alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd1a5a6d675d4a4458b456c/lagi-ketum-gp-ansor-dipolisikan-terkait-bakar-bendera-di-garut

Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut

Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
Jakarta - Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (Pushami) melaporkan Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Laporan itu dikarenakan atas pernyataan Yaqut yang diduga melakukan pelecehan terhadap simbol tauhid, namun tidak disebutkan secara rinci isi pernyataannya.

"Karena dari beberapa statementnya itu kita anggap sebagai tindakan provokasi yang akhirnya diikuti oleh anggota-anggotanya. Statementnya banyak ya tadi kita sudah sampaikan kepada kepolisian mungkin nanti lebih jelasnya langsung ke penyidik," ujar Ketua Biro Hukum Pushami, Azis Yanuar, di Bareskrim, Jl Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

Azis melaporkan atas nama organisasi Pushami yang tertulis pada LP/B/1365/X/2018/BARESKRIM tertanggal 25 Oktober 2018. Azis juga melaporkan dua anggota GP Ansor, Faisal dan Rohis.


Azis tetap yakin kalau pembakaran bendera bertuliskan tauhid itu dilakukan dengan sengaja. Azis juga menyebut sebelum peristiwa itu, diduga kedua anggota GP Ansor tersebut melakukan razia (sweeping) sebelumnya.

"Tadi saya sudah jelaskan di video dilihat mereka membakar, menyanyikan yel-yel, senang-senang dan direkam sendiri oleh mereka artinya memang mereka sengaja, dan ada rencana karena ada semacam upaya sweeping yang kita sudah dapat info," tuturnya.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menjelaskan yang dibakar di Garut itu adalah bendera HTI. Dalam banyak kegiatan, polisi juga mengamati HTI menggunakan bendera itu.

Meski Yaqut sudah meminta maaf, Azis masih menganggap hal itu tidak cukup. Lantaran kalimat tauhid yang dibakar itu merupakan simbol seluruh umat Islam di Indonesia. Hal itu juga menurutnya untuk memunculkan efek jera kepada seluruh masyarakat.

Baca juga: Dipolisikan soal Pembakaran Bendera Tauhid, Ini Kata Ketua Ansor


"Ya kalau penyelesaian minta maaf sebenarnya itu sah-sah saja dilakukan oleh beberapa yang memang diduga terkait hal tersebut. Tapi tetep unsur pidana tidak bisa dilepaskan karna itu untuk efek jera. Supaya tidak ada lagi hal tersebut. Karena kan di situ jelas 'lailahaillallah Muhammadarrasulullah' itu simbol dari seluruh umat Islam di dunia," jelasnya.

Dalam laporan ini pihaknya membawa beberapa rekaman berupa CD sebagai barang bukti. Ketiganya dilaporkan karena diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap ketertiban umum, konflik suku, agama, ras dan antar golongan (sara), UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP, TIDAK DIKETAHUI, 156a KUHP dan atau Pasal 59 ayat (3) Jo Pasal 82 a UU nomor 16 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) UU ITE.

"Ada CD yang berisi tindakan-tindakan pembakaran ikat kepala dan bendera yang dilakukan diduga secara sengaja dengan motif kebencian yang kita juga seperti itu, dan nanti biar pihak kepolisian yang akan menilai hal tersebut," katanya.

Baca juga: Ini Pembawa Bendera HTI di Garut yang Berujung Insiden Pembakaran


Sebelumnya, yakni Selasa (23/10) kemarin, Yaqut Cholil Qoumas juga sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait tuduhan penodaan agama buntut insiden pembakaran bendera pada 22 Oktober itu. Yaqut dinilai bertanggung jawab atas sikap anak buahnya yang membakar bendera itu. Pelapor sebelumnya yakni kuasa hukum LBH Street Lawyer Sumadi Atmadja. 

Laporan tersebut diterima polisi dengan Nomor LP/B/1355/X/2018/BARESKRIM tertanggal 23 Oktober 2018. Pasal yang dilaporkan adalah Pasal 156 a KUHP tentang Penodaan Agama, Pasal 28 a juncto Pasal 45 UU ITE, dan Pasal 59 ayat 3 juncto Pasal 82 a UU Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.(dnu/tor)
https://m.detik.com/news/berita/d-42...ndera-di-garut

Aziz yanuar ini pengacaranya firza husein alias dah jelas itu kubunya wowo

Sekali ini blunder lg yg dilakukan oleh pendukung wowo karena mengusik NU

Cape2 wowo sandi promo ke nu
Malah anak buahnya ngerecoki nuemoticon-Embarrassment

Makanya yenny wahid dukung kubu no 1
Ngeliat kelakuan gerombolannya wowo
Diubah oleh albetbengal
Halaman 1 dari 2
Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
Quote:


wkk.. mantap ini

bubarin aja sekalian, belaga jadi aparat ini ormas.
Quote:


lapor polisi tongemoticon-Embarrassmentemoticon-Big Grin
Pantat tipiss...emoticon-Ngakak
Balasan post albetbengal
Quote:


laporin soal apa?
tolong segera diproses pak
Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut

ada tambahan uang saku 5 juta /pax. emoticon-Malu
Quote:


Ditantang emoticon-Kagets
Quote:
bubarken aja ormas anjink fembuat gaduh ituemoticon-DP
Diubah oleh crottafterkiss
Dapat meme kocak
Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
Diubah oleh andywuzz
Quote:


Bendera tauhid udh ada sejak jaman nabi..bukan sejak berdiri nya hti..kip dungu yaemoticon-Big Grin
Quote:


Contohkan dong, bendera tauhid yang di jaman nabi gimana bentuknya...
Diubah oleh .maoe.
Quote:


Google aja dunguemoticon-Imlek
Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
Diubah oleh crottafterkiss
Quote:


Wis, cuma gini kualitasnya
Mbuh, sakarepmu wae
Quote:


Ngememg afa lu....kagak ngarti gw njinkemoticon-Big Grin
Quote:


Upgrade dulu kapasitas otaknya
Nanti juga ngerti kok...

emoticon-Jempol
Quote:

Koreksi ya cuyemoticon-Big Grin

Lagi, Ketum GP Ansor Dipolisikan terkait Bakar Bendera di Garut
Quote:


Ya kalo gitu tinggal dibuktikan...
Masa S1 gak bisa...

Masa kalah sama lulusan SD

Kan malu...

emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di