alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Anggap Banser Kian Jauh dari Tuntunan Ulama, Dewan Kurator Museum NU: Jangan Jadi Jan
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd169c612e257290e8b4567/anggap-banser-kian-jauh-dari-tuntunan-ulama-dewan-kurator-museum-nu-jangan-jadi-jan

Anggap Banser Kian Jauh dari Tuntunan Ulama, Dewan Kurator Museum NU: Jangan Jadi Jan

Anggap Banser Kian Jauh dari Tuntunan Ulama, Dewan Kurator Museum NU: Jangan Jadi Jan

Dewan Kurator Museum NU, Drs H Choirul Anam, mengaku prihatin melihat ulah sebagian anggota Banser-Ansor yang semakin jauh dari tuntunan ulama NU.

Pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat, dalam peringatan Hari Santri Nasional Senin 22 Oktober kemarin, menandakan betapa Banser mudah diadu domba dan tidak siap menghadapi perbedaan.

"Banser jangan menjadi jangkrik. Warga NU tidak boleh menjadi jangkrik yang mudah diadu domba oleh kepentingan orang lain. Pembakaran kalimat tauhid, apa pun alasannya, ini sangat berbahaya. Ini menandakan rendahnya kelas kita," tegas Cak Anam melalui pesan elektroniknya kepada redaksi, Rabu (24/10/2018).

Tokoh NU Jawa Timur ini mengatakan, kebijakan Banser-GP Ansor akhir-akhir ini perlu diluruskan. Termasuk semangatnya menolak paham Wahabi, menolak sistem khilafah, dan bahkan dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Wahabi itu sudah ada sejak dulu, sejak zaman Mbah Hasyim dan Mbah Wahab. Tirulah cara-cara beliau dalam menghadapi serangan wahabi. Tidak ada pembubaran pengajian, tidak pula menolak tokoh (dai) untuk ceramah. Kiai-kiai NU itu jagonya bahtsul masail, dengan pencerahan (ngaji) umat paham, mana yang harus diikuti," jelasnya.

Ironisnya, jelas mantan Ketua Umum DPP PKNU itu, tokoh populer seperti Ustaz Abdul Somad (UAS) pun ikut ditolak.

"UAS itu jelas NU, pernah menjadi pengurus NU. Bahkan mendengar isi taushiyahnya, UAS itu Islam ahlussunnan wal jamaah. Lho kok ditolak dengan alasan dekat dengan HTI," tambah Cak Anam heran.

"Penjaga NKRI itu sudah ada, negara ini memiliki TNI yang terdiri dari Angkatan Laut, Darat dan Udara. Ada polisi yang menegakkan aturan main. Mereka ini bukan hanya digaji, tetapi juga dipersenjatai. Ingat sejarah bubarnya DI/TII. Lha Banser? Apa mau gantikan peran TNI-Polri," tandasnya.

"Kalau memang terbukti Wahabi dan HTI membahayakan keutuhan NKRI dan Pancasila, biar Polri dan TNI yang memberangus sebagaimana pernah dilakukan dalam penumpasan DI/TII dan Permesta," tegasnya.

Menurut Cak Anam, alasan HTI adalah kelompok radikal, juga patut diuji. Karena dalam sejarahnya, radikalisme itu justru bukan dari Islam.

"Baca sejarah! Kalau masih ingin mencermati gerakan radikalisme Indonesia, embrionya sudah pernah ada dan tercatat dalam sejarah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah peristiwa tanggal 18 Agustus 1945," lanjut mantan Ketua DPW PKB Jawa Timur ini.

Kala itu, kata Cak Anam, PPKI yang dipimpin Soekarno-Hatta bermaksud menggelar sidang untuk mengesahkan UUD 1945 yang, telah disepakati bersama dalam BPUPKI, sejak Juni sebelumnya.

Tapi sidang PPKI terpaksa ditunda beberapa jam lantaran ada gugatan dari kelompok radikal terhadap UUD yang telah disepakati tersebut. Gugatan kelompok radikal ini disertai ancaman akan memisahkan diri dari NKRI, jika UUD yang telah disepakati itu tidak dilakukan perubahan.

"Inilah golongan radikal itu. Di saat para pendiri bangsa menghadapi masa sulit, mempertahan kemerdekaan RI yang baru sehari diproklamirkan dari serbuan darat, laut dan udara serta di meja perundingan Kolonial Belanda dan sekutunya, justru kelompok radikal ini menggunakannya untuk menekan perubahan UUD yang telah disepakati bersama. Banser dan GP Ansor harus tahu itu," jelasnya.

