alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd29effd9d7704a4d8b4567/saat-itu

Saat itu

Part 4

Selepas pulang bekerja gw merebahkan diri di atas kasur, sambil menatap langit-langit kamar, pikiran gw melayang pada sosok Anggara, cowok yang baru baru ini masuk dalam kehidupan gw dan entah kenapa, gw nyaman dengan hadir nya dia.
Setiap gw chat ataupun telpon sama dia, rasanya gw sangat sangat terhibur.
Apalagi dia yang selalu mencoba membuat gw tertawa dengan wajah jelek yang dibuat-buat nya, dan semua tingkah konyol nya. Damn!! Kenapa gw jadi kepikiran dia -_-

Sebenarnya, gw takut.. Gw takut banget dekat sama cowok lagi dan lagi.
Udah 1 tahun gw jomblo, dan memang gak mau berhubungan lebih dari temen,
Alasan nya, cuma gw yang tau.


"... Nada dering WA gw bunyi"

"Halo.. Assalamu'alaikum"

"Waalaikumsalam"

Tebak siapa yang nelpon? Yuppp benerrr.. Siapa lagi kalau bukan Anggara.
Gw kurang ingat kami ngomongin apa waktu itu. Tapi, ada satu kalimat
Yang dia tanyain ke gw, dan gw gak bakal lupa.

"Kamu mau gak hidup dari nol sama aku"

"Iya, aku mau"

Ini lah, yang membuat gw makin memikirkan dia,
Gw pikir kalo yang dia omongin itu cuma bercanda, maka itu sama sekali GAK LUCU!
Tapi, dari tutur katanya yang mulai serius, gw pun akhirnya percaya.
Dan entah sejak kapan, atau sejak saat itu kah, gw mulai menaruh hati pada orang
Yang gw belum pernah ketemu sama sekali dengan nya.

Damn! Gw yakin, pasti banyak yang ngira gw bodoh atau semacamnya.
Saat itu, gw hanya mengikuti kata hati gw.
Gw senang bersama Anggara, gw yakin dia baik meskipun gw belum pernah sekalipun bertemu dengan dia, Hati gw bilang, dia baik.
Dan itu udah cukup bagi gw.

Selang beberapa lama, kami terus menerus menghabiskan waktu dengan komunikasi yang tak henti-henti, karena cuma komunikasi yang mendekatkan untuk saat ini.
Temu, hanyalah angan bagi kami pada waktu itu.

"Fittia, kamu mau gak kesini? Nanti ku kirimkan uang"

"Ahh gak bisa lah, kan aku kerja, lagian aku juga takut kesana, jauh"

Sebenarnya, ini adalah bulan terakhir gw kerja.
Gw resign, karena tidak ada hasil yang pas setelah perundingan gw dengan personalia.
Dan alasan nya cukup simple, gw tidak mau lagi memakai baju dress pendek diatas lutut untuk bekerja, gw yakin kok, orang beli barang karena tertarik dengan kualitas barang dan bagaimana skill spg dalam menawarkan product nya. Bukan karena tertarik beli barang karena liat paha - paha spg yang bertebaran dimana-mana.

Dan Anggara pun selalu mendukung keputusan gw, apalagi dia tau sekarang gw sudah pelan - pelan memakai pakaian yang menutup aurat gw.


Perbincangan dengan Anggara malam itu,

"Aku mau resign"

"Kenapa? "

"Gak dibolehin nutup aurat? "

"Masa sih, kok gitu? "

"Iya, kata personalia, udah aturan perusahaan"

"Oh yaudah gapapa, nanti bisa cari kerja yang lain, semangat! "


Gw tersenyum, lagi dan lagi gw senang.
Berbagi cerita, bertukar fikiran saling memberi, saling mendengarkan.
Dan saling menerima dengan Anggara.

Anggara, saat itu kamu terrbbaikk.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di