alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Penempatan di Skybridge tidak Adil, PKL Siap Melawan
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bcd298ea09a399e488b456d/penempatan-di-skybridge-tidak-adil-pkl-siap-melawan

Penempatan di Skybridge tidak Adil, PKL Siap Melawan

Penempatan di Skybridge tidak Adil, PKL Siap Melawan

PEDAGANG kaki lima (PKL) di Jalan Jati Baru Raya dilaporkan akan melakukan upaya perlawanan. Bentuk perlawanan itu, antara lain memilih untuk bertahan di tempat jika penggusuran terhadap mereka dilakukan secara paksa.
Sedikitnya 300 pedagang setempat dipastikan tidak mendapatkan jatah kios di skybridge yang akan diresmikan akhir Oktober mendatang.

Salah seorang pedagang pakaian di pendestrian Jalan Jati Baru 10, Latih, mengatakan ia akan melakukan perlawanan jika ada pengusiran paksa oleh Satpol PP.

“Kalau ada pengusiran paksa, kami akan demo, karena pemerintah tidak tinjau langsung untuk memberikan kios kepada pedagang yang berhak,” tutur Latih, Minggu (21/10).

Latif menyebutkan, penempatan pedagang yang tidak mendapatkan jatah kios Skybridge ke Blok F, dinilai kian menambah persoalan baru. Penyebabnya, kata  dia, pemerintah tidak turun ke lapangan.

“Dipindahkan ke Blok F, enggak ma-suk akal. Itu wilayah grosiran, yang belanja di atas sana orang buat dagang juga. Sedangkan kita pedagang eceran, siapa mau beli,” ujarnya.

Ia berharap, pemerintah bisa lebih adil dalam membuat keputusan dan memantau langsung kondisinya ke Pasar. Meskipun siap direlokasikan, tetapi tidak di lantai 4 Blok F karena sejumlah pedagang di sana memiliki konvensi pakaian sendiri.
“Pedagang ini banyak yang tidak mampu, modal kecil (eceran), untuk berdagang di kaki lima Blok F juga, tapi tidak ada lapak lagi,” lanjutnya.

Pendataan
Keluhan senada disampaikan pedagang lainnya, Raudah. Raudah yang menjual baju gamis perempuan mengaku tidak mendapatkan jatah kios di Skybridge. Bahkan dia juga tidak mengetahui ada pengumuman pemberian kios tersebut. “Jangankan diundi, didata saja belum pernah dilakukan di pendestrian raya Jati Baru ini, saya nggak tahu,” terang Raudah.

Oleh karena itu, ia memilih bertahan sementara di jalur pejalan kaki di kawasan jalan Jati Baru Raya. Namun, ia menunggu kepastian pemerintah untuk memberikan lokasi berdagang agar terhindar dari razia Satpol PP. “Sementara bertahan di sini, karena jatah kios tidak dapat. Kita lihat yang lain gimana, saya ikut saja,” lanjutnya.

Adapun Tini, menganggap pemerintah tidak adil dalam pemberian jatah kios di Skybridge. Kata dia, proses pendaftaran pedagang tidak transparan, sehingga para pedagang luar dapat masuk pendataan. “Kita enggak tahu orang itu dapat dari mana. Padahal kita sudah menunggu setelah waktu salat Jumat di kecamatan. Pada bawa KK, KTP dan materai, eh tetapi sudah ada (daftar nama yang dipanggil),” terangnya.

Tini pun berencana akan memaksa berdagang di kios Skybridge meski tidak memiliki jatah di sana. Kata Tini, daripada digusur, ia memilih berdesak-an di kios Skybridge.

Pembangunan Skybridge dilaporkan berdampak pada pedagang kaki lima. Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) Irwandi menyatakan PKL harus libur atau bergantian dagang di area pembangunan. Hanya sekitar 150 PKL yang bisa berdagang selama pembangunan sarana itu. Dinas KUMKMP mencatat di area pembangunan terdapat 372 pedagang. Setengahnya harus libur secara bergantian akibat pembangunan itu. (FD/X-6)


http://m.mediaindonesia.com/read/det...l-siap-melawanPenempatan di Skybridge tidak Adil, PKL Siap Melawan
Halaman 1 dari 2
wah udah bisa mandi, sholat ama gali makam sendiri nih bangke PKLemoticon-Nohope

lagipula pedagang eceran ya tau diri jugalah
masak minta lokasi strategis.. mau untung sendirian yak?emoticon-norose
Diubah oleh caliber
Mamam tuh nis, jadi pemimpin kalo klemar-klemer gakbtegas ya gitu, banyak yg nuntut
lawan pakai apa
Ah banyak kali gaya pkl..
Udah dikasih kesempatan dagang.
Dikasih fasilitas sky bridge.
dari kemarin kemana pas relokasi ke skybridge?
Dimanja akhirnya ngelunjak, selesai persoalan tutup jalan muncul masalah baru emoticon-Nohope
Quote:
wah bakal rebutan lapak ini
Lapax war jadinya
Balasan post JFaith
Quote:


tinggal perluas aja jln yg mesti ditutup
Balasan post JFaith
Quote:


enaknya sih di data dulu semua pedagang nya ini, warga dki atau bukan.. kalau bukan depak pulang ke kampung aja
emoticon-Ngakak
Maju kotanya....
Bahagia warganya.
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
Dari berita ke berita yg kubaca tentang Tanah Abang

Awalnya tidak ada masalah, lalu dibuatin masalah, akhirnya membesar

Awalnya PKL gak boleh di Tanah Abang sembarangan, lalu dibolehin, ada skybridge terbatas yg boleh akhirnya banyak yg protes

Biarlah warga DKI yg jawab
udah nies.. yg ngelanggar aturan langsung ditertibin aja..

Ga usah gengsi2an dah!
kebagian = adil
tidak kebagian = tidak adil
Yg protes kelas ciri...kaga akan dianggap. Di ludahi linglung aja pasti kicep.

Ga guna koar koar dan ga ada apanya
Ane ikutan bingung klo gini min emoticon-Hansip
Buat PKL yang bangkenya udah bisa ngurus sendiri, kalau mau demo, waktu dan tempat kami persilahkan.



Wkwkwkwkwk
makin semerawutemoticon-Big Grin
Tuh terusin aja piara PKLnya, suatu saat mereka pasti ngelunjakemoticon-Nohope
anjir, dari tukang becak, sampah jakarta. pkl lengkap dah anies ini , lum besuk ujan deras di jkrt emoticon-Ngakak ahok aja yg kerjanya kaya gitu keblinger ama banjir apalagi anies yg sekarang
hmm... Gaberner nya kurang tegas nih
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di