alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Puluhan Ribu Orang Protes Sekolah Minggu Masuk RUU Pesantren
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd2968a1cbfaa9f4b8b4575/puluhan-ribu-orang-protes-sekolah-minggu-masuk-ruu-pesantren

Puluhan Ribu Orang Protes Sekolah Minggu Masuk RUU Pesantren

Puluhan Ribu Orang Protes Sekolah Minggu Masuk RUU Pesantren

Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan ribu orang menandatangani petisi online memprotes rencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memasukkan aturan soal sekolah minggu ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan.

Petisi online tentang penolakan pengaturan sekolah minggu itu dibuat oleh akun @Jusnick Anamofa di change.org. Hingga Jumat (26/10), pukul 08.45 WIB, petisi itu telah ditandatangani 49.807 orang. Petisi itu ditujukan kepada pimpinan DPR dan Presiden Joko Widodo. 

Dalam keterangannnya, @Jusnick menulis 'Negara Tidak Perlu Mengatur Sekolah Minggu dan Katekisasi'


Menurutnya pengaturan oleh negara terhadap aspek-aspek kehidupan masyarakat, termasuk tata cara beragama, mestinya ada dalam kepentingan menjamin hak beragama dan menjalankan agama tiap warga negara. 

"Tetapi ada kepengaturan negara lewat regulasi yang menjadi "pedang" bagi kelompok-kelompok tertentu untuk membatasi hak beragama dan menjalankan agama sesama warga negara," demikian keterangan dalam petisi online itu.

Dalam RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan, pengaturan sekolah minggu itu tampak pada upaya pengusulan agar pendidikan nonformal agama-agama diatur dalam UU. 

Dalam Pasal 69 ayat (1) RUU itu disebutkan bahwa Sekolah Minggu dan Katekisasi termasuk jalur pendidikan non-formal agama Kristen. Pasal 69 ayat (3) menyebutkan bahwa jumlah peserta didik pendidikan non-formal agama Kristen itu paling sedikit 15 orang, dan dalam Pasal 69 ayat (4) menyatakan bahwa penyelenggaraan sekolah minggu harus mendapat izin dari pemerintah Kabupaten/Kota.

RUU Lembaga Pendidikan dan Pesantren ini, menurut laman DPR.go.id, diusulkan oleh Komisi VIII DPR, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

Kata Jusnick, petisi itu menolak pengaturan pendidikan nonformal agama Kristen dalam suatu Undang-Undang, karena berpotensi menjadi pedang bagi kelompok-kelompok tertentu menghalangi, membubarkan, mempersekusi dengan kekerasan, proses sekolah minggu yang tidak sesuai persyaratan RUU tersebut.

Sekolah Minggu merupakan kegiatan bersekolah yang diadakan pada hari Minggu. Umumnya kegiatan Sekolah Minggu diadakan di dalam sebuah gereja. Guru yang mengajar biasanya terdiri dari orang-orang Kristen awam, yang biasanya telah memeroleh pelatihan atau penataran sebelum bisa menjadi guru Sekolah minggu.

Sikap PGI

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah menyatakan sikap sejak Rabu (23/10). Dalam pernyataannya, PGI menilai penyusunan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan adalah kecenderungan membirokrasikan pendidikan nonformal khususnya bagi pelayanan anak-anak dan remaja yang sudah dilakukan sejak lama oleh gereja-gereja di Indonesia.

"Kecenderungan ini dikhawatirkan beralih pada model intervensi negara pada agama," demikian pernyataan PGI.

PGI menyatakan mendukung Rancangan Undang-Undang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ini menjadi undang-undang sejauh hanya mengatur kepentingan Pendidikan formal dan tidak memasukkan pengaturan model pelayanan pendidikan nonformal gereja-gereja di Indonesia seperti pelayanan kategorial anak dan remaja menjadi bagian dari RUU tersebut.

Menurut PGI pendidikan keagamaan formal seperti pesantren, madrasah, sekolah teologi dan sejenisnya sebagai bagian dari pendidikan nasional telah memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa.

PGI juga menilai bahwa selama ini pengembangan institusi pendidikan berbasis agama tersebut kurang mendapat dukungan dari negara. Hal ini merupakan bentuk ketidakadilan di dunia pendidikan di mana pendidikan formal lainnya mendapat dukungan penuh dari negara. 

PGI memahami perlunya UU yang menjadi payung hukum bagi negara dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada pesantren dan pendidikan keagamaan lain yang formal. Namun PGI melihat, ketika membahas tentang pendidikan dan pembinaan di kalangan umat Kristen, RUU ini tidak memahami konsep pendidikan keagamaan Kristen di mana ada pendidikan formal melalui sekolah-sekolah yang didirikan oleh gereja-gereja dan ada pendidikan nonformal melalui kegiatan pelayanan di gereja.