Jadi pembakaran kalimat tauhid, apa pun alasannya, menurut Cak Anam, itu menunjukkan bila Banser masih sekelas jangkrik, mudah diadu domba orang lain.

"Padahal, mestinya kita (umat Islam) seperti lebah sebagaimana gambaran Alquran. Tidak mudah emosi, dan tidak mudah dipermainkan orang. Tetapi memiliki militansi handal untuk menghadapi masalah yang benar-benar krusial," pungkasnya
. ***

https://www.gosumut.com/berita/baca/2018/10/24/anggap-banser-kian-jauh-dari-tuntunan-ulama-dewan-kurator-museum-nu-jangan-jadi-jangkrik

Benar2 mirip Syiah
Lama2 malah jd musuh Islam emoticon-Blue Guy Bata (L)

Makanya aye heran kmrn ada berita UAS ditolak Banser
Banser yg mana??? emoticon-Bingung

Waktu UAS datang ke kota aye kmrn malah Banser dan Kokam yg jemput di bandara emoticon-Cape d...
Halaman 1 dari 2
Imo..
Mungkin sebagian oknum banser menjadi Arogan karena merasa diri nya punya kanuragan...kebal..anti bacok..dll...ya kalo udah begitu yg salah pembina nya...di jejalin kanuragan tapi kurang ngedidik akhlak para anggota nya bisa bahaya...Mungkin lhoo yaa....
Harus ikut ulama Uno emoticon-Big Grin
Balasan post andika.1stravel
Quote:


Ahhh..Uno lagi Ulama Kardus...emoticon-Wakaka
Balasan post aljibo
Quote:


emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
satu yang hebat dari kita semua adalah keahlian berperang dengan sesama keyakinan dan itu dilakukan selalu atas nama ini dan itu.
Balasan post aljibo
Quote:


Nah ini aye beneran baru sadar bray
Masuk akal emoticon-2 Jempol

Guru aye jg marah banget kalo ada murid nya yg belajar ilmu kekebalan itu
Kata guru aye itu ilmu ILMU PANAS

Terima kasih bray telah mencerahkan aye emoticon-Salaman

Terima kasih jg kpd Kaskus
Di Kaskus aye banyak dpt ilmu emoticon-Angel
Anggap Banser Kian Jauh dari Tuntunan Ulama, Dewan Kurator Museum NU: Jangan Jadi Jan
Ulama HTI emoticon-Bedug
Balasan post adamyvon
You are welcome bray...indah nya berbagi dan saling mengingatkan...
Quote:


nah ini... perkataan yang bisa memecah belah bangsa...

niatnya mau menyelesaikan permasalahan, tapi menimbulkan permasalahan yang baru...
gak capek apa berantem trus, kapan bangsa bisa maju...

emoticon-Cape deeehh

Quote:


kalo menurut saya bukan itu mas,euforia berlebih ketika ada suatu momen saja
Balasan post weiliang
Quote:

sepokat,di atas udah enak bacanya,udah adem,ko yang bawah tetep aja ga jauh2 dari provokasi emoticon-Cape d...
Quote:
Balasan post weiliang
Quote:


Golongan yg mana itu bray???

Aye gak tau
Gank khilafah tdk akan berhenti nyinyir sampai ditegakkannya khilafah di negeri ini
Prestasi anda akan diludahi, kekurangan anda bakal diaibkan

Makin chaos negeri ini makin senang mereka krn chaos adalah syarat utama dr perubahan sistem
Diubah oleh xrm
sudah jelas UAS dilarang sama banser di jepara!! bansernya saja sudah mengakui situ malah bertanya!!! otak mana otak??
Balasan post adamyvon
Quote:


google aja bray : "18 agustus 1945 sidang ppki ditunda"
Balasan post banyu suro
Quote:


Di momen kemarin iya itu betul..
Tetapi di momen sebelum nya..yg ada oknum banser teriak "islam ta*" itu kenapa ya gan.?
https://m.surabayapost.id/read-35319-oknum-banser-yang-bilang-islam-tai-minta-maaf
Quote:


oalah kalo ini ya sek bocah mas....pantes arogan emoticon-Leh Uga
Ini baru ulama sejati.. bajunya aja pake bendera.. ud siap jihad ke arab..
Anggap Banser Kian Jauh dari Tuntunan Ulama, Dewan Kurator Museum NU: Jangan Jadi Jan
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di