alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd28f64529a45c6448b4577/ribuan-personel-polisi-diturunkan-untuk-kawal-aksi-bela-tauhid

Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid

Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid

Jakarta, IDN Times - Sejumlah massa akan melakukan aksi unjuk rasa terkait insiden pembakaran bendera yang diduga bertuliskan lambang tauhid.

Aksi tersebut direncanakan akan digelar pada Jumat (26/10) dengan titik kumpul aksi massa di Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat usai salat Jumat bersama atau sekitar pukul 13.00 WIB. Lalu, bagaimana polisi mengantisipasi unjuk rasa yang diprediksi akan dihadiri oleh banyak orang tersebut?

 


1. Sejumlah polisi telah berjaga di lokasi aksi
Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid
Sejumlah aparat kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi aksi guna berjaga-berjaga untuk melakukan pengamanan.

“Personel pengamanan (berjumlah) 7.633 personil,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times, Jumat (26/10).


2. Konsentrasi unjuk rasa massa dilakukan di Kemenkopolhukam
Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid
Lebih jauh polisi berpangkat melati tiga ini mengatakan, massa aksi tersebut sedianya akan menuju ke kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Ham (Kemenkopolhukam) untuk menyuarakan aspirasi dari aksi itu. 

Aksi ini digagas oleh sejumlah massa yang menamakan dirinya sebagai Barisan Nusantara Pembela Tauhid (BNPT). Belum diketahui berapa jumlah massa yang akan hadir dalam aksi yang diberi nama “Aksi Bela Tauhid” ini.


3. Berawal dari pembakaran bendera bertuliskan tauhid saat Hari Santri Nasional
Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid
Demo yang digelar hari ini bermula dari peristiwa saat perayaan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3 di Garut, Jawa Barat. Kegiatan tersebut diwarnai aksi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia di Alun-alun Limbangan, Garut, pada Senin (22/10) lalu. Video pembakaran bendera bewarna hitam bertuliskan kalimat tauhid tersebut kemudian viral di media sosial.

Menurut Karopenmas Mabaes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, kejadian itu terjadi tak lama setelah acara dimulai pukul 09.30 WIB. Dalam acara yang diikuti sekitar 4.000 orang itu, ada acara istighosah dan Maulid Nabi. 

Polres Garut langsung bergerak dengan menghapus video viral tersebut agar tidak menimbulkan keributan. Mereka juga langsung melakukan cek TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi. Kepolisian juga telah meminta para petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU) untuk memberikan klarifikasi. 

Saat ini situasi di Garut sudah kondusif. Sebanyak tiga orang telah ditangkap polisi. Ketiga orang tersebut dipastikan akan diproses secara hukum jika terbukti melakukan tindak pidana.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid LPAI Sayangkan Pelibatan Anak dalam Insiden Pembakaran Bendera HTI

- Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid Begini Kronologi Pembakaran Bendera HTI Versi GP Ansor

- Ribuan Personel Polisi Diturunkan Untuk Kawal Aksi Bela Tauhid Driver Grab Minta Pemerintah Lindungi Ojek Online Secara Hukum



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di