Kata PGI, pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi, yang juga hendak diatur dalam RUU ini, sesungguhnya adalah proses interaksi edukatif yang dilakukan oleh gereja-gereja di Indonesia, yang merupakan pendidikan nonformal dan masuk dalam kategori pelayanan ibadah bagi anak-anak dan remaja.

Dengan melihat syarat pendirian pendidikan keagamaan dengan memasukkan syarat peserta didik paling sedikit 15 (lima belas) orang serta harus mendapat ijin dari Kanwil Kementerian Agama Kabupaten/Kota maka hal tersebut tidak sesuai dengan model pendidikan anak dan remaja gereja-gereja di Indonesia, sebagaimana kandungan RUU yang hendak menyetarakan Sekolah Minggu dan Katekisasi dengan model pendidikan pesantren.

"Sejatinya, Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi merupakan bagian hakiki dari peribadahan gereja, yang tidak dapat dibatasi oleh jumlah peserta, serta mestinya tidak membutuhkan ijin karena merupakan bentuk peribadahan," tulis PGI.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...w5JP1iBgcGmT1g


Iti pkb ama ppp pada ikut2 an sih emoticon-Ngakak


Spoiler for komentar TS :
Diubah oleh kaum.berfikir..
Halaman 1 dari 2
Quote:
Minggu harusnya emang masuk...sedang jumat yg harusnya libur...jangan mau dihasut ama kaum tapir...sesungguhnya minggu adalah hari tapir berkumoul sedang jumat adalah wktu yg baik utk muslim berkumpul..
Dah kek uduy njirr... emoticon-Ngakak
Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Cukup Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren aja tanpa Pendidikan Keagamaan (lain)

Lu mau mengajari ayam bertelur apa??
Rumahtangga lu aja belum beres mau ngurus rumahtangga orang lain

Hello apa kabar yg tiap hari ngasah biji emoticon-Nohope


emoticon-Traveller
Diubah oleh trimusketeers
sekolah minggu dan katekisasi engga usah diatur negara lulusannya engga bakalan jadi radikal emoticon-Leh Uga
mereka engga butuh dana dari pemerintah juga supaya tetap berjalan emoticon-Leh Uga

nanti malah ribet perijinannya emoticon-Leh Uga
Diubah oleh zhangjindong
"Agamaku agamaku agamamu aku yg ngatur"

Kirain... Ternyata cuma online emoticon-Leh Uga
i : lapor, dibeberapa pesantren ditemukan ajaran sesat dan bibit teroris

p: kalo gitu kita sweeping gereja, vihara,klenteng dan pura supaya bibit bibit teroris tidak berkembang

i : pesantren loh pak?

p: trus???


ya gitu kira kira.

soekarno memang pintar bikin sila ketuhanan di bawah, malah dia maunya gak usah dimasukkan. krn dia tau bakal begini. toh setelah kemerdekaan pemberontak berlatar belakang agama sudah ada. artinya ini penyakit bawaan orok
emoticon-Wakaka
Kadang suka kasian gua sama non-mayoritas dimari. Yang sabar yah.. emoticon-Kiss (S)

Diubah oleh bojo.LCL
Sekolah minggu itu namanya aja yg 'sekolah'..padahal itu aslinya ibadah buat anak2..
Katekisasi juga bukan pendidikan, itu cuman pendalaman ajaran gereja buat remaja yg akan sidi atau buat baptis dewasa..
Kok bisa ya masuk RUU Pesantren? Kemungkinan yg mencetuskan pengetahuan agama kristennya dangkal..
Semoga aja bukan agama sebelah yg cawe2..karena kalo begitu artinya udah melanggar prinsip lakum dinukum waliyadin..
Quote:


Setubuh gan emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Oh pks sama ppp dan pkb ikutan juga.

Ternyata PKB retorika aja mau lindungin mino, cuman bahan politik aja. Lacur juga si cak pengkhianat Gus Dur.

Mudah2an medioker lw partai agama.
yg masukkan itu gak ngerti apa2 ttg sekolah minggu
bodohnya org itu adalah sok tau ngurusi agama lain


Quote:


Lah gw setuju ama ente, ini si i kaya ketakutan kehilangan member.
Quote:


Emang emoticon-Malu
Quote:


Puluhan Ribu Orang Protes Sekolah Minggu Masuk RUU Pesantren


emoticon-Cool
Ganti aja namanya ibadah minggu ...

Ntar kan keluar perarturan tentang tata cara ibadah yg $y4i^1 .....
emoticon-Wakaka
Taaaiii emang. agama orang diurusin! sekalian dimurtad in tu ajenk...anjenk keparat!!!
ya susahnya kudu pake kuota.. namanya mino.. bisa jadi disuatu daerah kuota ga tercapai, jadi ga bs diadakan itu sekolah minggu, beda dengan mayo.. pake kuota pun ga maslaah, karna pasti tercapai..
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
gw ndak mau aturan keluarga gw beragama di pegang muslim...
ndak
ndak
ndak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di