alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah Tragedi Jessica Mananohas, Ampuni Sang Ibu hingga Lagu "Di Doa Ibuku"
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd2c4acd44f9f35148b4567/kisah-tragedi-jessica-mananohas-ampuni-sang-ibu-hingga-lagu-quotdi-doa-ibukuquot

Kisah Tragedi Jessica Mananohas, Ampuni Sang Ibu hingga Lagu "Di Doa Ibuku"

Kisah Tragedi Jessica Mananohas, Ampuni Sang Ibu hingga Lagu "Di Doa Ibuku"

KOMPAS.com - Perjuangan Jessica Mananohas (10) telah usai. Sebelum meninggal, doa dan maaf bagi sang ibu telah terucap oleh Jessica, warga Sangihe, Sulawesi Utara. Jessica meninggal dunia setelah Olga Semet (OS) menyiram tubuh Jessica dengan minyak tanah dan menyulutnya dengan api.

Sebelumnya, OS sempat memukul dan membenturkan kepala Jessica ke pintu rumah karena tidak menjawab saat ditanya tentang pisau dapur miliknya hilang. Berikut ini secara lengkap tragedi yang menimpa Jessica.

Setelah mendapat perawatan selama kurang lebih 41 hari di rumah sakit, Jessica akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada jari Selasa (23/10/2018). Siswi SD di Desa Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, menjadi korban kekerasan ibu kandunganya sendiri, OS.

"Laporan yang saya terima memang meninggal pada pukul 14.08 Wita," kata Direktur RSUP Kandou Malalayang, dr. Jimmy Panelewen. Jessica mengalami luka bakar hingga 85 persen dan sempat dirawat di RS Liungkendage, Tahuna, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Kandou Manado pada awal pekan lalu. Kondisi kesehatan Jessica sempat membaik, namun kondisinya terus menurun dalam sepekan terakhir.

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas mengatakan, polisi sudah menahan sang ibu di Polres Sangihe. Polisi, lanjut dia, terus memproses kasus ini.

Tak ada yang menyangka, Jessica harus meninggal dunia di tangan seseorang yang mengandungnya selama 9 bulan. Keluarga dan para tetangga hanya bisa menerima kenyataan pahit tersebut, tawa dan canda Jessica tak akan hadir ditengah-tengah mereka. Saat menahan perih dan luka, Jessica pun sempat menyebut nama ibunya dalam doanya.

Jessica memohonkan ampun kepada Tuhan atas perbuatan ibunya terhadap dirinya dan telah memaafkan sang ibu. "Dia (Jessica) juga sudah mendoakan sang ibu agar diberi pengampunan oleh Tuhan," kata Nurlince Sahambangu, salah satu kerabat Jessica, Selasa (23/10/2018).


Pada hari Rabu (12/9/20180, OS kebingungan mencari pisau dapur yang biasanya dipakainya untuk memasak. Kemarahannya tak terbendung saat Jessica dan saudaranya, Dave, tidak menjawab permintaan tolong OS untuk mencari pisau tersebut.

Jessica segera menjadi sasaran kemarahan OS. Sang ibu memukul kedua tangan dan kakinya dengan pelepah kelapa dan menyiram tubuh Jessica serta Dave dengan minyak tanah. Setelah itu, OS mengambil pelepah pisang dan membakar pelepah kelapa yang telah diolesi dengan minyak tanah. OS segera mencari Jessica yang berlari dari kemarahan ibunya itu. Tanpa pikir panjang, OS menyulut tubuh Jessica dengan api di pelepah kelapa yang telah disulutnya dengan api.

Setelah itu, Jessica pun berlari menjauh hingga terjatuh di dekat tempat sampah. Melihat hal itu, OS pun segera mengejar Jessica dan mencoba menolong korban dengan mengoleskan tomat dan sayur daun gedi ke tubuh Jessica. Lalu bersama tetangga, Jessica dilarikan ke rumah sakit.


Jessica telah menjalani operasi sebanyak 4 kali pasca dibakar oleh ibunya. "Di rumah sakit Sangihe sudah 3 kali jalani operasi, dan di Manado sekali. Jadi sudah 4 kali," kata Nurlince Sahambangu, tante dari Jessica ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Jumat (19/10/2018) di RSUP Kandou.

Kondisi Jessica sempat membaik, namun dalam sepekan terakhir kondisinya terus menurun. Pada hari Selasa (23/10/2018), Jessica dikabarkan telah meninggal dunia. "Laporan yang saya terima memang meninggal pada pukul 14.08 Wita," ujar Direktur RSUP Kandou Malalayang Jimmy Panelewen.

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Denny Tampenawas mengatakan, polisi sudah menahan sang ibu di Polres Sangihe. Polisi, lanjut dia, terus memproses kasus ini. "Perkembangannya saat ini sudah tahap 1," kata Tampenawas.

Tampenawas mengatakan, pihaknya akan mengkaji kembali pasal yang menjerat sang ibu setelah Jessica meninggal dunia. "Untuk pasalnya akan dikaji lagi bila ternyata korban meninggal," ujar Tampenawas.

Ratusan pelayat menghadiri ibadah pemakaman Jessica (10) di Dusun Kawiwi, pada hari Kamis (25/10/2018). Tak ketinggalan puluhan teman-teman Jessica di Sekolah Minggu juga hadir. Mereka pun dengan khususk berdoa dan menyanyikan lagi "Di Doa Ibuku". Lagu tersebut pun membuat ratusan pelayat tak kuasa membendung air mata. Suasana duka mendalam sangat terasa.

sumur


bong...bong, sadis banget sama anak sendiri. baru saja kemarin ada berita si fx ong bunuh sekeluarga, eh sekarang ada berita ini emoticon-Nohope
Urutan Terlama
ini sapa yg ngupas bawang emoticon-Mewek
kenapa ini di politik?..emoticon-Gila
politisasi??..emoticon-Gila
emoticon-Cape d...
TS ANJING!!!!
BERITA KYK GINI DIJADIIN DAGELAN POLITIK;!!
TS DARI KAUM BABI!!!
MALU GW KALAU ADA KELUARGA GW MILIH PRABOWO
KRN PENDUKUNG PRABOWO KYK TS INI
Quote:


tepat sekalee emoticon-Ngamuk


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di