendera Nabi Muhammad SAW.

"Kamu tahu apa yang kamu lakukan ini bersalah?, 'iya ustaz'. Dan Saya pancing, 'Mustinya kamu gunting dulu bendera HTI-nya, baru kamu bakar yang itu, yang lain kamu lipat'. 'Nggak ustaz, nggak ada bendera HTI'. Haaaa," ujarnya.

MUI kecewa

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain kecewa dengan aparat Kepolisian.

Pasalnya, walau sejumlah pelaku bendera'>pembakaran bendera telah diketahui identitasnya, anggota Banser NU tersebut tidak satu pun ditanggap dan menjalani proses hukum.

Pihak Kepolisian justru tengah memburu dan hendak menangkap pelaku yang membawa bendera Ar Royah dalam perayaan Hari Santri Nasional di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Senin (22/10/2018) lalu.

"Anggota Banser Bakar Bendera Tauhid. Saya Mau Tanya Banser Itu TNI Kah...? atau Polri Kah...? Kok Kayaknya Kuasa Sekali...? Polisi Tdk Tangkap Pembakar Bendera krn Tdk Ketemu Niat Jahat, terus Pembawa Bendera Ditangkap? Apa Niatnya Jahat Kah? Besok Saya Mau Bawa Bendera Itu!"ungkap Ustaz Zulkarnain lewat akun @ustadtengkuzul pada Jumat (26/10/2018).

Seperti diketahui sebelumnya, dikutuip dari Tribun Jabar, Polda Jawa Barat belum menetapkan dua pembakar bendera di upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kecamatan Limbangan, Kab‎upaten Garut sebagai tersangka kasus penistaan agama karena membakar bendera berlafaz tauhid.

Direktur Ditreskrimu Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana menjelaskan, alasan belum ada penetapan tersangka terhadap pembakar benera karena pada penyelidikan tahap awal terhadap dua orang itu, polisi belum menemukan niat berbuat pidana.
"Niat dua anggota Banser ini membekar bendera karena mereka tahunya bahwa bendera itu adalah bendera HTI. Dalam rapat persiapan upacara peringatan HSN, sudah disepakati bahwa bendera yang boleh dibawa hanya bendera merah putih. Namun faktanya, ada soerang pria yang membawa bendera tersebut," ujar Umar di Mapolda Jabar, Rabu (24/10/2018).

"Si pembakar bendera masih saksi, karena pemeriksaan pada mereka, belum ditemukan mens rea atau niat jahat membakar bendera itu dilandasi kebencian pada yang tertulis di bendera. (untuk penistaan agama). Niat mereka membakar bendera itu karena mereka tahu bendera itu bendera HTI, ormas yang dilarang dan sudah dibubarkan pemerintah, tidak ada niat lain," ‎ujar Umar.

Lantas, siapa yang bisa dijerat pidana dalam kasus itu? Umar menjelaskan, ada kemungkinan polisi menerapkan Pasal 174 KUH Pidana tentang menganggu rapat umum yang tidak terlarang.

Untuk menerapkan pasal itu, polisi harus terlebih dulu mengamankan dan memeriksa si pembawa bendera. (dwi)

Sumber Berita

==============================================
Komen TS

Ban serep lagi gemeteran ngumpet di kolong tempat tidur, riwayatnya bentar lagi tamat..emoticon-Leh Uga

Lo tahu ga si pembawa Bendera Tauhid? si Uus tuh..

Masa anggota HTI kayak gini style-nya..

Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Emang dasarnya ban serep ini gerombolan munafik..

Pas bakar bendera kyak macan Asia, pas jadi rame.. langsung jadi kucing warteg..

Logika aja nih ya, ban serep & cebonger itu kan benci bgt sama bendera Tauhid yang selalu dibawa simpatisan HTI. Masa tiba-tiba ngaku seneng.. kan bokis bgt tuh ngelesnya... emoticon-Tai: memang mulutnya..

Liat aja tuh model orangnya, mana ada simpatisan HTI kyak gitu.. pake peci item lagi.. itu jelas ban serep juga.. Trus ga ada jenggot & ga item jidatnya, padahal cebong kan selalu bilang kalo nasbung tuh jenggotan & jidatnya itemm.. kok sekarang mendadak lupa??! hah?? hilang ingatan atau hilang otak?!!

Trus mana ada sih orang datang sendirian ke kumpulan barbar gitu nge-flame bawa bendera Tauhid?? masuk akal ga

emoticon-Wow

Halaman 1 dari 4
Quote:



Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut




eh elu lagi.....emoticon-Big Grin




Polri: Bendera yang Dibakar di Garut Bendera HTI
https://news.detik.com/berita/427101...ut-bendera-hti

2 Alat Bukti Ini Yakinkan Polisi Bendera Dibakar Banser Simbol HTI
https://www.liputan6.com/news/read/3...ser-simbol-hti

Polisi Amankan Pria Pembawa Bendera HTI yang Dibakar di Garut
https://www.liputan6.com/news/read/3...bakar-di-garut

Polisi: Pemilik akui bendera yang dibakar Banser di Garut milik HTI
https://www.merdeka.com/peristiwa/po...milik-hti.html




Polda Jabar: Ada Penyusup Bawa Bendera HTI ke Acara Hari Santri
https://kumparan.com/@kumparannews/p...75507325645754


Polisi: Uus Sukmana Beli Bendera HTI Online via Facebook
https://news.detik.com/berita/427406...e-via-facebook







ditantangin tuh kibarin di ngarab sono


Guntur Romli Tantang Habib Rizieq Pasang Bendera HTI di Mekah
https://www.viva.co.id/berita/nasion...a-hti-di-mekah




emoticon-Ngakak








emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:
yihaaa
Ustaz Haikal Hassan Interogasi Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut
Habib Rizieq udah berani ngibarin bendera itu di Arab blom???????????????
Nasbung greget banget nih,
Giliran dapat momen langsung goreng habis2an,
Nastak jangan mau kalah,
goreng lagi kasus RS,
emoticon-Leh Uga
crot ah

ts udah kibarin bendera isis di depan rumah antum blum ?
goreng terus tad... masyarakat juga ngerti ente politisi berkedok ustad
Ts udah lari2 sempakan sambil kibas2in bendera HTI belum?
TS Asu
halah, Haikal Hasan. Kalo orang ini yang ngomong kebenarannya cuma 20 %, lebih banyak ngibulnya dan ditambah-tambahi. Apa maksudnya ngomong Mukidi, Mukidi. Orang macam ini kalo ngomong dibesar-besarkan saja.
Quote:


Terus terang ane kurang percaya polisi dalam kasus ini gan emoticon-Hansip
Diubah oleh ntapzzz
ra percoyo karo ustad
Sontoloyo....
orang yg ga gw percaya

- politikus
- ustad berjenggot kambing yg klo mbacot berapi2
- pelawak
- PNS
Diubah oleh smogal
Balasan post sempaksiuno
lo sendiri gmna? udah ada bukti lom kalo ngibarin bendera Tauhid di Arab Saudi itu ga boleh
2019 BAKAR UUS emoticon-Marah

Balasan post smogal
tambahan...
polisi
Quote:


polisi itu PNS bodoh
mohon segera dinasehati ya pak ustad
Balasan post markjankulovski
Quote:


Ustad ini yg terjemahin ayat alquran jd berkebalikan kan?
Coba gugel liat track recordnya. ustad macem gini nih yg plintir2 ayat semaunya.
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di