alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Dinamika pasar keuangan masih tinggi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd2f9545a5163bb418b4577/dinamika-pasar-keuangan-masih-tinggi

Dinamika pasar keuangan masih tinggi

Dinamika pasar keuangan masih tinggi
Dua orang melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). Pada perdagangan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,14 persen ke 5.837,29.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pasar keuangan masih dinamis seiring tetap tingginya risiko penurunan di lingkup global, antara lain karena berlanjutnya perang dagang dan pengetatan likuiditas. Kendati begitu, OJK menilai bahwa stabilitas sektor jasa keuangan masih dalam kondisi terjaga di tengah ketidakpastian di pasar keuangan global.

Menurut OJK, berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS)-Tiongkok diproyeksikan akan menurunkan volume perdagangan dan pertumbuhan dunia.

Sementara itu, langkah bank sentral AS, The Fed, menaikkan suku bunga diproyeksikan akan berpengaruh pada pengetatan likuiditas di pasar keuangan global.

Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK, Anto Prabowo, mengatakan kondisi tersebut membawa pengaruh terhadap likuiditas pasar keuangan. Kinerja sektor jasa keuangan domestik pun tetapi menjadi fokus perhatian otoritas.

"Dinamika eksternal tersebut turut mempengaruhi kinerja pasar keuangan domestik," ujar Anto dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (26/10/2018).

Risiko tersebut mendorong International Monetary Fund (IMF) menurunkan estimasi pertumbuhan ekonomi global tahun 2018 dan tahun 2019 dari 3,9 persen menjadi 3,7 persen pada Oktober.

Gejolak keuangan dunia terus membawa pengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bloomberg Index mencatat, dolar diperdagangkan dalam kisaran ketat terhadap sebagian besar mata uang utama pada aktivitas perdagangan Jumat (26/10).

Nilai tukar rupiah masih melemah 30 poin atau 0,20 persen di level Rp15.218 per dolar AS seiring dengan pergerakan IHSG pada awal sesi II perdagangan hari Jumat (26/10). Sementara itu, euro mendekati level terendah dalam dua bulan terakhir setelah Bank Sentral Eropa gagal meyakinkan pasar bahwa suku bunga akan naik.

Indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,07 persen atau 0,071 poin ke level 96,608 pada pembukaan perdagangan dan bergerak pada kisaran 96,578-96,677.

Per 19 Oktober 2018, IHSG tercatat melemah sebesar 2,3 persen sepanjang tahun (Januari-Oktober) dengan investor nonresiden mencatat jual bersih atau net sell sebesar Rp5,3 triliun.

Sejalan dengan pasar saham, investor nonresiden di pasar Surat Berharga Negara (SBN) juga mencatat net sell sebesar Rp800 miliar sepanjang Januari-Oktober.

Imbal hasil (yield) SBN tenor jangka pendek, menengah, dan panjang tercatat meningkat lagi masing-masing sebesar 13 basis poin (bps), 53 bps, dan 23 bps sejak Januari. Peningkatan yield ini terjadi sejalan dengan pelemahan pasar keuangan di negara berkembang lainnya.

Di tengah berlanjutnya volatilitas di pasar keuangan, OJK menilai kinerja intermediasi sektor jasa keuangan pada September 2018 secara umum masih bergerak positif.

Kredit perbankan dan piutang pembiayaan masing-masing tumbuh sebesar 12,69 persen yoy dan 6,06 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pengetatan likuiditas di pasar keuangan di negara berkembang tidak membuat Bank Indonesia (BI) buru-buru untuk kembali menaikkan suku bunga. Bank sentral tetap menahan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-day RR Rate) pada Oktober 2018 di level 5,75 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan terjadi aliran dana masuk asing ke Indonesia pada pekan ini sebesar Rp9,09 triliun. Aliran masuk ini dalam bentuk pembelian surat berharga negara (SBN).

Perry mengatakan, jika dilihat keseluruhan Oktober (month to date/mtd) maka aliran portofolio asing yang masuk adalah Rp8,26 triliun. Penyebabnya terjadi penjualan bersih dalam beberapa pekan sebelumnya.

"Kalau dilihat keseluruhan Oktober mtd-nya Rp8,26 triliun. Karena dalam beberapa minggu sebelumnya ada netto jual. Year to date-nya selama 2018 itu Rp22,97 triliun," kata Perry dalam Sindonews.

Menurutnya, hal ini mengonfirmasi bahwa langkah yang ditempuh oleh bank sentral dalam bentuk kenaikan suku bunga tiga kali berturut-turut selama Juli-September telah berhasil menarik modal asing masuk ke Indonesia.
Dinamika pasar keuangan masih tinggi


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...n-masih-tinggi

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Dinamika pasar keuangan masih tinggi Pemanfaatan satelit untuk daerah rawan bencana

- Dinamika pasar keuangan masih tinggi Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik

- Dinamika pasar keuangan masih tinggi Pembawa bendera diduga HTI ditahan polisi



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di