alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Komedi Antara Satire Atau Menghina ?
4.11 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bcd37dbdc06bd7c548b456b/komedi-antara-satire-atau-menghina

Komedi Antara Satire Atau Menghina ?



Satire atau Menghina ?? Di dalam masyarakat majemuk saat ini dan banyaknya orang berkomedi tunggal sambil berdiri tentu saja mereka tak seperti komedian dalam lawakan ketoprak atau srimulat, tema yang dibahas memang seputar kehidupan sehari-hari.

Komedi Antara Satire Atau Menghina ?

Dalam sebuah lawakan cerdas memang terkadang di perlukan sentilan sentilun untuk sebuah tema yang dibahas, tetapi terkadang banyak pemeran stand up terlalu percaya diri hingga kritiknya terkesan menjatuhkan sesuatu yang dibahas, baik itu organisasi, institusi, karakter seseorang, atau juga yang lebih parahnya lagi bercanda tentang agama dimana agama ini sangat sakral bagi pemeluknya.

Komedi Antara Satire Atau Menghina ?

Di dalam sebuah parodi yang sering kita lihat memang tema-tema yang dibawakan banyak sekali dengan guyonan satire, terutama tokoh selebriti atau juga politisi biasanya sering jadi kritik untuk dibuatkan tema dan membahasnya dengan gaya satir.

Tapi bila agama yang menjadi bahan untuk komedian dan diulas dengan gaya satire nampaknya bisa sangat membahayakan, karena sebagian masyarakat Indonesia beranggapan agama tak boleh menjadi ladang olok-olok. Namun tetap saja ada yang membuat tema agama untuk menjadi ladang komedian, baik itu di televisi maupun di media sosial dengan basis video seperti youtube.

Komedi Antara Satire Atau Menghina ?

Tentu saja hal itu akan membuat banyak pihak meradang, bahkan tak segan pihak-pihak tertentu baik itu ormas maupun masyarakat ingin mencari mereka yang telah menjadikan agama sebagai candaan. Untuk itu berhati-hatilah walau menurut kita satire tapi menurut pandangan masyarakat mungkin saja itu menghina.

Komedi Antara Satire Atau Menghina ?

Sebagai contoh lawakan yang mempertanyakan haramnya daging Babi, lalu bagaimana bila daging babi tersebut di rebus dalam waktu yang lama dengan air zam-zam akankah boleh dimakan ? Pastinya sesuatu yang diharamkan hukumnya tetap haram namun kejahilan komedian memang seperti itu, untuk itu perlunya mengontrol pembahasan bila ingin di ulas secara satire karena bisa jadi karena kurangnya ilmu malah menjadi menghina.

Bahkan seorang legenda komedian pun pernah berkata jujur,

Quote:


Komedi Antara Satire Atau Menghina ?

Mengapa sang legenda berkata seperti itu, maklum saja negara ini belum menjadi sekuler seutuhnya jadi antara keyakinan dan kehidupan bernegara masih tersangkut paut. Bahkan hingga kiamat datang akan susah untuk menjadikan negara ini sekuler, sebab keyakinan masyarakat berbeda dengan keyakinan para pendiri sekuler di negaranya.

Setidaknya pemikiran legenda komedian saat ini perlu di pikirkan bagi juragan yang ingin berkarir sebagai komedian, ada beberapa komedian yang terjatuh saat ini ketika mengangkat tema agama untuk bahan guyonnya, jadi berhati-hatilah dalam melucu, mending nonton dagelan politik saja bikin tersenyum melihat para rahwana berebut kursi menjadi Arjuna emoticon-Big Grin.

Seruupuutt dolo gan...

emoticon-coffee

referensi

Diubah oleh c4punk1950...
Halaman 1 dari 8
pertamax
Kata bang Komeng, "Lawakan sekarang udh beda g kaya dulu lagi"...sedih bre..terlebih kalau pelawak pendahulu udh meninggal dan kian menua

emoticon-Mewek
ane cuma bisa mendoakan gan buat mereka2


Komedi Antara Satire Atau Menghina ?
Masih ane liatin


Cuma di Rezim Jokowi, Agama jadi bahan lawakan begitu! emoticon-Marah

Semakin yakin #2019GantiHandphoneemoticon-Marah


sensitif Gan..
sejauh ini, yg di jadiin bahan lawakan itu cuma golongan tertentu aja emoticon-Malu
lucu lucuan
mereka menyebutnya toleran om, kalau ditanya.. alasan berdalih "ini kan acara humor, ente yg salah datang kesini, yg marah ente, malah nonton"


katanya sih gitu...

Terlalu sensitif memainkan agama trlebih bwt lawakan

era gini hari cuma komeng yg lawakannya ga kehabisan bahan
Selama ketenaran masih di-Tuhan-kan.
Selama uang menjadi tujuan.
Selama itu pula jalan bebas menghalalkan segala cara terus membabi buta dijadikan landasan.

Kritis terhadap situasi yang terjadi saat ini memang perlu. Ikut andil didalamnya bukan berarti semakin memperkeruh suasananya.

Mengkritik dan berpendapat itu beda.
Setiap orang memang punya hak masing-masing dalam menyampaikan kritik dan menyuarakan pendapat atau saran.

Kemajuan teknologi informasi yang begitu masif seperti sekarang ini. Tentunya menjadikan positif bagi masyarakat luas dan awam.
Alangkah baiknya jika kita semuanya mampu menyerap dan menyaring segala bentuk dari informasi tersebut.
Bijak dalam memahami dan elegan dalam menyampaikan.

Artinya adalah dalam rangka menyuarakan opini atau berpendapat, atau bahkan menyampaikan kritik sosial sekalipun, tentunya sebagai masyarakat yang pintar, kita dituntut untuk sebijak mungkin.
Menyampaikan opini tentu harus diimbangi dengan data atau fakta yang transparan.
Mengkomparasi berbagai sumber informasi yang ada.

Bebas berekspresi bukan berarti mengindahkan atau melanggar daripada norma, etika atau bahkan toleransi.


Salam
Diubah oleh pengenkaya82
Quote:


begitulah zaman now emoticon-Big Grin
Quote:


setubuh bre
Balasan post B.Dog.God
Quote:


iya, kampret2 pada berani banget.. FIX #2019 GANTI TAHUN
Komedi mah yang enteng-enteng aja dah..

Yang enak di denger, enak buat di ketawain..
Mungkin sebagian oknum kurang piknik, menjadikan sesuatu yang ga lucu dipaksain jadi lucu


emoticon-Cool
emg lg jamannya stand up comedian bree di saat ini



Gemboked Bree emoticon-Cool
Diubah oleh dafdiv11
masyarakat indonesia belom siap dengan komedi satir emoticon-Embarrassment
Halaman 1 dari 8


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di