alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / ... / Dota 2 /
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd0aacd582b2e7d678b4567/masih-ada-kesempatan-evos-raih-kemenangan-satu-game-di-esl-one-hamburg

Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg

Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Evos yang secara mengejutkan menggantikan TNC sebagai perwakilan dari SEA Region, nampaknya menunjukkan permianan yang luar biasa dan juga sedikit unik. Sanggup menahan imbang Complexity namun harus kalah dari NiP. Ini hasil EVOS di ESL One Hamburg hari pertama.

Langsung menghadapi tim kuat seperti Complexity gaming pada hari pertama, nyatanya tidak membuat Vlaicu dan kawan-kawan patah semangat. Macan putih EVOS justru bisa menahan imbang EternalEnvy cs. Meski hasil EVOS di ESL One Hamburg hari pertama tidak begitu bagus, setidaknya EVOS bisa memberikan kita sedikit harapan.

1. EVOS vs COMPLEXITY
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Pada match pertama Complexity nampak mendominasi jalannya pertandingan, dengan menggunakan Phantom Lancer sebagai core atau posisi satu mereka, sementara EVOS menggunakan Faceless Void sebaga core carry mereka.

EternalEnvy yang menggunakan Tiny sebagai posisi lima, bermain sangat agresif pada menit-menit awal. Dia tidak ragu membuang skill hanya untuk mendapatkan range creep di setiap wave creep yang ada.

Hingga menit ke-sepuluh kedudukan networth serta kill dari kedua tim bisa dibilang seimbang, EVOS bahkan juga tidak terlihat ragu untuk melakukan rotasi besar bahkan membuang ultimate skill dari Void serta Crystal Maiden pun EVOS juga tidak ragu.

Gaya permainan EVOS yang sangat kita kenali dengan menggunakan hero-hero anti re-scale yang bisa digunakan war sejak awal, terlihat sangat jelas pada game ini.

Sementara itu Complexity bermain aman dengan hero-hero pilihan mereka, ini mungkin terjadi akibat minimnya informasi yang lawan EVOS miliki akan kemampuan serta gaya bermain dari EVOS.

Sadar bahwa Complexity tidak bisa terus menerus membiarkan EVOS bermain agresif, Limmp yang menggunakan Invoker di midlane sering sekali melakukan rotasi guna mengimbangi five man play dari EVOS.

Sementara itu Phantom Lancer dari Complexity memanfaatkan space yang diberikan oleh teman-temannya untuk melakukan farming. Pelan tapi pasti sedikit demi sedikit, Phantom Lancer milik Complexity mulai merangsek dan menghajar EVOS. 1-0 keunggulan sementara untuk Complexity.
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Pada match kedua penulis seperti melihat siaran ulang dari match pertama, karena hingga pick keempat dari masing-masing tim baik Complexity dan juga EVOS terlihat hampir sama. Hanya bedanya saja EVOS menggunakan Lifestrealer sebagai core carry mereka.

Sementara Complexity masih merasa nyaman dengan Phantom Lancer sebagai core hero mereka, Menyadari dan belajar dari kesalahan game pertama, EVOS yang sejak awal juga sudah menekan permainan sama sekali tidak mengendurkan serangan mereka.

Mereka hanya memberi nafas sekedar untuk memberikan waktu kepada Lifestealer iLlogic untuk menyelesaikan item miliknya. Mirana dan juga Crystal Maiden milik EVOS benar-benar menggila.
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Rotasi yang dilakukan oleh EVOS pada game kedua ini, benar-benar membuahkan hasil. Hampir semua lane dari Complexity dibuat berantakan dan memaksa Phantom Lancer untuk berka-kali melakukan rotasi guna menyelesaikan itemnya.

Namun pada saat item dari Complexity jadi, yaitu item dari Phantom Lancer, keunggulan EVOS sudah terbilang jauh dan Complexity sulit mengejar. Dengan selisih kill 19 untuk Complexity dan 30 untuk EVOS, EVOS akhirnya mengakhiri permainan ini dengan kemenangan pertama mereka. 1-1 hasil akhirnya.

2. EVOS vs NiP
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Untuk match kedua EVOS dihari pertama ini, mereka menghadapi salah satu raksasa Dota 2 Swedia, bukan Alliance melainkan Ninja in Pyjamas atau disingkat NiP. NiP yang digawangi oleh para pemain bintang salah satunya PPD, sanggup membuat EVOS bertekuk lutut.

Permainan NiP sejatinya tidak jauh berbeda dengan lawan pertama EVOS yaitu Complexity, NiP yang juga belum tahu betul gaya bermain EVOS, harus dipaksa bermain Dota 2 seperti yang ada di buku petunjuk awal.
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Bermain aman dengan menggunakan satu carry scaling yaitu Anti Mage, NiP benar-benar tertinggal pada menit menit awal permainan. Permainan agresif Vlaicu dan kawan-kawan sangat membuahkan hasil.

Setidaknya hingga mid game, EVOS sanggup mendominasi jalannya pertandingan. Membuat para caster dan juga analist yang berada di Hamburg sana jelas terkejut. Namun EVOS seperti melupakan sesuatu yaitu Anti Mage.

Benar saja, saat Anti Mage dari NiP sudah menyelsaikan manta style miliknya, jalannya pertandingan mulai berubah. 1-0 NiP memimpin jalannya pertandingan.
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Pada game keduapun NiP masih tidak mau lepas dengan winning strat yang dia gunakan pada game pertama, Anti Mage masih dipercaya oleh PPD sebagai garda depan mid hingga late game untuk mengacak-acak pertahanan dari EVOS.

Di lain pihak EVOS membuat sedikit kejutan, hingga menjadi trending topic dikalangan para shoutcaster internasional. Aville menggunakan Ogre Magi sebagai core posisi tiga. Pertandingan berjalan sama halnya dengan game pertama.

EVOS mendominasi jalannya pertandingan, namun bedanya kali ini EVOS menyadari bahaya laten dari Anti Mage di fase late game. Sejak awal Anti Mage sudah beberapa kali terkena razia dari EVOS dan memaksa AM untuk melakukan rotasi kehutan guna mendapatkan farming.
Masih Ada Kesempatan! EVOS Raih Kemenangan Satu Game di ESL One Hamburg
Namun pada saat memasuki fase mid game dan manta style dari Anti Mage sudah jadi, pertandingan kembali dipegang oleh NiP. Beberapa usaha ganking Anti Mage sudah tidak membuahkan hasil karena memang selain Anti Mage yang sulit dibunuh, back up dari rekan satu timnya juga terbilang cepat.

Lambat tapi pasti Anti Mage yang mulai menyelsaikan item demi item core miliknya, berhasil membalikkan keadaan dan membuat core dari EVOS seperti Slark, Ember Spirit serta Ogre Magi tidak sanggup menghentikan keperkasaan si Anti Mage. 2-0 Evos harus menyerah ditangan NiP pada match kedua ini.

Masih ada Team Aster serta Forward Gaming yang harus EVOS hadapi pada hari kedua group stage ini, bukan pertandingan yang mudah karena Team Aster berisikan para pemain veteran dari region China yaitu Fenrir, Boboka, Sylar dan juga Burning.

akan seperti apa nasib EVOS? Dukung terus di ESL One Hamburg 2018 ini agar bisa memberikan yang terbaik! Tuliskan pendapat kalian pada kolom komentar dan jangan lupa untuk share artikel ini serta tag teman kalian juga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di