alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kamenag NTB, Ahmadiyah Belum di Akui Pemerintah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd18d17dcd7703d668b457c/kamenag-ntb-ahmadiyah-belum-di-akui-pemerintah

Kamenag NTB, Ahmadiyah Belum di Akui Pemerintah

Kamenag NTB, Ahmadiyah Belum di Akui Pemerintah

 TN 20/05/2018

 0 1 minute read

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H Nasirudin menegaskan aliran Ahmadiyah, bukan agama dan belum diakui pemerintah Indoensia. Sehingga keberadaan mereka didaerah termasuk di NTB tentu terbatas, mereka tidak bisa bebas untuk melakukan kegiatannya secara terbuka.

“Ketika mereka berkegiatan dalam konteks agama ditempat tempat umum maka daerah sudah pasti melarang, “ungkapnya, Minggu (20/5).

Dia mengatakan, selama ini, pemerintah sudah memberikan pembinaan, bimbingan berupa penyuluhan dan lainnya agar mereka bisa memahami dan mau menerima kobsep ajaran Islam yang sesungguhnya. Namun baginya, sulit untuk mereka terima bimbingan walaupun berbagai cara dan pendekatan dilakukan. Untuk tetap melakukan pembinaan pihaknya mengkau tidak akan putus asa.

“Jumlah mereka tidak banyak makanya kita tempatkan di wisam transito Mataram. Disana mereka terima penyuluhan,” kata dia.

Untuk di NTB kata dia, sampai saat ini pemerintah daerah menempatkan mereka di wisma  Transito Mataram. Dia menjelaskan hal itu bukti pemerintah menaruh perhatian kepada mereka dan juga untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan terjadi.

Sementara kondisi di NTB  masyarakat sangat menjunjung toleransi beragama sehingga semua ummat beragama hidup tenang dan aman di NTB terkecuali Ahmadiayah disebutny bukan termasuk agama. 

Namun pihaknya sangat menyayangkan adanya pengerusakan enam unit rumah mereka yang dilakuakn spontan oleh masa sabtu (09/05) kemarin.

Dalam hal ini Kemenag berharap agar bisa segera ditangani oleh aparat keamanan.

Disinggung apakah pemerintah tidak ada niat memindahkan mereka? Nasirudin mengaku, Provinsi lain tentu tidak ada yang siap menerima mereka.

Keberadaan mereka akan menjadi beban tersendiri untuk mereka. Jika pun ditempatkan di pulau luar di NTB maka alokasi anggaran utnuk mereka semakin besar bebannya oleh pemerintah daerah.

“Semakin repot anggaranya besar, kalau kita taruh ke provinsi lain tidak ada yang bakal mereka terima,” paparnya.

Keberadaan Ahmadiyah itu juga ditanggapi politisi PKS seperti Johan Rosihan. Dia melihat kasus Ahmadiyah membutuhkan kehadiran negara yang lebih. Ia tidak membenarkan adanya tindakan main hakim sendiri. Mestinya, negara harus hadir untuk memfasilitasi dan melindungi seluruh warga negaranya termasuk Ahmadiyah itu sendiri.

Menurut Johan, tugas pemerintah harus bisa menyadarakn bahwa keyakinan mereka keliru. Selama Ahmadiyah masih menyebut diri bagian dari Islam, maka selama itu mereka akan terus terusan menyebar apa yang mereka yakini.

Pemerintah juga harus bisa mengarahkan Ahmadiyah itu sebagai satu dari berbagai aliran kepercayaan  jangan lagi menyebut diri bagian dari Islam. Apalagi sekarang ini aliran kepercayaan sudah diakui oleh negara.

“ini bagian dari aqidah asasi dalam Islam, jadi harus disadarkan,” ujar Johan.

Senada disampaikan Iwan Suranbian yang juga politisi PKS. Dia menjelaskan Ahmadiyah itu jelas ajaran sesat. Maka dalam hal ini harus disingkirkan dari Bumi Indonesia termasuk di NTB. Menurut pria yang duduk dikomisi I DPRD NTB itu tidak ada alasan untuk dibiarkan berkembang sebab akan sangat membahayakan.

“Sudah jelas dia tidak mengakui Nabi Muhammad sebaga rasul dan nabi terakhir. di Undang Undang jumlah agama yang diakui di Indonesia kecuali Ahmadiyah,” terang dia.

Menurut Iwan yang perlu disingkirkan ajarannya. Saat ini dari mereka sudah banyak yang kembali ke ajaran Islam yang benar. Sementara mereka yang belum sadar perlu di kasih penyadaran. (TN-04)

https://talikanews.com/2018/05/20/ka...ui-pemerintah/

Sudah saatnya ahmadiyah diakui sebagai agama tersendiri, terpisah dari islam
Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di