alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PDIP: Dana pemilu tinggi bikin kontestan terjerumus rentenir hingga perilaku korup
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bcd3b2e5a51639a638b456f/pdip-dana-pemilu-tinggi-bikin-kontestan-terjerumus-rentenir-hingga-perilaku-korup

PDIP: Dana pemilu tinggi bikin kontestan terjerumus rentenir hingga perilaku korup

PDI Perjuangan mendorong negara menanggung dana saksi untuk Pilkada, Pileg, dan Pilpres.
PDIP: Dana pemilu tinggi bikin kontestan terjerumus rentenir hingga perilaku korup©2018 Merdeka.comEditor : Rizky Wahyu Permana | Contributor : Darmadi Sasongko | Senin, 22 Oktober 2018 08:06




[size={defaultattr}]
Merdeka.com, Malang - PDI Perjuangan salah satu partai yang mendorong negara menanggung dana saksi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Langkah itu dinilai akan menghadirkan Pemilu yang murah bagi para kontestan.
"Negara sudah harus mulai memikirkan dana kampanye yang murah, yang tidak melibatkan anggaran terlalu besar, apalagi jika harus melibatkan para peserta pemilu," kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Kamis (18/10).
Biaya Pemilu yang mahal, berdampak pada beban biaya yang dikeluarkan peserta Pemilu. Besarnya biaya itu akan memengaruhi perilaku pejabat-pejabat negara yang dipilih dari proses Pemilu.
"Ketika biayanya besar, maka kemudian akan didorong melakukan berbagai tindakan yang dapat melakukan pelanggaran hukum, seperti tindak pidana korupsi," katanya.
"Sehingga harus mulai dipikirkan bagaimana menghadirkan biaya kampanye yang murah, biaya mengikuti pemilu baik Pilkada dan Pileg, pemilihan presiden yang murah. Agar tidak berdampak lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa yang korup," sambungkan.
Dengan biaya Pemilu yang besar, para kontestan akan mencari berbagai sumber pendanaan. Sehingga berpotensi terjebak kepada rentenir, pengusaha hitam dan lain sebagainya. Karena itu memang harus dipikirkan, salah satunya dalam rangka mendukung pelaksanaan pemerintahan yang bersih.
"Akhirnya begitu menjabat, mereka terjebak dengan berbagai macam situasi yang menyulitkan untuk menjadi penyelenggara negara yang bersih," ucapnya.[/size]


https://malang.merdeka.com/kabar-malang/pdip-dana-pemilu-tinggi-bikin-kontestan-terjerumus-rentenir-hingga-perilaku-korup-1810196.html



EH POLITIKUS TOLOL KALAU ENAK LU EMBAT SENDIRI KURSINYA 
GILIRAN BIAYA INI ITU TIDAK MAU LO NJING
ENAK SAJA YANG TIDAK DUKUNG PARTAI KORUPTOR TERBANYAK SURUH NANGGUNG BIAYA KE RAKYAT

MATI SAJA KAU NJING

Quote:
sudirman said dulu ampe gadai rumah 1 milyar buat nyagub jateng.
trus kalah.
gimana cara dia nebus rumahnya ya....

emoticon-Bingung
kaji dulu saja negara mana yang biaya pemilunya paling murah dengan sistem multi partai ,

kaji kenapa mereka lebih murah , dan bagaimana negara ikut membantu membiayai .

kalau di bandingkan dengan australia dan new zealand seperti yang di inginkan rizal ramli , apa sesuai dengan pola pikir partai di indonesia ?

apalagi jumlah penduduknya jauh banget dengan australia apalagi new zealand , paling dekat dengan india atau jepang yang 126 juta warga

40 triliun gede loh

http://wartakota.tribunnews.com/2018/07/15/hari-kedua-jika-jadi-presiden-rizal-ramli-bakal-kucurkan-rp-40-triliun-ke-partai-politik
klo mo murah ya langsung terjun ke masyarakat

disini mah maunya enak doang
bagi2 duit, tebar spanduk dan iklan
jelas aja mahal emoticon-Big Grin
kaos 500 kodi
spanduk 100 buah
iklan elektronik durasi 1 menit 2 M
iklan cetak kolom 300jt
reklame seminggu 2M
jaket simpatisan 50kodi
sticker, gantungan kunci, pin dll
endorse mobil angkot
iklan facebook 500jt
buzzer twitter & IG
pamflet cetak 1000
stiker mobil endorse
Diubah oleh anarchy0001
Berantas semua koruftor. Jangan tebang pilih mau anggota koalisi atopun oposisi bantai semuanya.

Kalo masih ada anggota koalisi lolos dakwaan berarti ya tebang pilih hukum nya.
Mending ga usah nyalon kalau gitu..


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di