alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd2e11ddcd77059268b457e/mulai-desember-2018-1200-unit-huntara-siap-digunakan-korban-gempa-sulteng

Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng

Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng

JPP, PALU - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun 1.200 Hunian Sementara (Huntara) bagi korban gempa di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan Huntara ditargetkan selesai bertahap dan sudah dapat dihuni mulai pertengahan Desember 2018.

“Sebanyak 1.200 unit huntara yang dibangun pada tahap pertama ini diproyeksikan dapat menampung 14.400 keluarga. Huntara yang dibangun dengan model knockdown berukuran 12 x 26,4 meter persegi, dibagi menjadi 12 bilik dimana setiap biliknya akan dihuni oleh satu keluarga. Rencananya pertengahan Desember pengungsi sudah bisa masuk ke huntara,” ujar Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Huntara di kawasan Petobo, Palu, Sulteng, Rabu (24/10/2018).

Menteri PUPR menyatakan untuk mempercepat pembangunan Huntara, masing-masing kontraktor dari BUMN Karya akan terus melakukan penambahan tenaga kerja sehingga waktu kerja dapat ditambah hingga malam hari dengan sistem shift. Untuk di lokasi Huntara di daerah Petobo, Basuki mengatakan akan membangun 70 unit dan terlihat sudah mulai berdiri 4 unit Huntara.

Menurut Menteri PUPR, jumlah unit huntara yang dibangun akan bertambah dengan perkembangan data pengungsi yang membutuhkan. Huntara digunakan sebagai transit pengungsi dari tenda sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai.

Biaya pembangunan Huntara per unitnya sekitar Rp 500 juta, dilengkapi 4 toilet, 4 kamar mandi, septik tank, tempat mencuci, dapur dilengkapi listrik 450 watt untuk setiap bilik. “Untuk pemasangan listrik dan pembayarannya akan dikoordinasikan dengan Kementerian ESDM dan PLN, pasti ada kebijakan tersendiri untuk membantu pengungsi,” ujar Basuki.

Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, penghunian huntara tersebut akan dilakukan secara bertahap tanpa menunggu semua unit yang dibangun selesai. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat pemindahan pengungsi dari tenda yang kondisinya kurang layak dan sebentar lagi akan memasuki musim hujan.

Huntara tersebut akan dibangun dengan sistem cluster pada lima zona dengan mempertimbangkan faktor ketersediaan lahan dan keamanan lokasi dari dampak gempa.

Setiap cluster yang terdiri atas 10 unit Huntara (120 bilik), akan dibangun satu buah sekolah PAUD dan sebuah SD, tempat sampah, ruang terbuka untuk kegiatan warga, serta tempat parkir sepeda motor.

Kontruksi Huntara juga tahan gempa dan mengakomodasi cuaca Kota Palu yang panas karena berada di garis khatulistiwa. Konstruksi akan menggunakan baja ringan dengan dinding berbahan glassfiber reinforced cement (GRC).

“Kita buat senyaman mungkin karena digunakan dalam jangka waktu cukup lama untuk 1 hingga 2 tahun sambil menunggu sampai relokasi hunian tetap yang dibangun Pemerintah selesai,” ujarnya.

Untuk pembersihan kota, secara keseluruhan 65% sudah selesai, meskipun di tiap area berbeda kondisi dan tingkat kesulitan yang dihadapi. Sedangkan untuk rehabilitasi fasilitas publik, saat ini Kementerian PUPR tengah menyelesaikan laporan verifikasi teknis atas kondisi bangunan apakah masih layak atau tidak digunakan.

“Dari hasil verifikasi misalnya RSUD Anutapura, kondisi strukturnya sudah tidak bagus dan rusak berat harus diganti bangunan baru. Sementara RSUD Undata kerusakannya ringan, jadi hanya perbaikan-perbaikan arsitektural jadi sudah diaudit semua. Lalu ada Kampus IAIN yang terkena tsunami, hanya satu bangunan yang rusak berat, yakni Gedung Dakwah lama yang roboh dan akan dibangun baru,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, dan Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto. (stkb/pupr/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/infrastru...-gempa-sulteng

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng Relokasi Warga Tidak Mudah, Kementerian PUPR Bangun 1.200 Huntara

- Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng Usai Gempa, 4 Desa di Sigi Dilanda Banjir Longsor

- Mulai Desember 2018, 1.200 Unit Huntara Siap Digunakan Korban Gempa Sulteng Pemkab Banggai Serahkan Bantuan Rp 1,5 M dan 1,5 Ton Ikan

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di